Ahad, 12 Juli 2020

Follow us:

infobrand

infobrand

Bank Sentral Bidik Ekonomi Digital Sebagai Sumber Pertumbuhan Baru

Posted by: 09-10-2019 16:54 WIB 914 viewer

Bank Sentral Bidik Ekonomi Digital Sebagai Sumber Pertumbuhan Baru
Bank Indonesia

Bank Indonesia (BI) terus mendorong perkembangan ekonomi digital sebagai new source of economic growth atau sumber pertumbuhan ekonomi baru. Melalui tiga strategi utama sistem pembayaran di era digital, bank sentral berharap ranah maya dapat memperbesar kontribusinya terhadap perekonomian di Indonesia.

“Strategi pertama adalah menetapkan Visi Sistem Pembayaran Indonesia 2025, lalu mendorong peningkatan elektronifikasi transaksi pembayaran. Kemudian yang terakhir adalah mendorong program persiapan pemasaran online UMKM [on boarding UMKM] ke ekonomi digital,” ungkap Deputi Gubernur Bank Indonesia Sugeng, dalam seminar IDX Channel di Jakarta, awal pekan ini (7/10).

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Erwin Haryono menyampaikan bahwa pengambil kebijakan di Indonesia harus tepat dalam memberikan respons yang memadai.

IKLAN INFOBRAND.ID

“Ini dimaksudkan untuk menghadapi disrupsi berupa perkembangan digitalisasi agar tetap berkembang dan mendukung perekonomian secara keseluruhan. Sebagai contoh, inisiatif-inisiatif yang sedang dilakukan Bank Indonesia disusun untuk mendukung perkembangan ekonomi digital tersebut,” ujarnya.

Senada, Deputi Komisioner OJK Sukarela Batunanggar mengatakan pelaku industri, tekfin, dan perbankan harus adaptif dalam merespons tantangan dengan melakukan inovasi.

“Ekonomi digital adalah tentang peluang dan ruang pertumbuhan yang sangat besar. Untuk itu, segala bentuk perubahan yang terjadi harus segera disikapi dengan relevan,” tuturnya.

Dikutip dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2020-2024, Perkembangan ekonomi digital di Asia Tenggara diprediksi tumbuh 3 kali lipat pada 2025 dengan valuasi mencapai US$240 miliar. Indonesia telah dan akan tetap menjadi pasar ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara dengan porsi 40%, dan akan terus tumbuh sebesar empat kali lipat pada periode yang sama.

Sementera itu, proyeksi perkembangan ekonomi digital di Indonesia juga terindikasi dari pertumbuhan nilai transaksi e-commerce sebesar 1.625% menjadi US$130 miliar dalam periode 2013-2020. Diperkirakan, ekonomi digital akan menyumbang US$150 miliar terhadap pembentukan produk domestik bruto (PDB) pada 2025.


Kirimkan Press Release berbagai kegiatan aktifitas Brand Anda ke: infobrandindonesia@gmail.com



Article Related


Hasil Survei TRAS N CO Indonesia: Marketplace Menggeliat!

Hasil Survei TRAS N CO Indonesia: Marketplace Menggeliat!
JAKARTA, INFOBRAND.ID – TRAS N CO Indonesia sebagai entitas yang kredibel dalam penelitian brand di tanah air melakukan survei kepada 154 katego...


Merek-Merek Paling Banyak Dipilih Konsumen di Indonesia, Siapa Juaranya?

Merek-Merek Paling Banyak Dipilih Konsumen di Indonesia, Siapa Juaranya?
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Kantar Worldpanel Indonesia, sebuah perusahaan riset pasar, meluncurkan hasil pemeringkatan merek-merek di industri fast movin...


Survei Alvara: Perilaku Publik Selama Pandemi Covid-19

Survei Alvara: Perilaku Publik Selama Pandemi Covid-19
JAKARTA, INFOBRAND.ID – Sejak tanggal 2 Maret 2020, virus corona atau covid-19 telah masuk Indonesia dan telah menyebar ke seluruh Indonesia. An...


8 DIMENSI PERILAKU Masyarakat di Masa Covid-19

8 DIMENSI PERILAKU Masyarakat di Masa Covid-19
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Konsultan Brand ETNOMARK melakukan riset untuk mengenali gaya perilaku masyarakat Indonesia di masa pandemi Covid-19 ini. Sedi...


Sign In
VIP Members

OPINIONS




Index

INFOBRAND LETTER




Index

BRAND PRACTITIONERS




Index
NABATI