Kamis, 21 Februari 2019

infobrand




Program Leadership Camp Untuk Bentuk Karakter Anak Bangsa

Posted by: 30-07-2018 16:15 WIB 446 viewer

Program Leadership Camp Untuk Bentuk Karakter Anak Bangsa
Suherman Widjaja Dosen Universitas Prasetya Mulya

Memiliki Visi misi untuk dapat membangun karakter anak bangsa, Suherman Widjaja yang saat ini merupakan seorang dosen di Universitas Prasetya Mulya President AMA Tanggerang Raya dan sekaligus sebagai Director Of Bussines Development and Lead Consultant BVDI Prasetya Mulya, akhirnya mencetuskan sebuah program untuk membentuk karakter anak bangsa dengan cara yang berbeda.

Awal-awal mula pergerakkan yang dilakukan Suherman ialah membuat suatu aktifitas yang berbeda bagi para mahasiswa baru di Universitas Prasetya Mulya, sebelum mahasiswa baru melakukan perkuliahan pertamanya Suherman mengirim mereka untuk melakukan aktifitas Outbound.

“Kalau di Kampus-kampus lain masih melakukan Ospek yang disuruh untuk melakukan yang aneh-aneh, ada gojlok segala macem, kalau di sini itu beda, kita lebih kepada bagaimana membangun karakter dan kemudian menamkan value-value Universitas Prasetya Mulya, karena jika dilihat kembali, program ospek itu tidak ada Gunanya untuk mahasiswa, lebih baik kita buat program yang bisa mendevelope mereka,” ujar Suherman saat Ditemui INFOBRAND.ID di Universitas Prasetya Mulya.

Program berikutnya yang dibuat Suherman bersama wakil dekan bidang kemahasiswaan ialah program ala Leadership Camp, Leadership Camp ini memiliki coaching system dan coaching season khusus untuk scientific choaching.

“Jadi bukan coaching seperti umumnya di perusahaan-perusahaan yang dijadikan sebagai ranah human resources atau human capital, tapi coaching yang menggali potensi diri dari para mahasiswa-mahasiswi, tujuan utamanya adalah untuk mengangkat potensi mereka dan sekaligus mereka bisa lebih aware terhadap lingkungan, orang-orang sekitar, dan yang paling penting bisa mengapresiasi orang lain,” pungkas Suherman.

Karena ditengarai Suherman yang selama ini terjadi, semakin intens problem yang menyebabkan konflik entah itu dengan sesama teman, team, dan terutama dengan orang-orang diatas mereka, itu disebabkan adanya perbedaan persepsi, menurut mereka gaya yang sekarang mereka (kaum muda) gaya yang mereka lakukan itu benar, atau oke oke saja, tapi ternyata hal itu ternyata tidak bisa diterima oleh generasi kelompok usia diatas mereka.

“Saya sering mendapati keluhan dari banyak orang diluar sana termasuk perusahaan, dunia pendidikan itu terjadi konflik yang sama, jadi saya sebagai dosen  yang aktif di organisasi beberapa asosiasi mendapat suara yang sama dari perguruan tinggi lain, bahwa mereka kewalahan dengan sikap anak-anak muda sekarang.

Untuk itu saat ini Suherman dengan kurang lebih 80 orang yang merupakan pimpinan organisasi kampus ini diajak untuk mengikuti program terbarunya yaitu Leadership Camp, dengan menggunakan coaching yang merupakan para CEO, Owner,  Founder, perusahaan swasta maupun pemerintah, serta Kementrian ESDM yang terbagung organisasi yang diketuai oleh Suherman sendiri.

“Kegiatan ini adalah pertama bagi komunitas kami, dimana kami turun langsung merangkul  para generasi muda, dengan harapan mereka akan menjadi future leaders pada saat keluar dari gerbang kampus mereka, karena mereka nanti akan turun ke masyarakat , itulah yang membuat saya beserta dosen-dosen Prasetya Mulya lainya merasa terpanggil untuk membekali mereka tak hanya ilmu pengetahuan, tapi juga life skills dan life caracter,” tegas Suherman.

Metode pembelajaran Leadership Camp sendiri dengan cara one by one coaching, untuk mengetahui dulu potensi dari masing-masing, yang tentu saja akan membantu mereka untuk membuka wawasan mereka tentang persepsi orang-orang disekitar kita.

“Inilah yang akhirnya akan membuat mereka jadi lebih lengkap wawasan berfikirnya, bahwa persepsi itu berbeda-beda karena adanya generasi gap, karena jika dihitung secara demografis minimal ada 5 generasi saat ini yaitu generasi traditional, generasi baby boomers, generasi X, generasi Z dan generasi A (alpha) yang masih anak-anak,” jelas Suherman.

Dengan mengusung Tema “How to Appreciatte Others” lah Suherman berharap kedepanya kegiatan ini dapat dijadikan trigger atau movement bagi anak-anak bangsa, Suherman menjelaskan akan masuk ke sekolah-sekolah dan kampus – kampus lain yang paling relatif dekat untuk mengisi dunia industri di society.

“Jadi didoakan sama-sama program sukses sesuai harapan dan para peserta akan menjadi agen perubahan untuk arah yang lebih baik di generasinya,” tutup Suherman.


Suherman Widjaja Universitas Prasetya Mulya

Kirimkan Press Release berbagai kegiatan aktifitas Brand Anda ke: infobrandindonesia@gmail.com



Article Related


Usaha Sendiri Atau Franchise, Mana Lebih Untung?

Usaha Sendiri Atau Franchise, Mana Lebih Untung?
Ada banyak strategi yang bisa dipilih saat baru akan mulai merintis sebuah usaha, bisa dengan membuka usaha sendiri atau pun dengan membeli bisnis fra...


Edukasi Digital Branding bagi Decision Makers yang masih Zaman OLD

Edukasi Digital Branding bagi Decision Makers yang masih Zaman OLD
Membangun citra sebuah brand menjadi salah satu hal penting dalam dunia bisnis untuk keluar dari kerumunan pilihan brand yang begitu banyak bagi konsu...


Kenaikan Dolar Tidak Berpengaruh Pada Bisnis Franchise di Indonesia

Kenaikan Dolar Tidak Berpengaruh Pada Bisnis Franchise di Indonesia
INFOBRAND.ID - Kondisi nilai tukar rupiah saat ini terus tergerus terhadap Dolar Amerika Serikat (AS). Dimana nilainya per hari ini (28/9/2018) mencap...


Strategi Autentik Untuk Brand, Produk Dan Layanan

Strategi Autentik Untuk Brand, Produk Dan Layanan
Banyak pembelajaran menarik bisa dipetik saat mengamati berbagai bisnis. Kali ini kita bahsa aspek yang dikaitkan dengan preferensi konsumen.  Me...


Adakah Yang Mau Membeli Barang Semahal Itu???

Adakah Yang Mau Membeli Barang Semahal Itu???
Kalimat diatas seringkali kita dengar dari beberapa orang terhadap barang yang sangat mahal. Tentunya akan lebih berbahaya jika diucapkan bagi tenaga...


Sedikit Lebih Baik

Sedikit Lebih Baik
Jika seekor kuda mengikuti lomba balap kuda dan menang dengan perbedaan jarak hanya sehidung dari kuda lawannya, kuda tersebut memenangkan 10 kali lip...


Asian Games 2018 & Nation Branding! It’s The Time To Build Indonesia Brand

Asian Games 2018 & Nation Branding! It’s The Time To Build Indonesia Brand
Pagelaran akbar olahraga Asian Games 2018 secara resmi telah ditutup. Dari perolehan medali, Indonesia mengukir sejarah yang membanggakan dengan mendu...


Sisi Manajemen Pemasaran Dari Event Akbar Idul Adha

Sisi Manajemen Pemasaran Dari Event Akbar Idul Adha
Bagi yang beragama Islam, kisah bagaimana Nabi Ibrahim as dan putra beliau, Nabi Ismail as telah banyak diperdengarkan dalam khutbah hari raya Idul Ad...


CEO Alvara Research: Milennial Indonesia Tidak Boleh Hanya Jadi Obyek, Milennial Harus Jadi Subyek

CEO Alvara Research: Milennial Indonesia Tidak Boleh Hanya Jadi Obyek, Milennial Harus Jadi Subyek
Keluarkan sebuah karya buku yang berjudul Millennial Nusantara, Hasanuddin Ali selaku penulis dan CEO and Founder Alvara Research Center pun juga kelu...


Serial Leadership! Anak Muda Memimpin Orang Tua, Sulitkah?

Serial Leadership! Anak Muda Memimpin Orang Tua, Sulitkah?
Ditugaskan menjadi pemimpin sebuah unit yang "penghuninya" orang-orang yang (jauh) lebih tua dari kita. Bagaimana ya? Saya tidak alami ha...


Aktualisasi “NATION BRANDING” Di Asian Games 2018

Aktualisasi “NATION BRANDING” Di Asian Games 2018
Ada pepatah yang mengatakan bahwa hidup di surga itu seperti memiliki mobil buatan jerman, bergaji standar Amerika, menikmati makanan China, dan memil...


Low Cost Carrier Terminal (LCCT)

Low Cost Carrier Terminal (LCCT)
Kalau ditanya apakah Indonesia bisa menjadi destinasi pariwisata kelas dunia? Jawabannya dengan tegas adalah bisa. Dari rumus 3A (Atraksi, Akses, Amen...


Tips Memilih Kalkulator Yang Baik

Tips Memilih Kalkulator Yang Baik
Saat ini berhitung dengan menggunakan alat hitung digital atau yang lebih akrab disapa dengan Kalkulator sudah menjadi kebiasaan konsumen di Indonesia...


Marketing Iblis: Belajar Pemasaran Dari Dunia Lain

Marketing Iblis: Belajar Pemasaran Dari Dunia Lain
Selama ini, mungkin kita menganggap bahwa manajemen pemasaran hanya dilakukan oleh manusia saja dan salah satu tokohnya yang terkenal di dunia adalah...


Persiapan Peluncuran Satelit Merah Putih

Persiapan Peluncuran Satelit Merah Putih
Hari H peluncuran Satelit Merah Putih sudah semakin dekat. Direncanakan tanggal 7 Agustus 2018 pukul 01.18 waktu Florida atau pukul 12.18 WIB tepat ak...


Sign In
VIP Members

OPINIONS








Index