Rabu, 28 Oktober 2020

Follow us:

infobrand

infobrand

GoGreener Carbon Offset, Inovasi Fitur Baru Gojek Untuk Melestarikan Lingkungan

Posted by: 16-10-2020 21:33 WIB 98 viewer

Aplikasi layanan ojek online Gojek menegaskan komitmennya untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan. Berkolaborasi dengan Jejak.In, Gojek meluncurkan fitur baru bernama GoGreener Carbon Offset di aplikasi Gojek. Fitur ini berfungsi untuk memudahkan pengguna dalam menyerap jejak karbon (carbon footprint) yang dihasilkan dari aktivitas sehari-hari.

GoGreener Carbon Offset, Inovasi Fitur Baru Gojek Untuk Melestarikan Lingkungan
GoGreener Carbon Offset, Inovasi Fitur Baru Gojek Untuk Melestarikan Lingkungan.

Jakarta, INFOBRAND.ID -  Aplikasi layanan ojek online Gojek menegaskan komitmennya untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan. Berkolaborasi dengan Jejak.In, Gojek meluncurkan fitur baru bernama GoGreener Carbon Offset di aplikasi Gojek. Fitur ini berfungsi untuk memudahkan pengguna dalam menyerap jejak karbon (carbon footprint) yang dihasilkan dari aktivitas sehari-hari.

Fitur ini akan tersedia melalui shuffle card GoGreener Carbon Offset pada aplikasi Gojek. Pengguna dapat menghitung jejak karbon yang dihasilkan dan kemudian mengkonversikannya menjadi penanaman sejumlah pohon untuk penyerapan karbon.

Co-founder & Co-CEO Gojek Kevin Aluwi menyatakan bahwa inovasi GoGreener Carbon Offset menjadikan Gojek sebagai penyedia layanan ride-hailing pertama di Indonesia dan dunia yang mengembangkan inovasi carbon offset secara business to consumer (B2C). Upaya gotong royong ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat untuk berperan aktif melestarikan lingkungan hidup dan mengembangkan hutan kota.

“Kami percaya bahwa kolaborasi teknologi menjadi kunci penting untuk menjembatani setiap kebutuhan masyarakat. Gojek terus mengajak sesama anak bangsa seperti Jejak.in untuk menciptakan dampak positif yang lebih luas melalui berbagai inovasi, termasuk di bidang lingkungan. Selain itu, Jejak.in merupakan mitra yang tepat untuk kolaborasi ini karena memiliki pengalaman dan keahlian di bidang pelestarian lingkungan hidup,” ungkap Kevin.

Untuk memotivasi para pengguna Gojek dalam menggunakan fitur ini, Gojek akan menggandakan jumlah pohon yang ditanam pengguna pada enam bulan pertama sejak peluncuran.

Penanaman pohon dilakukan oleh mitra konservasi GoGreener Carbon Offset, yaitu Lindungi Hutan yang bersama para petani akan membantu proses penanaman, pemantauan, dan pelaporan pertumbuhan pohon.

Kevin menambahkan, inovasi teknologi ini merupakan sebuah komitmen awal Gojek untuk berkontribusi pada isu lingkungan yang sudah seharusnya menjadi fokus setiap orang.

Dalam rangka mendorong gaya hidup peduli lingkungan, Gojek sebelumnya meluncurkan inisiatif #GoGreener pada September 2019, yang memberikan pilihan bagi konsumen untuk mengurangi konsumsi plastik sekali pakai.

Sementara CEO & Founder Jejak.in Arfan Arlanda menuturkan,  pihaknya bangga bisa berkolaborasi dengan Gojek menyatukan kesamaan misi kami untuk memperkuat ekosistem teknologi untuk memperluas dampak sosial.

"Kami berharap semakin banyak masyarakat yang ikut berpartisipasi aktif dalam menjaga lingkungan dan melindungi kekayaan hayati dengan inovasi teknologi yang kami hadirkan. Sehingga, inovasi ini bisa dikembangkan secara berkelanjutan dalam skala yang lebih luas," katanya.

Fase pertama akan menanam pohon jenis bakau (mangrove) di Kawasan Ekowisata Mangrove Pantai Indah Kapuk, DKI Jakarta; Konservasi Mangrove Pesisir Bedono, Demak, Jawa Tengah; dan Konservasi Laskar Taman Nasional Mangrove Park Bontang, Kalimantan Timur. Pengembangan fitur pada fase selanjutnya akan menambahkan opsi lokasi, jenis pohon, juga bentuk penyerapan karbon lainnya seperti adopsi pohon.

Metode penghitungan jejak karbon dan penyerapan dengan pohon yang digunakan mengacu pada rekomendasi ilmiah berdasarkan peraturan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI dan berbagai referensi dari Intergovernmental Panel on Climate Change Guidelines (IPCC).

“Upaya yang dilakukan Gojek dan Jejak.in, juga sejalan dengan program pemerintah pusat untuk mengurangi emisi GRK sebesar 29% di tahun 2030,” tutup Arfan.


Kirimkan Press Release berbagai kegiatan aktifitas Brand Anda ke: infobrandindonesia@gmail.com



Article Related


OYIKA Usung Konsep Berbagi Baterai Untuk Kendaraan Listrik di Indonesia

OYIKA Usung Konsep Berbagi Baterai Untuk Kendaraan Listrik di Indonesia
Jakarta, INFOBRAND.ID – Dunia saat ini sedang ramai dengan transformasi penggunaan kendaraan bermotor yang ramah lingkungan. Muncullah berbagai...


Segera Hadir, Soft Drink Anti Stress dan Insomnia dari PepsiCo

Segera Hadir, Soft Drink Anti Stress dan Insomnia dari PepsiCo
Jakarta, INFOBRAND.ID – Pandemi virus corona Covid-19 menjadi peunyebab meningkatkanya tingkat streus. Penyakit insomcnia jdeuga dilaporkan sema...


Sukses Dengan Produk Sarung, Atlas Kini Tampil Sebagai Brand Produk Sprei

Sukses Dengan Produk Sarung, Atlas Kini Tampil Sebagai Brand Produk Sprei
 Jakarta, INFOBRAND.ID – Brand Atlas sudah sangat terkenal sebagai brand produk sarung yang berkualitas. Brand milik PT Behaestex ini terny...


Terminal Kijing Punya Jembatan Penghubung Dermaga Terpanjang di Indonesia

Terminal Kijing Punya Jembatan Penghubung Dermaga Terpanjang di Indonesia
JAKARTA - Proyek Pembangunan Terminal Kijing yang dilaksanakan oleh WIKA akan memiliki trestle terpanjang di Indonesia. Trestle merupakan jembatan pen...


Sign In
VIP Members

OPINIONS




Index

INFOBRAND LETTER




Index

BRAND PRACTITIONERS




Index
NABATI