Selasa, 19 Oktober 2021

Follow us:

infobrand

infobrand

Pastikan Transaksi Aman dan Terjamin, Bukalapak Ajak Vesta Berkolaborasi

Posted by: 09-09-2021 16:11 WIB 204 viewer

Pastikan Transaksi Aman dan Terjamin, Bukalapak Ajak Vesta Berkolaborasi
Dok. Bukalapak

JAKARTA, INFOBRAND.ID - Vesta sebagai penyedia platform jaminan transaksi instan dan end-to-end untuk pembelian online merilis hasil survei “Vesta Online Payment Sentiments”. Lebih dari 4,300 responden dari negara seperti Singapura, Indonesia, dan Filipina berpartisipasi dalam survei ini.

Shabab Muhaddes, Vesta Asia Pasifik General Manager menjelaskan " Secara keseluruhan, hasil survei ini memberikan gambaran jelas atas kebutuhan mendesak untuk solusi canggih yang mampu memberikan pengalaman pembayaran frictionless, sekaligus melindungi pelanggan dan pedagang dari penipuan."

Pengalaman pembayaran yang mudah atau frictionless payment dapat membantu membangun preferensi terhadap merek, meningkatkan pendapatan, dan lebih banyak keuntungan lainnya

Hampir setengah dari jumlah responden atau sebanyak 47% responden mengaku telah mengalami masalah pembayaran dalam kurun 12 bulan terakhir, menurut survei tersebut. Pada semua metode pembayaran, berbagai proses verifikasi dan otentikasi yang harus dilalui merupakan masalah pembayaran utama yang dihadapi oleh satu dari tiga (33%) responden; diikuti oleh penolakan pembayaran tanpa alasan yang valid dialami oleh satu dari lima (22%) responden.

Proses pembayaran yang rumit dapat membuat frustasi para pelanggan yang memiliki pengalaman membeli produk dari beberapa merek berbeda dan tidak akan ragu untuk pindah berbelanja di situs lain yang menawarkan pengalaman belanja online yang lebih lancar. Hampir enam dari 10 atau sebanyak 57% pembeli online di Singapura, Indonesia, dan Filipina akan berhenti berbelanja di situs eCommerce jika mereka mengalami masalah saat melakukan transaksi.

Lebih dari setengah (54%) dari mereka yang telah mengalami masalah pembayaran ketika berbelanja online juga akan memperingatkan keluarga atau teman-teman mereka tentang pedagang atau situs eCommerce tersebut sehingga akan menambah potensi kerugian pendapatan.

Saat ini, masyarakat semakin paham teknologi di mana mereka mencari keamanan melalui berbagai ulasan positif, survei ini juga menemukan bahwa sekitar tujuh dari 10 (69%) pembeli online bergantung pada ulasan dari pembeli sebelumnya untuk menentukan apakah situs tersebut aman dan dapat dipercaya. Hal ini menunjukkan bahwa pengalaman transaksi yang buruk akan secara langsung mempengaruhi kinerja bisnis pedagang dalam industri eCommerce yang kompetitif.  

Diketahui, saat ini Asia Tenggara adalah pasar dompet digital dengan pertumbuhan tercepat secara global, dimana  Indonesia dan Filipina menunjukkan keberlanjutan pertumbuhan hypergrowth pada moda pembayaran mobile dalam lima tahun ke depan. Enam dari 10 (60%) responden di kedua negara ini menunjukkan bahwa mereka lebih menyukai melakukan pembayaran menggunakan e-wallet, hal ini dapat dikaitkan dengan populasi unbanked yang besar serta penetrasi penggunaan kartu kredit yang masih rendah. Namun, satu dari 10 (11%) responden dari kedua negara tersebut pernah mengalami gagal transaksi tanpa alasan yang jelas, sehingga mengakibatkan hilangnya pendapatan bagi para pedagang. Selain itu, satu dari lima (20%) responden mengalami payment friction dimana responden melalui berbagai proses verifikasi dan otentikasi untuk menyelesaikan transaksi.

Melalui survey ini, Vesta juga menemukan tiga dari lima (57%) pembeli online di Indonesia berbagi akun eCommerce dengan teman atau keluarga mereka, sehingga menempatkan mereka pada posisi yang sangat beresiko untuk mengalami kejadian penipuan, seperti pengambilalihan akun.

Hal ini sangat memprihatinkan mengingat Indonesia merupakan pasar eCommerce terbesar di Asia Tenggara, yang diperkirakan akan tumbuh menjadi $83 miliar di tahun 2025. Di Asia Tenggara saja, satu dari tiga orang telah mengalami penipuan online tahun lalu, sebanyak 71% mengalami kejadian pencurian identitas, 66% dari aktivitas phishing atau pencurian data dan 63% dari penipuan akun.

"Kami percaya bahwa melalui kerja sama dengan industri e-commerce untuk meningkatkan kemampuan identifikasi penipuan transaksi, akan meningkatkan kualitas proses belanja pelanggan secara keseluruhan sekaligus menjaga keamanan dan kelancaran transaksi. Pada akhirnya, lebih banyak manfaat yang akan didapat dari peluang yang ditawarkan oleh pertumbuhan ekonomi digital yang sangat cepat ini." kata Oemar Ahmad, Vesta Indonesia Country Director.

 


Kirimkan Press Release berbagai kegiatan aktifitas Brand Anda ke: infobrandindonesia@gmail.com



Article Related


Laris Manis, Ardiles Rilis Ardiles Culture VLCNZD Stonebroke Batch 2

Laris Manis, Ardiles Rilis Ardiles Culture VLCNZD Stonebroke Batch 2
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Dirilis pada 29 September lalu, Ardiles Culture VLCNZD Stonebroke langsung ludes terjual dalam hitungan menit....


Orang Tua Wajib Tahu Cara Sukses Si Kecil di Masa Depan, Gimana Caranya?

Orang Tua Wajib Tahu Cara Sukses Si Kecil di Masa Depan, Gimana Caranya?
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Setiap orang tua selalu ingin si kecil tumbuh dan berkembang dengan memiliki kemampuan dan keterampilan untuk sukses. Namun...


Evos Luna: Talenta Muda Dari Evos Esports Siap Meramaikan Industri Esports

Evos Luna: Talenta Muda Dari Evos Esports Siap Meramaikan Industri Esports
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Organisasi Esports terdepan di Asia Tenggara EVOS Esports pada hari ini secara resmi mengumumkan peluncuran EVOS Luna sebagai...


Indomie Join di 10 Merek yang Paling Digemari di Dunia

Indomie Join di 10 Merek yang Paling Digemari di Dunia
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Mie Instan sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat dunia, di Indonesia sendiri jika tidak ada lauk pauk sering kali menja...


Sign In
VIP Members

MOST POPULAR






Index

BRANDING & CSR






Index