Kamis, 13 Agustus 2020

Follow us:

infobrand

infobrand

Local Branding: Jamu is the New Espresso

Posted by: 02-07-2020 12:00 WIB 312 viewer

Local Branding: Jamu is the New Espresso
Direktur Acaraki Nusantara Persada, Joni Yuwono (dok. Kitchenesia.com)

JAKARTA, INFOBRAND.ID - Jamu dan Mpon-Mpon menjadi primadona sejak pandemi COVID-19 merebak. Penyebabnya yaitu karena dipercaya dapat menjaga daya tahan tubuh dari penularan virus Corona. Hal ini kemudian menjadi peluang yang coba ditangkap oleh Joni Yuwono selaku Direktur Acaraki Nusantara Persada.

Acaraki sendiri merupakan kafe yang secara khusus mengembangkan menu berbasis Jamu. Joni menceritakan awal mula mengembangkan Acaraki yaitu ketika sedang berdiskusi Jamu hampir semua orang menjawab sudah pernah mencoba namun mereka tidak memiliki “ingatan yang baik”. Image yang ditinggalkan yaitu kuno dan pahit.

Nasib jamu tidak seberuntung kopi meskipun sudah dikonsumsi bertahun-tahun lalu, popularitas jamu masih kalah dengan kopi. Jika dibilang jamu adalah kuno, kopi juga kuno.  Jika dibilang rasanya pahit, kopi juga pahit namun orang senang minum kopi bahkan bisa menjadikan ngopi sebagai bagian dari kegiatan sehari-hari.

IKLAN INFOBRAND.ID

Hal ini yang kemudian disadari oleh Joni bahwa tantangan mengembangkan Acaraki yaitu mengubah persepsi jamu dari "minuman pahit dan kuno" menjadi "minuman segar dan sehari-hari". “Misi Acaraki yaitu ingin menjadikan jamu sebagai bagian dari lifestyle,” ujar Joni Yuwono dalam gelaran Indonesia Brand Forum 2020 pada Selasa (30/6) lalu.

Untuk bisa menjadikan jamu sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, ia percaya harus ada sesuatu yang meningkatkan minat masyarakat terhadap jamu. Maka dari itu, melalui Acaraki berbagai inovasi baik dari segi rasa dan variasi menu terus dilakukan dan termasuk dalam hal penyajian. Jika jamu disajikan dengan cara yang menarik dan modern, perlahan strategi ini akan menghapus image jamu sebagai minuman yang kuno. Joni percaya kedepannya, Jamu is the new Espresso yang memiliki basis fanatik seperti fans kopi.

Saat ini, dalam waktu kurang dari satu tahun, Acaraki telah berkembang memiliki dua cabang: di Kota Tua dan Kemang. Nama Acaraki sendiri diambil dari gelar atau sebutan pembuat jamu tradisional. Diceritakan oleh Joni, Acaraki mengusung konsep dapur terbuka dimana konsumen bisa melihat proses pengolahan minuman jamu mulai dari menimbang takaran, grinder dan menyeduh jamu dengan cara yang sama dengan menyeduh espresso. Dengan menunjukkan proses pengolahan jamu yang modern di harapkan akan meningkatkan minat konsumen terhadap jamu.


Kirimkan Press Release berbagai kegiatan aktifitas Brand Anda ke: infobrandindonesia@gmail.com



Article Related


Tri Raharjo: Marketing dan Inovasi, Kunci Keberhasilan Sebuah Brand

Tri Raharjo: Marketing dan Inovasi, Kunci Keberhasilan Sebuah Brand
JAKARTA, INFOBRAND.ID – Marketing dan inovasi merupakan suatu kunci keberhasilan sebuah brand. Demikian yang disampaikan CEO TRAS N CO Indonesia...


Inovasi Jadi Kunci Hadapi Tantangan Bisnis di Masa New Normal

Inovasi Jadi Kunci Hadapi Tantangan Bisnis di Masa New Normal
JAKARTA, INFOBRAND.ID -  Meski telah memasuki era new normal, tapi dampak dari pandemi yang sempat melumpuhkan sektor bisnis dan ekonomi beberapa...


4 Jurus Digital Branding Hingga Trending

4 Jurus Digital Branding Hingga Trending
JAKARTA, INFOBRAND.ID – Bagi para pelaku bisnis, brand menjadi sesuatu yang mutlak untuk dimiliki. Kenapa demikian? Karena brand dapat meningkat...


Merek Dagang Perlu Didaftarkan, Kalau Tidak…

Merek Dagang Perlu Didaftarkan, Kalau Tidak…
JAKARTA, INFOBRAND.ID – Sebuah merek dagang tentunya menjadi poin utama bagi seluruh pelaku brand. Tidak hanya di tanah air saja, tapi juga di s...


Sign In
VIP Members

OPINIONS




Index

INFOBRAND LETTER




Index

BRAND PRACTITIONERS




Index
NABATI