Senin, 30 November 2020

Follow us:

infobrand

infobrand

MR. Crispy, Pilihan Bisnis Resto Keluarga yang Penuh Kreativitas

Posted by: 12-09-2019 14:19 WIB 1639 viewer

MR. Crispy, Pilihan Bisnis Resto Keluarga yang Penuh Kreativitas
MR. Crispy cabang Jl. Raya Kp Utan, Tambun, Bekasi

INFOBRAND.ID- Bisnis f&b masih menjadi primadona sebagai pilihan bisnis yang menguntungkan. Salah satunya di kategori resto dan fried chicken, adapun brand yang sedang berkembang pesat itu diantaranya MR. Crispy.

Andrianto Sunggoro selaku Owner Mr Crispy mengatakan Mr. Crispy berdiri sejak 2016, diwaralabakan di tahun 2017 akhir. Hingga kini bisnisnya terus berkembang, mencapai 25 cabang dan akan menyusul cabang- cabang lainnya yang akan opening.  Di tahun 2019 ini Mr. Crispy menargetkan mitra sebanyak- banyaknya.

“Saya melihat brand ayam geprek lain hanya menjual ayam dan nasi saja, nah diferensiasi MR Crispy adalah resto dengan konsep kekeluargaan. Sehingga Mr. Crispy tidak hanya menyediakan ayam, tetapi juga tersedia menu lain seperti ikan, sayuran, daging, sup atau seperti restaurant,” katanya kepada INFOBRAND.ID di cabang MR. Crispy Jl. Raya Kampung Utan, Tambun, Bekasi, Rabu, (11/9/2019).

Melalui inovasi tersebut harapannya konsumen dapat menggunakan Mr. Crispy sebagai lokasi acara keluarga atau kumpul- kumpul. Di sana mereka tidak hanya menikmati ayam tetapi bisa menikmati menu lainnya.

Baru- baru ini, Rabu, (11/9/2019) MR. Crispy membuka gerai barunya ke- 25 yang berlokasi di Jl. Raya Kampung Utan, tepat di depan Masjid Nur El- Ghazy, Tambun Selatan, Bekasi.

Selama masa grand opening MR. Crispy memberikan promo khusus bagi pelanggan yang makan di tempat dengan promo by one get one. Konsumen hanya membayar Rp15 ribu, namun dapat menyantap 2 porsi ayam geprek. Promo berlaku selama dua hari Rabu- Kamis (11-12/9/2019). Ayo segera ajak, keluarga, kerabat, pacar dan teman untuk mengunjungi MR. Crispy Kampung Utan.

H. Zainal Abidin (42) mitra MR.Crispy cabang Kampung Utan mengatakan Ia tertarik dengan MR. Crispy lantaran brand ini sangat meyakinkannya melalui kreatifitas yang ditampilkan baik dari tampilan resto, sosial media dan varian menu tradisionalnya. Termasuk dengan konsep yang diberikan MR. Crispy yakni menyajikan ayam geprek dengan konsep resto tetapi harga kaki lima.

“Jujur saya tadinya bergerak di bisnis seluler dengan memiliki 8 outlet, tetapi kita lihat perkembangan zaman di mana kini semua perdagangan bisa dijangkau dengan online banyak mengalami penurunan termasuk seluler. Sebab masyarakat saat ini sudah cerdas dan mengakses seluruhnya melalui gadget saja. Yah namun dampaknya itu, harga menjadi bersaing hancur- hancuran,” ungkapnya.

Melalui kondisi tersebut, Zainal berfikir bahwa hanya bisnis makanan lah yang bisa langgeng. Bahkan dengan adanya online atau hadirnya Go Food/ Grab Food dapat menambah omset, artinya tidak berdampak negative. Pada intinya, di bisnis makanan ini pentingnya ada inovasi, kreasi atau menu baru, sehingga bisnis ini tidak ada matinya.

“Ketika saya memilih MR.Crispy dengan bertemu Ownernya, sang Owner begitu terbuka dengan memberikan ketentuan- ketentuan yang menguntungkan mitra- mitranya, seperti adanya proteksi area. Sehingga sesama mitra tidak saling tumpang tindih. Bahkan support yang diberikan luar biasa kala pra grand opening hingga seterusnya,” tuturnya.

Melalui nilai investasi Rp100 juta dengan jangka waktu 5 tahun, MR. Crispy menawarkan omset Rp10- Rp15 juta per harinya dengan memperkejakan sekitar 13 karyawan. Zainal bersama istrinya berharap MR. Crispy dan bisnisnya dapat berkembang, bahkan Ia berkeinginan menambah outlet baru lagi. [hfz]


Kirimkan Press Release berbagai kegiatan aktifitas Brand Anda ke: infobrandindonesia@gmail.com



Article Related


Menyulap Eks Lokalisasi Doli Jadi Kawasan Edu Wisata

Menyulap Eks Lokalisasi Doli Jadi Kawasan Edu Wisata
JAKARTA - Bicara brand, Doli menjadi nama tempat yang sudah sangat dikenal masyarakat. Namun sayang, dikenalnya sebagai tempat lokalisasi yang konon t...


Digelar Secara Daring, PWN 2020 akan Diramaikan 30 Merek Waralaba

Digelar Secara Daring, PWN 2020 akan Diramaikan 30 Merek Waralaba
JAKARTA - Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Bina Usaha dan Pelaku Distribusi, Direktorat Jenderal Dalam Negeri, menggandeng Perhimpunan Waral...


Perusahaan Ambil Bagian Bangkitkan UMKM Pasca Pandemi

Perusahaan Ambil Bagian Bangkitkan UMKM Pasca Pandemi
JAKARTA - Pemerintah melalui kementerian terkait terus memberikan perhatiannya pada industri UMKM pasca pandemi. Misalnya dukungan kepada UMKM berupa...


Bangkit Pasca Pandemi Covid-19, UMKM Siap Go Digital

Bangkit Pasca Pandemi Covid-19, UMKM Siap Go Digital
JAKARTA - Akibat pandemic covid-19 penjualan industri usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) merosot hampir 23%. Sebanyak 20% pelaku UMKM mengalami ham...