Selasa, 16 Juli 2019

Follow us:

infobrand

infobrand

Kontroversi Larangan Iklan Rokok di Internet

Posted by: 17-06-2019 09:51 WIB 83 viewer

Kontroversi Larangan Iklan Rokok di Internet
Ilustrasi iklan rokok

JAKARTA, INFOBRAND.IDIklan rokok saat ini banyak ditemui di berbagai situs semacam Youtube, Instagram dan Game Online. Inilah alasan kenapa Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memblokir iklan-iklan rokok tersebut.

Surat Menteri Kesehatan RI kepada Menteri Kominfo RI No TM.04.01/Menkes/314/2019 perihal Pemblokiran Iklan Rokok di Internet diterima oleh Kementerian Kominfo pada Kamis (13/6) pukul 13.30 WIB.

Segera setelah menerima surat dimaksud, Kominfo seperti disampaikan Ferdinandus Setu, Plt Kepala Biro Humas Kemkominfo RI dalam keterangan resminya langsung melakukan crawling atau pengaisan terhadap konten iklan rokok di internet.

“Tim AIS Kemkominfo langsung melakukan “crawling” dan ditemu kenali sejumlah 114 kanal (Facebook, Instagram & YouTube) yang jelas melanggar UU 36/2009 tentang Kesehatan Pasal 46, ayat (3) butir c tentang “promosi rokok yang memperagakan wujud rokok“,” jelas Ferdinandus.

Saat ini Tim AIS Kemkominfo sedang melakukan proses take down atas akun/konten pada platform-platform di atas.

“Menkominfo Rudiantara juga sudah menelpon Menkes sebagai regulator kesehatan untuk menggelar rapat koordinasi teknis secepatnya, membahas kemungkinan pelanggaran atas pasal-pasal lainnya. Karena regulator (Kemenkes) yang bisa meng-interpretasi-kan legislasi/regulasi dengan lebih baik,” ungkapnya.

Apa Kata Pengusaha Rokok?

Ketua Gabungan Produsen Rokok Putih Indonesia (Gaprindo) Muhaimin Moefti setuju dengan tindakan yang diambil oleh Kominfo.

“Jadi kami hargai itu, selama jangan sampai iklan rokok dilarang sama sekali,” kata Muhaimin seperti dikutip INFOBRAND.ID dari Kontan.co.id. Adapun Kominfo menemukan 114 kanal di Facebook, Instagram, Youtube yang melanggar aturan.

Ke depannya, Gaprindo merasa mereka tidak perlu menyusun strategi khusus terkait hal-hal promosi. Pomosi yang tidak boleh menampilkan wujud rokok sudah diberlakukan pada iklan-iklan rokok di televisi.

“Seperti iklan di televisi kan begitu, tidak menunjukkan kemasan, tidak menujukkan batang rokok, tidak menunjukkan orang merokok. Asap pun tidak boleh,” jelasnya.

Tanggapan serupa juga datang dari Gabungan Perserikatan Pengusaha Rokok Indonesia (Gappri) Henry Najoan. Dia bilang pihaknya siap mematuhi aturan. Sejauh ini ada kurang lebih 200 regulasi yang mengikat Industri Hasil Tembakau (IHT) dan semua dipatuhi. Walaupun ada banyak regulasi yang mengatur, Henry memastikan rokok tidak termasuk produk ilegal dan tidak melanggar hukum.

Komentar APJII

Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Jamalul Izza mendukung langkah Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk memblokir iklan rokok di jejaring internet.

APPJI akan mendukung sejauh permintaan pemerintah tidak merugikan industri internet.

"Kalau misalnya pemerintah minta diblokir ya pasti akan kami blokir. Asalkan tidak merugikan industri internet," kata Jamalul Izza.

Terkait peredaran iklan rokok di internet, Jamalul Izza tidak menampik bila peredaran iklan rokok sudah sangat bebas. Bahkan kalau diibaratkan, internet sudah menjadi surganya iklan rokok.

Izza mengaku tidak masalah kalau harus diblokir karena pengguna internet didominasi oleh anak-anak.

"Kalau itu memang bisa membawa hal yang positif kenapa tidak. Jadi tergantung kebutuhannya saja," ujar Jamalul. [ded]


Kirimkan Press Release berbagai kegiatan aktifitas Brand Anda ke: infobrandindonesia@gmail.com



Article Related


BI Konsisten Dorong UMKM Pasarkan Produk Secara Digital

BI Konsisten Dorong UMKM Pasarkan Produk Secara Digital
Bank Indonesia bersama penyedia platform digital bersinergi mendukung kesiapan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan dan mitra BI memasarkan...


Bank Indonesia Luncurkan ‘SNI’-nya Pembayaran QR Code

Bank Indonesia Luncurkan ‘SNI’-nya Pembayaran QR Code
Bank Indonesia meluncurkan secara resmi regulasi terkait QRIS (QR Code  Indonesia Standard) yang akan menciptakan interkoneksi dan interoperabili...


UMKM Binaan BI Berhasil Tembus Omset Rp1 Triliun Lewat Platform Digital

UMKM Binaan BI Berhasil Tembus Omset Rp1 Triliun Lewat Platform Digital
Bank Indonesia mencatatkan prestasi gemilang dengan menghantarkan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) binaannya menembus pasar ekspor dengan nilai...


Pemerintah Sebut Rumput Laut Potensial Jadi Lumbung Rupiah

Pemerintah Sebut Rumput Laut Potensial Jadi Lumbung Rupiah
Pemerintah berkomitmen mengembangkan industri rumput laut yang andal, berdaya saing, dan berkelanjutan. Pasalnya, industri ini diyakini dapat menjadi...