Ahad, 20 Oktober 2019

Follow us:

infobrand

infobrand

Kontroversi Larangan Iklan Rokok di Internet

Posted by: 17-06-2019 09:51 WIB 208 viewer

Kontroversi Larangan Iklan Rokok di Internet
Ilustrasi iklan rokok

JAKARTA, INFOBRAND.IDIklan rokok saat ini banyak ditemui di berbagai situs semacam Youtube, Instagram dan Game Online. Inilah alasan kenapa Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memblokir iklan-iklan rokok tersebut.

Surat Menteri Kesehatan RI kepada Menteri Kominfo RI No TM.04.01/Menkes/314/2019 perihal Pemblokiran Iklan Rokok di Internet diterima oleh Kementerian Kominfo pada Kamis (13/6) pukul 13.30 WIB.

Segera setelah menerima surat dimaksud, Kominfo seperti disampaikan Ferdinandus Setu, Plt Kepala Biro Humas Kemkominfo RI dalam keterangan resminya langsung melakukan crawling atau pengaisan terhadap konten iklan rokok di internet.

“Tim AIS Kemkominfo langsung melakukan “crawling” dan ditemu kenali sejumlah 114 kanal (Facebook, Instagram & YouTube) yang jelas melanggar UU 36/2009 tentang Kesehatan Pasal 46, ayat (3) butir c tentang “promosi rokok yang memperagakan wujud rokok“,” jelas Ferdinandus.

Saat ini Tim AIS Kemkominfo sedang melakukan proses take down atas akun/konten pada platform-platform di atas.

“Menkominfo Rudiantara juga sudah menelpon Menkes sebagai regulator kesehatan untuk menggelar rapat koordinasi teknis secepatnya, membahas kemungkinan pelanggaran atas pasal-pasal lainnya. Karena regulator (Kemenkes) yang bisa meng-interpretasi-kan legislasi/regulasi dengan lebih baik,” ungkapnya.

Apa Kata Pengusaha Rokok?

Ketua Gabungan Produsen Rokok Putih Indonesia (Gaprindo) Muhaimin Moefti setuju dengan tindakan yang diambil oleh Kominfo.

“Jadi kami hargai itu, selama jangan sampai iklan rokok dilarang sama sekali,” kata Muhaimin seperti dikutip INFOBRAND.ID dari Kontan.co.id. Adapun Kominfo menemukan 114 kanal di Facebook, Instagram, Youtube yang melanggar aturan.

Ke depannya, Gaprindo merasa mereka tidak perlu menyusun strategi khusus terkait hal-hal promosi. Pomosi yang tidak boleh menampilkan wujud rokok sudah diberlakukan pada iklan-iklan rokok di televisi.

“Seperti iklan di televisi kan begitu, tidak menunjukkan kemasan, tidak menujukkan batang rokok, tidak menunjukkan orang merokok. Asap pun tidak boleh,” jelasnya.

Tanggapan serupa juga datang dari Gabungan Perserikatan Pengusaha Rokok Indonesia (Gappri) Henry Najoan. Dia bilang pihaknya siap mematuhi aturan. Sejauh ini ada kurang lebih 200 regulasi yang mengikat Industri Hasil Tembakau (IHT) dan semua dipatuhi. Walaupun ada banyak regulasi yang mengatur, Henry memastikan rokok tidak termasuk produk ilegal dan tidak melanggar hukum.

Komentar APJII

Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Jamalul Izza mendukung langkah Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk memblokir iklan rokok di jejaring internet.

APPJI akan mendukung sejauh permintaan pemerintah tidak merugikan industri internet.

"Kalau misalnya pemerintah minta diblokir ya pasti akan kami blokir. Asalkan tidak merugikan industri internet," kata Jamalul Izza.

Terkait peredaran iklan rokok di internet, Jamalul Izza tidak menampik bila peredaran iklan rokok sudah sangat bebas. Bahkan kalau diibaratkan, internet sudah menjadi surganya iklan rokok.

Izza mengaku tidak masalah kalau harus diblokir karena pengguna internet didominasi oleh anak-anak.

"Kalau itu memang bisa membawa hal yang positif kenapa tidak. Jadi tergantung kebutuhannya saja," ujar Jamalul. [ded]


Kirimkan Press Release berbagai kegiatan aktifitas Brand Anda ke: infobrandindonesia@gmail.com



Article Related


Hospitality Indonesia Siap Dukung Sektor Pariwisata Indonesia

Hospitality Indonesia Siap Dukung Sektor Pariwisata Indonesia
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Hospitality Indonesia, ajang pameran industri hospitality dan desain satu-satunya di Indonesia akan  digelar untuk kedua...


Franchise, Lisensi dan Kemitraan = Konsep Bisnis Paling Sukses Sepanjang Sejarah

Franchise, Lisensi dan Kemitraan = Konsep Bisnis Paling Sukses Sepanjang Sejarah
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Hari ini siapa yang tidak mengenal restoran cepat saji McDonald’s? Pasti anda semua yang sedang membaca artikel ini pern...


KBUMN Tunjuk Susunan Dewan Komisaris Baru PT Sucofindo (Persero)

KBUMN Tunjuk Susunan Dewan Komisaris Baru PT Sucofindo (Persero)
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Kementerian BUMN mengangkat Komisaris Utama dan Komisaris Independen baru untuk PT SUCOFINDO (Persero). Melalui Rapat Pemegang...


Bank Sentral Bidik Ekonomi Digital Sebagai Sumber Pertumbuhan Baru

Bank Sentral Bidik Ekonomi Digital Sebagai Sumber Pertumbuhan Baru
Bank Indonesia (BI) terus mendorong perkembangan ekonomi digital sebagai new source of economic growth atau sumber pertumbuhan ekonomi baru. Melalui t...


Sign In
VIP Members

BRAND UPDATES









Index

PRODUCT UPDATE






Index

OPPORTUNITIES UPDATE




Index