Kamis, 22 Agustus 2019

Follow us:

infobrand

infobrand

Dengan Media Digital, Es Krim Campina Ajak Pengguna Internet Rasakan Pengalaman Lintas Media

Posted by: 14-03-2019 12:46 WIB 438 viewer

Dengan Media Digital, Es Krim Campina Ajak Pengguna Internet Rasakan Pengalaman Lintas Media
Es Krim Campina (Istimewa)

INFOBRAND.ID – Persaingan bisnis es krim di Indonesia yang semakin ketat tak lantas membuat PT Campina Ice Cream Indusrty Tbk gentar. Berbagai cara pun dilakukan oleh perusahaan asal Surabaya yang berdiri sejak 1972 silam ini untuk bisa memenangkan persaingan pasar, seiring dengan masa transformasi digital yang terus tumbuh dan berkembang.

Di Indonesia sendiri, Campina Ice Cream telah memiliki banyak penggemar. Mulai dari anak-anak sampai dewasa. Apalagi, ditambah dengan hadirnya sosial media yang membuat proses penyampaian pesan menjadi lebih mudah.

“Karena dengan begitu, kita bisa menargetkan pesan kita dilihat-dibaca-ditonton oleh siapa saja, dimana saja, kapan saja, bahkan targeting by interest. And that’s one of the beauty of digital media,” terang Marketing Communication Manager PT Campina Ice Cream Industry Tbk, Harwindra Yoga Prasetya, S.E., M.M dalam surat elektronik yang diterima redaksi INFOBRAND.ID, Kamis (14/3/2019).

Pria kelahiran Malang 38 tahun itu menegaskan, membangun brand di dunia digital menjadi salah satu tantangan tersendiri untuk tim digital Campina Ice Cream, Salah satunya adalah bagaimana menempatkan brand Campina Ice Cream di benak penggemar es krim dari kalangan anak muda untuk tetap diingat, dikenal dan tertarik untuk mencoba dan makan es krim Campina di kesehariannya.

“Tentunya semua berawal dari konten yang ingin kita sampaikan ke khalayak, yang tidak harus semuanya bicara tentang produk dan layanan kita (hard selling), namun juga informasi-informasi seputar kandungan es krim dan manfaatnya untuk tubuh (soft selling),” jelas pria lulusan S2 Manajemen Pemasaran ini.

Menurut Yoga, Campina Ice Cream punya beberapa kategori produk dengan target market/audience yang berbeda-beda yakni teens, young adult, family. Dimana masing-masing kategori yang diwakili oleh brand es krim yang berbeda-beda akan membawa pesan yang berbeda-beda pula.

“Lalu beranjak ke tujuan dari penyampaian pesan itu (objective). Apakah untuk menciptakan awareness terhadap suatu produk, layanan, program promosi, atau digital campaign, atau untuk acquisition (salah satu ukurannya: sales)? Atau untuk keduanya,” kata dia.

Yoga menambahkan, tidak semua pengguna internet di media digital penggemar es krim. Namun, kata dia, dengan konten yang tepat, targeting yang tepat, strategi konten dan distribusi konten yang tepat, Campina Ice Cream dapat menciptakan desire para penggemar es krim yang juga pengguna internet untuk mencoba produk baru, mengikuti digital campaign dan quizzes yang dilakukan, dan merasakan pengalaman bersama Campina Ice Cream lintas media.

 Digital Assets

Campina Ice Cream saat ini sudah mempunyai dan mengelola sejumlah digital assets, antara lain 2 websites (corporate website dan e-commerce website), mobile apps untuk pesan es krim (perpanjangan dari e-commerce website), beberapa social media channel yang dibagi-bagi cara berkomunikasinya dari masing-masing brand dan target audience-nya, organic dan paid, dan juga aktivitas beriklan di Google, via adwords.

Khusus untuk Google Adwords, menurut Yoga, banyak digunakan untuk menciptakan traffic ke e-commerce website dengan tujuan akuisisi, dan corporate website untuk tujuan corporate branding, diantaranya lewat unggahan kegiatan corporate social responsibility (CSR) dan kegiatan factory tour di Campina Ice Cream. Untuk halaman produk, di setiap item produk yang ditayangkan selalu diikuti dengan link untuk masuk ke halaman produk yang sama di e-commerce website dan link untuk share informasi di media sosial.

“Website harus menjadi pusat dari aktivitas digital marketing Campina Ice Cream, karena semua konten ada disana, dan disebarkan via kanal social media yang dimiliki seperti Twitter, Facebook, Instagram, Youtube, dan sebaliknya aktivitas beriklan di Google dan social media juga dimaksudkan untuk mendatangkan traffic ke website, baik itu corporate website maupun e-commerce website,” pungkasnya.

Sekedar informasi, Brand Campina Ice Cream sudah ada sejak tahun 1972, dan punya reputasi yang sangat bagus. Sejak pertama kali bermedia sosial di tahun 2009, Campina Ice Cream selalu berkomitmen untuk tetap positif dalam bermedia sosial, selalu memberitakan kabar baik tentang Campina, tentang produk dan layanannya. Memperhatikan masukan dari konsumen, apapun bentuknya dan memberikan feedback yang pantas. [ded]


Kirimkan Press Release berbagai kegiatan aktifitas Brand Anda ke: infobrandindonesia@gmail.com



Article Related


Ayo Cetak Margin Bersama Snapy!

Ayo Cetak Margin Bersama Snapy!
Perusahaan yang bergerak dalam bidang percetakan digital, Snapy, senantiasa mengusung semangat service excellent guna menghadirkan kualitas produksi t...


Kinerja Moncer, JNE Pasang Target Pertumbuhan Bisnis 30%

Kinerja Moncer, JNE Pasang Target Pertumbuhan Bisnis 30%
Perusahaan jasa pengiriman barang PT TIKI Jalur Nugraha Ekakurir membidik pertumbuhan bisnis hingga 30% pada sepanjang tahun ini. Melalui brand JNE, p...


Shida Indonesia Angkat Pasar Snack Khas Taiwan Sebagai Lumbung Untung

Shida Indonesia Angkat Pasar Snack Khas Taiwan Sebagai Lumbung Untung
Gerai makanan modern yang menyajikan beragam menu panganan khas Taiwan, Shida Indonesia, menargetkan dapat membuka lima gerai tambahan hingga penghuju...


Gracious Kindergarten School, Bisnis Menguntungkan dan Mencerdaskan

Gracious Kindergarten School, Bisnis Menguntungkan dan Mencerdaskan
Lembaga edukasi prasekolah, Gracious Kindergarten School, terus memajukan dunia pendidikan melalui kontribusi pengajaran bagi anak-anak di usia awal s...


Sign In
VIP Members

BRAND UPDATES











Index

PRODUCT UPDATE






Index

OPPORTUNITIES UPDATE




Index