Senin, 30 November 2020

Follow us:

infobrand

infobrand

Mencicip Renyahnya Laba dari Bisnis Liang Sandwich Bar

Posted by: 13-09-2019 18:39 WIB 2976 viewer

Mencicip Renyahnya Laba dari Bisnis Liang Sandwich Bar
Liang Sandwich Bar (dok. FRANCHISEGLOBAL.COM)

JAKARTA, INFOBRAND.ID - Sandwich merupakan salah satu olahan makanan cepat saji yang bisa dikonsumsi sebagai pengganti nasi. Rasanya yang enak dan lembut membuat makanan jenis ini banyak diburu konsumen. Tak heran kalau banyak investor mulai tertarik menjalankan bisnis ini.

Pantauan INFOBRAND.ID di pameran Franchise & License Expo Indonesia (FLEI) 2019 yang dihelat di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, ada satu booth yang menjajakan kuliner sandwich, yakni Liang Sandwich Bar.

Brand asal Malaysia ini sudah membuka sebanyak 20 outlet di Indonesia. Sementara di negara asalnya, brand ini sudah memiliki 80 outlet. “Kita berdiri dari Desember 2018. Pertumbuhannya memang cepat, karena produk kami banyak diminati oleh konsumen,” ujar Operation Director Laing Sandwich Bar, Bambang Tanuwijaya pada INFOBRAND.ID, Jumat (13/9/2019).

Bambang mengatakan, sandwich olahannya ini menggunakan roti prata beku yang siap diolah berdasarkan pesanan pembeli. “Boleh dibilang ini termasuk baru di Indonesia dengan berbagai macam isi di dalamnya,” kata dia.

Gerai Liang Sandwich Bar mudah dikenali karena ada sosok brand ambassador, Jay Chou. Beberapa menu di sini bahkan merujuk pada sandwich favorit musisi kelahiran Taipei, Taiwan ini. Diantaranya Liang Chicken Sandwich dan Chicken Bolognese Sandwich atau The Invincible dengan kisaran harga Rp15 ribu sampai Rp38 ribuan.

Peluang Bisnis

Untuk bisa mendirikan satu outlet Liang Sandwich Bar, Bambang menyebut, investor harus menyiapkan dana sebesar Rp800 juta sampai Rp1 miliar. Untuk omsetnya sendiri, dia memperkirakan, mitra bisa meraup sekitar Rp200 juta sampai Rp600 juta per bulannya.

“Tapi tergantung dengan lokasinya juga sih. Sementara kalau estimasi balik modal itu sekitar 12 bulanan,” jelasnya.

Saat disinggung terkait dengan strategi bisnisnya, Bambang menyebut tak ada strategi khusus dalam pengembangan bisnisnya. “Selama produk kita berkualitas sudah pasti akan disukai oleh masyarakat,” pungkasnya. [ded]


Kirimkan Press Release berbagai kegiatan aktifitas Brand Anda ke: infobrandindonesia@gmail.com



Article Related


Menyulap Eks Lokalisasi Doli Jadi Kawasan Edu Wisata

Menyulap Eks Lokalisasi Doli Jadi Kawasan Edu Wisata
JAKARTA - Bicara brand, Doli menjadi nama tempat yang sudah sangat dikenal masyarakat. Namun sayang, dikenalnya sebagai tempat lokalisasi yang konon t...


Digelar Secara Daring, PWN 2020 akan Diramaikan 30 Merek Waralaba

Digelar Secara Daring, PWN 2020 akan Diramaikan 30 Merek Waralaba
JAKARTA - Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Bina Usaha dan Pelaku Distribusi, Direktorat Jenderal Dalam Negeri, menggandeng Perhimpunan Waral...


Perusahaan Ambil Bagian Bangkitkan UMKM Pasca Pandemi

Perusahaan Ambil Bagian Bangkitkan UMKM Pasca Pandemi
JAKARTA - Pemerintah melalui kementerian terkait terus memberikan perhatiannya pada industri UMKM pasca pandemi. Misalnya dukungan kepada UMKM berupa...


Bangkit Pasca Pandemi Covid-19, UMKM Siap Go Digital

Bangkit Pasca Pandemi Covid-19, UMKM Siap Go Digital
JAKARTA - Akibat pandemic covid-19 penjualan industri usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) merosot hampir 23%. Sebanyak 20% pelaku UMKM mengalami ham...