Selasa, 24 Mei 2022

Follow us:

infobrand

infobrand

BRI Liga 1 Bawa Berkah Bagi UMKM Bali

Posted by: 16-01-2022 16:16 WIB 409 viewer

BRI Liga 1 Bawa Berkah Bagi UMKM Bali
Tim berlaga dalam Liga 1 BRI.

JAKARTA, INFOBRAND.ID – Gelaran BRI Liga 1 seri keempat di Bali membawa berkah bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Antusiasme pencinta sepak bola rupanya membuat geliat UMKM semakin meningkat, terlebih di Bali sebagai tuan rumah ajang sepak bola paling bergengsi di Indonesia tersebut.

Wakil Direktur Utama BRI, Catur Budi Harto menyampaikan, kultur sepak bola yang kuat di Indonesia membuat gelaran BRI Liga 1 disambut dengan positif oleh masyarakat. Keterkaitan yang beragam dari ajang sepak bola, kata Catur, sekaligus menstimulasi berbagai pelaku ekonomi terkait mulai bangkit.

“Masyarakat Indonesia sudah kita kenal memiliki kecintaan yang besar terhadap sepak bola. Maka dari itu, BRI senantiasa hadir mendukung perhelatan sepak bola karena kami melihat banyak sekali dampak positif yang timbul. Tidak hanya bagi pelaku industri sepak bola, namun juga UMKM,” jelas Catur.

Catur menambahkan, BRI berkomitmen terus memperkuat bisnis pada sektor UMKM, sebagaimana tercermin dari portofolio kredit UMKM BRI yang sudah melampaui 80% dari total kredit. Dukungan terhadap sektor UMKM juga ditopang oleh komitmen BRI yang berusaha meningkatkan peran di segmen ultra mikro.

Geliat ekonomi di Bali yang mulai mengalami perbaikan berkat adanya BRI liga 1 dapat ditemui salah satunya di Bali United Cafe di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Usai sempat tutup selama 1,5 tahun akibat pandemi, cafe ini memutuskan kembali beroperasi seiring antusiasme masyarakat terhadap BRI liga 1 yang terus menanjak.

Supervisor Bali United Cafe, Daniel Rinekso mengungkapkan dampak positif pertama yang datang berkat antusiasme BRI Liga 1 ialah kembalinya mata pencaharian 15 pekerjanya. Dirinya menyebut 15 pekerja yang sebelumnya dirumahkan kini bisa bekerja kembali.

"Kami sangat senang dengan adanya Liga 1 yang disponsori oleh BRI, karena ini akan turut membantu bangkitnya sektor pariwisata Bali. Contohnya, dengan terisinya hotel-hotel dengan kehadiran tim BRI Liga 1. Kami pun jadi bisa membuka kembali Bali United Cafe, dan memperkerjakan karyawan yang sudah lama dirumahkan,” ujar Daniel Rinekso.

Langkah Bali United Cafe membuka kembali operasional pun berbuah manis. Terbukti, terdapat lonjakan kunjungan hingga 75% sejak cafe tersebut kembali buka.  Kinerja cafe pun kembali terdongkrak dengan membukukan omzet harian sebesar Rp8 juta pada weekdays dan Rp10 juta pada weekend.

Tak hanya pengunjung muda, keluarga, atau komunitas, tak jarang, pemain-pemain di BRI Liga 1 usai berlatih pun kerap menyambangi kafe ini. Daniel berharap, situasi pandemi COVID-19 bisa terus terjaga dan masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan sehingga tidak kembali terjadi adanya pembatasan mobilitas.

“Traffic harian di Bali United Cafe terbilang baik. Meski tentunya peak jika ada pertandingan di Stadion I Wayan Dipta. Namun, kami senang dapat kembali membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar dan melayani pengunjung yang sudah rindu dengan suasana di stadion dan menu-menu kami,” lanjut Daniel.

Sektor Lain Ikut Pulih

Pulihnya perekonomian juga menjalar pada sektor lainnya. Nasib ini dialami oleh Kios Maw yang bergerak di bidang cenderamata dan oleh-oleh khas Bali. I Putu Arya Widyanata, pemilik Kios Maw, mengatakan suntikan modal dari BRI membuat usaha yang dibangunnya perlahan menunjukkan pemulihan.

I Putu Arya terdaftar sebagai nasabah Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI dengan menerima suntikan modal sebesar Rp120 juta pada 2021. Kredit yang diterima itu menjadi amunisi bagi Kios Maw untuk meningkatkan produktivitas, sehingga terjadi kenaikan omzet menjadi Rp20 juta per bulan.

“Usaha ini sudah dirintis sejak tahun 1997 oleh Ibu Dewa Ayu Merta Adnyani, yang berlokasi di kios sebelah pasar Sukawati. Kini setelah mendapatkan pembiayaan dari BRI, usaha kami perlahan bisa bangkit kembali,” ungkap I Putu Arya

Manfaat serupa juga dirasakan pengusaha lain, Ni Nyoman Indrawati, yang meneruskan usaha orang tuanya di bidang kerajinan kayu. Semula fokus pada pasar luring di Lippo Mall dan Pasar Seni Kuta, saat ini Ni Nyoman merambah pasar daring melalui situs www.novica.com. Digitalisasi bisnis yang didukung pendanaan Rp100 juta dari BRI membuat usaha Ni Nyoman berkembang pesat, dengan omzet Rp400 juta per bulan.

“Melalui strategi usaha yang saya terapkan, saya masih bisa bertahan di masa yang penuh ketidakpastian ini. Kami juga menyadari pentingnya memperluas pasar serta dukungan pembiayaan dapat membuat usaha kami mengalami peningkatan, semoga usaha yang saya kembangkan ini bisa ‘naik kelas’ ya,” terang Ni Nyoman Indrawati.


Kirimkan Press Release berbagai kegiatan aktifitas Brand Anda ke: infobrandindonesia@gmail.com



Article Related


BTN Gandeng REI Wujudkan Rumah Berkualitas

BTN Gandeng REI Wujudkan Rumah Berkualitas
JAKARTA, INFOBRAND.ID - PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) siap bersinergi dan mendukung REI dalam penyediaan hunian rumah yang berkualitas. Kolaboras...


OPPO Mengedukasi Konsumen untuk Perbaiki Perangkat hanya di OPPO Service Center

OPPO Mengedukasi Konsumen untuk Perbaiki Perangkat hanya di OPPO Service Center
JAKARTA, INFOBRAND.ID - OPPO telah berupaya memberikan perlindungan terbaik terhadap perangkatnya, seperti sebelumnya dilakukan pada program bundling...


Bluebird Ajak Angkasa Pura I Kolaborasi Luncurkan Layanan Transportasi di Bandara Ahmad Yani

Bluebird Ajak Angkasa Pura I Kolaborasi Luncurkan Layanan Transportasi di Bandara Ahmad Yani
JAKARTA, INFOBRAND.ID - PT Blue Bird Tbk dan PT Angkasa Pura I secara resmi mengumumkan kolaborasi dalam memberikan kenyamanan mobilitas dari Bandara...


Tawarkan Solusi Smart Packaging untuk Meningkatkan Efisiensi Pengiriman

Tawarkan Solusi Smart Packaging untuk Meningkatkan Efisiensi Pengiriman
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Tingginya aktivitas belanja online mendorong meningkatnya kebutuhan pengemasan produk untuk keperluan pengiriman. Banyaknya ba...