Sabtu, 05 Desember 2020

Follow us:

infobrand

infobrand

Segera Rilis Medsos Karya Anak Bangsa Bernama Hyppe

Posted by: 18-11-2020 14:47 WIB 208 viewer

Media Sosial (Medsos) menjadi wahana digital yang paling banyak digunakan para user. Tidak hanya sebagai hiburan, tapi medsos sudah menjadi ladang bisnis dan media promosi yang semakin efektif. Sayang, sulit menemukan aplikasi medsos lokal yang bisa bersaing di tingkat global. Peluang ini kemudian dimanfaatkan PT Hyppe Teknologi Indonesia dengan menghadirkan aplikasi medsos Hyppe yang akan segera dirilis pada akhir 2020 mendatang.

Segera Rilis Medsos Karya Anak Bangsa Bernama Hyppe
Hyppe dirancang sebagai wadah conten creator fitur social digital dalam satu aplikasi.

Jakarta, INFOBRAND.ID – Media Sosial (Medsos) menjadi wahana digital yang paling banyak digunakan para user. Tidak hanya sebagai hiburan, tapi medsos sudah menjadi ladang bisnis dan media promosi yang semakin efektif. Sayang, sulit menemukan aplikasi medsos lokal yang bisa bersaing di tingkat global. Peluang ini kemudian dimanfaatkan PT Hyppe Teknologi Indonesia dengan menghadirkan aplikasi medsos Hyppe yang akan segera dirilis pada akhir 2020 mendatang.

Hyppe adalah platform media sosial yang dirancang untuk menjadi wadah para pembuat konten dalam fitur social digital dalam satu aplikasi. YouTube, Facebook, Instagram, Twitter, dan Tik Tok adalah media sosial dan aplikasi komunikasi yang paling banyak digunakan di Indonesia. Hyppe menggabungkan teknologi fingerprint combat dan blockchain untuk menjaga kepemilikan konten dari pembajakan dan kemungkinan pembuat konten untuk membeli dan menjual konten di dalam aplikasi.

"Kami juga merancang aplikasi Hyppe sesuai keinginan, kesukaan, serta kebiasaan dari masyarakat Indonesia dalam berjejaring sosial,” ujar President Director dari PT Hyppe Teknologi Indonesia Hondo Widjaja.

Sesuai prediksi lembaga riset, ke depan sektor yang menggunakan media daring sebagai motor usahanya akan tetap memimpin bisnis global. Ini terbukti dalam beberapa tahun belakangan bursa Indonesia tidak hanya kedatangan banyak emiten teknologi, juga menarik banyak investor baik lokal maupun asing, seiring bertumbuhnya pengguna teknologi dan internet tanah air yang kian masif.

PT Hyppe Teknologi Indonesia melihat peluang di tengah tingginya adopsi media sosial oleh warganet di Indonesia. Menurut riset Hootsuit, jumlah pengguna media sosial di Indonesia sudah mencapai 160 juta atau 59 persen dari total jumlah penduduk. Dengan jumlah pengguna yang sangat masif, waktu rata-rata penggunaan media sosial di Indonesia juga sangat tinggi. Yakni, mencapai 3 jam 26 menit per hari atau di atas rata-rata global yang 2 jam 24 menit per hari. 

Keunikan lainnya, rata-rata penduduk Indonesia memilik sekitar 10 akun media sosial per orang, baik aktif maupun tidak aktif menggunakannya. Selain itu, 65 persen pengguna media sosial di Indonesia memanfaatkan platform tersebut untuk bekerja.

Karena itu, President Director PT Hyppe Teknologi Indonesia Hondo Widjaja mengatakan, masih sangat terbuka kesempatan bagi Indonesia untuk memiliki media sosial sendiri yang tidak hanya bisa dibanggakan, melainkan juga bisa bersaing di tingkat global. Hyppe Teknologi Indonesia sendiri merupakan perusahaan startup teknologi lokal yang didirikan tahun 2018 dan berkantor di kawasan Sudirman, Jakarta.

Berangkat dari fakta tersebut, perusahaan Teknologi Informasi lokal PT Hyppe Teknologi Indonesia menghadirkan aplikasi media sosial Hyppe yang akan segera dirilis pada akhir 2020 mendatang.

Menurut Hondo, Hyppe tidak hanya memberi pengalaman baru dalam berjejaring sosial, namun juga menawarkan konsep yang sangat berbeda dari media sosial yang sudah ada saat ini. Salah satunya adalah konsep platform sharing economy atau gig economy. Dengan konsep bisnis tersebut, Hyppe memberi perhatian yang sangat besar terhadap content creator.

"Kami menaruh perhatian besar terhadap mereka (content creator). Di Hyppe, para creator bisa sama-sama mendapat poin dari iklan konten dan iklan sponsor yang nantinya dapat diuangkan ataupun digunakan sebagai alat transaksi lainnya,” ujar Hondo.

Selain itu, Hyppe juga sudah menyiapkan 10 fitur yang dijamin membuat content creator memiliki ruang yang luas untuk berkreasi. Juga, penonton terus betah untuk berlama-lama berada di dalam aplikasi. Hyppe berkomitmen untuk memberi kesempatan yang sama kepada setiap pengguna agar mereka bisa menciptakan dan mengembangkan kreativitas secara optimal. Seluruh pengguna Hyppe bisa menjadi content creator dan bisa memonetisasi setiap konten hasil karya mereka sendiri.

“Sesuai dengan konsep Hyppe yang didirikan selain sebagai media sosial yang inovatif, juga untuk membangun pendapatan per kapita negara kita,” tutur Hondo.


Kirimkan Press Release berbagai kegiatan aktifitas Brand Anda ke: infobrandindonesia@gmail.com



Article Related


Ingin Dapatkan Promo Harbolnas 2020, Begini Caranya

Ingin Dapatkan Promo Harbolnas 2020, Begini Caranya
JAKARTA - Hari belanja nasional (Harbolnas) menjadi kesempatan menarik bagi masyarakat yang ingin berbelanja secara online. Pasalnya pada kesempatan i...


Diminati Masyarakat, Dunots Crispy Donuts Tambah Outlet Baru

Diminati Masyarakat, Dunots Crispy Donuts Tambah Outlet Baru
DEPOK - Dunots Crispy Donuts varian donuts jenis baru yang tengah ngehits kembali menambah outlet. Pembukaan outlet yang dilakukan Jumat (27/11/2020),...


FIF Group Salurkan Bansos ke 5 Yayasan

FIF Group Salurkan Bansos ke 5 Yayasan
JAKARTA - PT Federal International Finance (FIFGROUP) melaksanakan program rutin memberikan bantuan sosial kepada masyarakat. Bantuan yang dilaksanaka...


Siapkan Layanan 5G, Tiga Operator Seluler Ternama Ikut Lelang Frekuensi 2,3 GHz

Siapkan Layanan 5G, Tiga Operator Seluler Ternama Ikut Lelang Frekuensi 2,3 GHz
Jakarta, INFOBRAND.ID – Untuk menyiapkan insfrastruktur hadirnya teknologi 5G, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) membuka lelang p...