Rabu, 15 Juli 2020

Follow us:

infobrand

infobrand

Dampak Virus Corona, Pelaku Bisnis Dipaksa Go Digital

Posted by: 23-04-2020 13:32 WIB 1089 viewer

Dampak Virus Corona, Pelaku Bisnis Dipaksa Go Digital
Ketua Umum Perhimpunan Waralaba & Lisensi Indonesia (WALI), Tri Raharjo, SE, MM

JAKARTA, INFOBRAND.ID – Ketidakpastian kapan wabah virus corona atau covid-19 akan berakhir membuat para pelaku bisnis banyak yang beralih ke ranah digital. Tujuannya jelas, agar bisnis tetap survive. Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Perhimpunan Waralaba & Lisensi Indonesia, Tri Raharjo dalam Franchise E-Talk & WALI Gathering bertajuk “Survival Tips for Franchise Business during Covid-19” yang digelar melalui video conference pada Kamis (22/4) kemarin.

Menurut Tri, berdasarkan data survey yang pernah dirilis INFOBRAND.ID menyatakan bahwa sekitar 87,1% dalam seminggu terakhir, masyarakat sudah mulai berbelanja online. Dengan begitu, ranah digital menjadi strategi yang tepat agar bisnis tetap berjalan.

“Sehingga saat ini kita sebagai pelaku usaha dipaksa untuk cepat beradaptasi. Kita dipaksa untuk masuk ke digital dalam waktu yang relatif tidak terlalu lama. Itulah yang saat ini terjadi di negara kita. Jadi kita sebagai pengusaha harus optimis untuk menghadapi ini dan mencari solusi-solusi apa yang tepat untuk kita lakukan di bisnis kita masing-masing,” kata Tri.

IKLAN INFOBRAND.ID

Bahkan kata Tri, sekarang banyak pelaku bisnis kuliner yang sudah mulai membuat inovasi dengan ready to eat atau pun ready to cook yang bisa dipasarkan melalui media sosial atau pun marketplace. Begitu juga dengan beberapa pemain bakso yang sudah mulai memasarkan bakso dalam kemasan frozen melalui online.

“Sehingga menurut saya beberapa sektor seperti ecommerce, jasa delivery itu akan bertumbuh, meskipun situasinya sedang seperti ini. Begitu juga dengan sarana video conference dan jasa digital yang menurut saya juga akan tumbuh,” jelasnya.

Sementara di luar negeri sendiri, strategi bertahan di masa pandemi telah dilakukan oleh perusahaan-perusahaan besar. Sebut saja Lamborghini dan pabrikan TV Sharp yang menyulap pabriknya dengan memproduksi masker.

“Itulah yang sedang terjadi di berbagai negara dan juga di Indonesia. Dan saya kira buat pelaku bisnis harus bisa beradaptasi dengan cepat apa yang musti dilakukan sebagai bagian dari strategi bertahan,” pungkasnya.


Kirimkan Press Release berbagai kegiatan aktifitas Brand Anda ke: infobrandindonesia@gmail.com



Article Related


Rebranding, Seberapa Penting?

Rebranding, Seberapa Penting?
JAKARTA, INFOBRAND.ID – Bagi para marketers, tentunya istilah Rebranding sudah tak asing lagi di telinga mereka. Meski begitu, tak sedikit juga...


Catat, Ini 5 Langkah Membangun Brand yang Kuat

Catat, Ini 5 Langkah Membangun Brand yang Kuat
JAKARTA, INFOBRAND.ID – Membangun sebuah brand yang kuat tentu bukanlah hal yang mudah bagi para pelaku bisnis di tanah air. Apalagi, saat ini p...


Trik Membangun Brand di Era Digital Untuk Bisnis Startup, Apa Saja?

Trik Membangun Brand di Era Digital Untuk Bisnis Startup, Apa Saja?
JAKARTA, INFOBRAND.ID – Dalam dunia bisnis, melakukan aktivitas branding telah menjadi suatu keharusan yang tak boleh dilupakan. Apalagi bagi bi...


Subiakto Priosoedarsono: UKM Harus Punya Purpose dan Passion

Subiakto Priosoedarsono: UKM Harus Punya Purpose dan Passion
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Sektor UKM termasuk dalam sektor yang sangat terdampak selama masa pandemi COVID-19. Kondisi ini sangat berbeda dibandingkan p...


Sign In
VIP Members

OPINIONS




Index

INFOBRAND LETTER




Index

BRAND PRACTITIONERS




Index
NABATI