Jum'at, 25 September 2020

Follow us:

infobrand

infobrand

Membangun Brand Equity di Era New Normal

Posted by: 29-06-2020 15:28 WIB 477 viewer

Membangun Brand Equity di Era New Normal
Founder dan Sekjen Asian Association for Consumer Interests and Marketing sekaligus CEO PT Catur Pilar Jaya & CEO BMS Group, Dr. Ir. Sri Hartono MM. CMA. CHRA

JAKARTA, INFOBRAND.ID – Membangun sebuah brand tentunya tidak bisa dilakukan dengan cara yang instant. Perlu sebuah proses panjang agar brand tersebut bisa dikenal masyarakat luas yang pada akhirnya akan menimbulkan loyalitas tinggi sehingga terjadi return transaksi dari produk yang ditawarkan.

Hal ini disampaikan oleh Founder dan Sekjen Asian Association for Consumer Interests and Marketing sekaligus CEO PT Catur Pilar Jaya & CEO BMS Group, Dr. Ir. Sri Hartono MM. CMA. CHRA saat menjadi pembicara seminar di acara e-awarding ceremony Indonesia Digital Popular Brand Award 2020 yang diselenggarakan secara virtual pada Kamis (25/6) lalu.

“Pengalaman saya pribadi membangun ekuitas brand dari produk yang saya miliki itu bisa eksis di market butuh waktu yang sangat lama. Karena salaupun kita mencoba masuk dari sisi outline maupun dalam konteks yang lebih modern marketing digital, itupun juga tidak serta merta akan bisa mendorong sebuah brand bisa menjadi terkenal di tengah-tengah masyarakat,” terangnya.

Menurut Sri Hartono, untuk menjadi brand yang berhasil di pasar tentunya diperlukan perencanaan matang secara bersama. Selain itu juga dibutuhkan komitmen jangka panjang mulai dari top level sampai pada level eksekutor yang paling bawah. “Dan kondisi ini harus dilakukan secara berkesinambungan dengan proses kreatif yang sangat panjang,” tambahnya.

Dia menyampaikan, ada beberapa langkah yang perlu diperhatikan saat pemasar akan membangun sebuah brand yaitu harus bisa memahami alasan membuat brand, lalu harus bisa menentukan industrinya, kemudian dapat menentukan target marketnya, dapat menjelaskan keunggulan yang ditawarkan serta siapa kompetitor dan mengapa konsumen harus membeli produk tersebut.

“Keenam langkah ini harus benar-benar dipahami oleh para pelaku pemasaran. Artinya, pada saat kita akan membangun sebuah brand, riset market itu menjadi suatu kebutuhan. Apalagi di era new normal sekarang ini, kita tidak bisa melakukan sebuah proses pemasaran untuk membangun sebuah brand hanya dengan bermodalkan badan sehat saja,” jelasnya.

“Di era new normal ini, kita dipaksa untuk melakukan riset market secara komprehensif, kemudian melakukan mapping dari kompetitor mana yang akan kita ambil. Apakah kita akan menjadi top leader atau kita akan menjadi follower itu urusan nanti. Yang terpenting adalah kita berani tampil dulu, apalagi kalau kita pendatang baru,” tutupnya.


Kirimkan Press Release berbagai kegiatan aktifitas Brand Anda ke: infobrandindonesia@gmail.com



Article Related


Pentingnya Menerapkan Strategi Marketing Iblis Pada Bisnis

Pentingnya Menerapkan Strategi Marketing Iblis Pada Bisnis
JAKARTA, INFOBRAND.ID – Pengamat ekonomi sekaligus dosen Universitas Airlangga (Unair), Dr. Gancar Candra Premananto, MSi., CMA mengatakan bahwa...


Sertifikat Halal Dapat Meningkatkan Daya Saing Produk UMKM di Tingkat Global

Sertifikat Halal Dapat Meningkatkan Daya Saing Produk UMKM di Tingkat Global
JAKARTA, INFOBRAND.ID – Prof.Ir. Sukoso, M.Sc, Ph.D  Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama RI mengataka...


Pelaku Bisnis Franchise Harus Bisa Melakukan Adaptasi di Masa New Normal

Pelaku Bisnis Franchise Harus Bisa Melakukan Adaptasi di Masa New Normal
JAKARTA, INFOBRAND.ID – Ketua Umum Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia, Tri Raharjo mengatakan bahwa para pelaku bisnis franchise harus b...


Tri Raharjo: Marketing dan Inovasi, Kunci Keberhasilan Sebuah Brand

Tri Raharjo: Marketing dan Inovasi, Kunci Keberhasilan Sebuah Brand
JAKARTA, INFOBRAND.ID – Marketing dan inovasi merupakan suatu kunci keberhasilan sebuah brand. Demikian yang disampaikan CEO TRAS N CO Indonesia...


Sign In
VIP Members

OPINIONS




Index

INFOBRAND LETTER




Index

BRAND PRACTITIONERS




Index
NABATI