Kamis, 26 November 2020

Follow us:

infobrand

infobrand

Pentingnya Visioner Leader Untuk Menjadi Brand Champion

Posted by: 30-03-2020 13:59 WIB 722 viewer

Pentingnya Visioner Leader Untuk Menjadi Brand Champion
Dr. Gancar C. Premananto SE., M.Si, Head of Magister of Management Faculty of Economics and Business Airlangga University

Era digital merupakan sesuatu yang tidak dapat dihindari dan harus dihadapi para pelaku bisnis. Seperti halnya dalam ilmu perang terdapat ungkapan, “Lead, follow or get out of the way”, maka pilihan pebisnis adalah menjadi agen perubahan atau dirubah ataukah malah justru akan tertinggal dan ditinggalkan.

Hal tersebut disampaikan oleh Dr Gancar C Premananto selaku pengamat brand sekaligus dosen FEB di Universitas Airlangga. Menurut Gancar, pelaku bisnis harus bisa menjadi visioner leader guna memenangkan peta persaingan, bukan hanya apa yang dilakukan di era digital saja tapi juga mempersiapkan era berikutnya.

“Untuk menjadi institusi juara maka diperlukan pemimpin yang visioner dan memiliki kompetensi dengan sumber daya manusia yang penuh semangat dan berkreasi serta melakukan perbaikan dan perubahan secara terus menerus,” kata Gancar.

Selain itu, lanjut Gancar, untuk dapat memenangkan persaingan pasar yang semakin ketat ini, pelaku bisnis juga harus bisa menangkap dinamika yang terjadi pada konsumen dan para pesaing bisnisnya. Di mana dinamika tersebut dapat dilihatdari sistem informasi bisnis yang dimiliki perusahaan, termasuk dengan penerapan big data analisis.

“Untuk itu tim pemasaran digital memang harus dibentuk khusus oleh sebuah institusi/perusahaan. Tim ini harus mampu membangun sistem yang dapat menggunakan big data untuk menangkap berbagai informasi berkaitan dengan merek produk dan nama perusahaan,” jelas pria kelahiran Surabaya pada 22 Juli 1974 ini.

Meski demikian, Gancar tak menampik jika dana yang dibutuhkan untuk membangun sistem pendukung memang relatif cukup besar. Bahkan kata dia, beberapa sumber menunjukkan untuk pengembangan big data sendiri dapat mengocek dana mencapai US$700 ribu sampai US$800 ribu.

“Dana yang dibutuhkan memang cukup besar, tapi Nucleus Research melaporkan bahwa ROI (Return on Investment) dari penggunaan big data itu dapat mencapai 120%,” kata dia.

Lebih lanjut Gancar mengatakan, kolaborasi antara saluran digital dengan saluran konvensional dalam omni channel juga masih tetap penting untuk dilakukan. Tujuannya jelas, yaitu untuk lebih memudahkan konsumendalam mendapatkan informasi hingga mendapatkan produk yang mereka inginkan.

Di sisi lain, kunci pemasaran omni channel yang ideal adalah aksesibilitas. Di mana hal tersebut mengharuskan platform omni channel agar lebih kreatif untuk terus mengembangkan entry point dan berada di mana konsumen berada.

“Konten pemasaran yang kreatif, menarik dan menghibur biasanya akan memberikan dampak menjadi viral. Namun aktivitas yang viral belum tentu berdampak pada penjualan. Maka konten pemasaran yang dapat meningkatkan penjualan umumnya masih tetap berkaitan dengan adanya informasi promosi penjualan,” tutup Gancar.[]


Kirimkan Press Release berbagai kegiatan aktifitas Brand Anda ke: infobrandindonesia@gmail.com



Article Related


Bisnis Online dan Digital Branding

Bisnis Online dan Digital Branding
Tren pembelian online di masa new normal memicu perkembangan bisnis online di Indonesia. Di balik kondisi ekonomi yang menurun, justeru ada titik tera...


Pentingnya Menerapkan Strategi Marketing Iblis Pada Bisnis

Pentingnya Menerapkan Strategi Marketing Iblis Pada Bisnis
JAKARTA, INFOBRAND.ID – Pengamat ekonomi sekaligus dosen Universitas Airlangga (Unair), Dr. Gancar Candra Premananto, MSi., CMA mengatakan bahwa...


Sertifikat Halal Dapat Meningkatkan Daya Saing Produk UMKM di Tingkat Global

Sertifikat Halal Dapat Meningkatkan Daya Saing Produk UMKM di Tingkat Global
JAKARTA, INFOBRAND.ID – Prof.Ir. Sukoso, M.Sc, Ph.D  Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama RI mengataka...


Pelaku Bisnis Franchise Harus Bisa Melakukan Adaptasi di Masa New Normal

Pelaku Bisnis Franchise Harus Bisa Melakukan Adaptasi di Masa New Normal
JAKARTA, INFOBRAND.ID – Ketua Umum Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia, Tri Raharjo mengatakan bahwa para pelaku bisnis franchise harus b...