Sabtu, 05 Desember 2020

Follow us:

infobrand

infobrand

Perilaku Pasar dan Pola Konsumsi Setelah COVID-19 Tidak Akan Berubah

Posted by: 30-06-2020 17:09 WIB 681 viewer

Perilaku Pasar dan Pola Konsumsi Setelah COVID-19 Tidak Akan Berubah
Retail and Consumer Strategist, Yongky Susilo

JAKARTA, INFOBRAND.ID – Pandemi COVID-19 benar-benar memukul semua sektor industri di tanah air. Dimana perdagangan baik online maupun offline telah mengalami kontraksi secara nasional. Bahkan negara juga mengalami pelemahan konsumsi yang berdampak pada penurunan tingkat inflasi.

Data BPS (Badan Pusat Statistik) melaporkan bahwa pada Q1/2020, pertumbuhan ekonomi telah mengalami penurunan sekitar 2,97% dibanding dengan Q4/2019 yang tercatat minum 2,41%. BPS mencatat, kontribusi pertumbuhan terbesar yaitu Industri dan Perdagangan yang menciut tajam ke 2.06% (3.85%) dan 1.6% (5.21%).

Melihat hal tersebut, Retail and Consumer Strategist, Yongky Susilo menyampaikan bahwa tren melemahnya inflasi ini masih akan terus berlanjut hingga beberapa bulan ke depan. Meski begitu, ia optimis jika PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) secara bertahap dilonggarkan, maka situasi ini akan pulih.

Karena kata dia, dari hasil survei McKinsey terbaru dan tren negara-negara lain, ternyata pola konsumsi dan perilaku pasar akan kembali seperti sebelum terjadi pandemi. Menurutnya, perilaku pasar dan pola konsumsi setelah COVID-19 tidak akan berubah.

“Mengapa demikian? Karena bagi konsumen, berbelanja adalah sarana refreshing yang menyenangkan dan sekaligus menghibur. Berbelanja membawa perasaan sehat serta dapat mempertemukan antara experience dan emosi konsumen sehingga membawa perasaan yang menggembirakan. Jadi yang berubah bukan pola belanjanya, melainkan daya beli dan cara belanjanya yang tidak sama,” jelas Yongky di acara Indonesia Brand Forum 2020 yang digelar secara virtual pada Selasa (30/6).

Oleh karena itu, Yongky menyarankan kepada para pemilik  merek agar mencermati  perubahan perilaku pasar ini. Pemilik merek  harus bisa mengakomodasi kendala-kendala yang dihadapi konsumen melalui digitalisasi. “Digitalisasi gerai salah satu pilihan yang disarankan,” pungkasnya.


Kirimkan Press Release berbagai kegiatan aktifitas Brand Anda ke: infobrandindonesia@gmail.com



Article Related


Bisnis Online dan Digital Branding

Bisnis Online dan Digital Branding
Tren pembelian online di masa new normal memicu perkembangan bisnis online di Indonesia. Di balik kondisi ekonomi yang menurun, justeru ada titik tera...


Pentingnya Menerapkan Strategi Marketing Iblis Pada Bisnis

Pentingnya Menerapkan Strategi Marketing Iblis Pada Bisnis
JAKARTA, INFOBRAND.ID – Pengamat ekonomi sekaligus dosen Universitas Airlangga (Unair), Dr. Gancar Candra Premananto, MSi., CMA mengatakan bahwa...


Sertifikat Halal Dapat Meningkatkan Daya Saing Produk UMKM di Tingkat Global

Sertifikat Halal Dapat Meningkatkan Daya Saing Produk UMKM di Tingkat Global
JAKARTA, INFOBRAND.ID – Prof.Ir. Sukoso, M.Sc, Ph.D  Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama RI mengataka...


Pelaku Bisnis Franchise Harus Bisa Melakukan Adaptasi di Masa New Normal

Pelaku Bisnis Franchise Harus Bisa Melakukan Adaptasi di Masa New Normal
JAKARTA, INFOBRAND.ID – Ketua Umum Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia, Tri Raharjo mengatakan bahwa para pelaku bisnis franchise harus b...