Senin, 01 Juni 2020

Follow us:

infobrand

infobrand

Ini Bukti Batik Nasional Semakin Diminati Pasar Global

Posted by: 02-10-2019 11:50 WIB 522 viewer

Ini Bukti Batik Nasional Semakin Diminati Pasar Global
Ilustrasi pembuatan batik

JAKARTA, INFOBRAND.ID – Industri batik dinilai mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional dan produknya pun telah diminati pasar global. Hal ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian, Gati Wibawaningsih.

Dalam catatan Kemenperin, nilai ekspor dari industri batik nasional pada semester I tahun 2019 mencapai USD17,99 juta. Sementara itu, sepanjang tahun 2018, tembus hingga USD52 juta dengan negara tujuan seperti Jepang, Amerika Serikat, dan Eropa.

Baca juga: Begini Cara Google Rayakan Hari Batik Nasional

IKLAN INFOBRAND.ID

“Dengan nilai perdagangan dunia untuk produk pakaian jadi yang mencapai USD442 miliar, industri batik kita berpeluang besar untuk meningkatkan pangsa pasarnya, mengingat kain lembaran batik juga merupakan salah satu bahan baku produk pakaian jadi,” imbuhnya.

Gati menegaskan, batik merupakan warisan budaya tak benda asli Indonesia, dimana UNESCO telah mengukuhkan batik Indonesia sebagai Representative List of The Intangible Cultural Heritage of Humanity pada 2 Oktober 2009 lalu.

“Pengakuan ini membawa konsekuensi kepada pemerintah maupun organisasi seperti Yayasan Batik Indonesia untuk terus menerus secara nyata melestarikan dan mengembangkan produk batik,” tuturnya.

Baca juga: Kicauan Hari Bati Nasional Jadi Trending Topic di Twitter

Hal tersebut diyakini akan mendorong semangat para perajin dan industri batik nasional termasuk pemerintah untuk terus mengembangkan industri batik, sehingga batik dapat semakin dikenal di seluruh lapisan masyarakat bahkan dunia.

Gati juga mengatakan bahwa industri batik merupakan salah satu sektor yang cukup banyak membuka lapangan pekerjaan. Sektor yang didominasi oleh industri kecil dan menengah (IKM) ini tersebar di 101 sentra di Indonesia, dengan jumlah sebanyak 47 ribu unit usaha dan telah menyerap tenaga kerja hingga 200 ribu orang.

Selain itu, industri batik yang merupakan bagian dari industri tesktil dan busana, juga menjadi salah satu sektor andalan dalam implementasi peta jalan Making Indonesia 4.0.

“Oleh karena itu, bergulirnya era revolusi industri 4.0, memunculkan berbagai teknologi canggih yang dapat membuat dunia batik nasional semakin berdaya saing,” tutupnya. [ded]


Kirimkan Press Release berbagai kegiatan aktifitas Brand Anda ke: infobrandindonesia@gmail.com



Article Related


Survei Alvara: Perilaku Publik Selama Pandemi Covid-19

Survei Alvara: Perilaku Publik Selama Pandemi Covid-19
JAKARTA, INFOBRAND.ID – Sejak tanggal 2 Maret 2020, virus corona atau covid-19 telah masuk Indonesia dan telah menyebar ke seluruh Indonesia. An...


8 DIMENSI PERILAKU Masyarakat di Masa Covid-19

8 DIMENSI PERILAKU Masyarakat di Masa Covid-19
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Konsultan Brand ETNOMARK melakukan riset untuk mengenali gaya perilaku masyarakat Indonesia di masa pandemi Covid-19 ini. Sedi...


WFH Karena Corona, 5 Aplikasi Ini Bisa Jadi Rekomendasi Untuk Meeting Online

WFH Karena Corona, 5 Aplikasi Ini Bisa Jadi Rekomendasi Untuk Meeting Online
JAKARTA, INFOBRAND.ID – Pada pertengahan Maret 2020 lalu, Presiden Joko Widodo telah memberikan instruksi kepada berbagai perusahaan yang ada di...


Perangi Virus Corona, Program CSR Jadi Strategi Jitu Bangun Citra Perusahaan

Perangi Virus Corona, Program CSR Jadi Strategi Jitu Bangun Citra Perusahaan
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Bencana wabah virus corona (Covid-19) yang terjadi di Indonesia semakin mengkhawatirkan masyarakat. Dampaknya pun telah dirasa...


Sign In
VIP Members

OPINIONS




Index

INFOBRAND LETTER




Index

BRAND PRACTITIONERS




Index