Sabtu, 05 Desember 2020

Follow us:

infobrand

infobrand

Strategi 3R Untuk Pelaku Bisnis: Rebound, Reboot dan Reborn

Posted by: 01-07-2020 12:33 WIB 930 viewer

Strategi 3R Untuk Pelaku Bisnis: Rebound, Reboot dan Reborn
Managing Partner Inventure Indonesia, Yuswohady

JAKARTA, INFOBRAND.ID – Managing Partner Inventure sekaligus Program Director Indonesia Brand Forum (IBF), Yuswohady mengatakan bahwa sedikitnya ada tiga strategi khusus yang diyakini dapat membantu para pelaku bisnis untuk bangkit dari masalah krisis COVID-19. Adapun tiga strategi yang dimaksud yakni 3R atau Rebound, Reboot, dan Reborn.

“Kalangan bisnis saat ini menghadapi tantangan memasuki masa new normal dimana perilaku konsumen, kompetisi, dan lanskap bisnis berubah demikian drastis. Perubahan ini menyebabkan bisnis-bisnis yang "high-touch" berguguran. Karena itu, urgensinya bagi kalangan bisnis adalah bagaimana mereka merespons kenormalan baru agar bisa survive, recover, dan akhirnya menemukan momentum growth,” kata Yuswohady dalam pembukaan acara IBF 2020 pada Selasa (30/6) kemarin yang diselenggarakan secara virtual.

Menurutnya, Rebound adalah strategi bottoming-up untuk kembali bangkit setelah beberapa bulan dihajar krisis COVID-19. Dia juga menyampaikan bahwa dalam strategi Rebound ini setiap brand harus merombak dan merekonstruksi kembali value proposition yang ditawarkan ke konsumen.

“Karena di era low-touch economy banyak value proposition yang sudah usang dan tak relevan lagi sehingga harus dirombak dan diredefinisi,” kata dia.

Sementara itu, lanjut Yuswohady, ReBoot yang merupakan strategi creative distruction dalam rangka menemukan kembali model bisnis yang fit dengan kondisi pandemi. Dia pun menyamakan ide ini dengan Ctrl-Alt-Del dalam operasi komputer yang dapat diterapkan terhadap model bisnis perusahaan, sehingga relevan dengan kondisi di kenormalan baru.

Kemudian yang terakhir adalah ReBorn yaitu strategi untuk membangun kembali identitas baru di kenormalan baru. Karena kata dia, ketika value proposition dan business model berubah, maka brand DNA akan berubah dan otomatis brand identity juga harus berubah.

“Untuk itu, penting bagi setiap pemain bisnis di kenormalan baru untuk membangun kembali brand dengan memperkenalkan dan memperkuat identitas baru,” tandasnya.


Kirimkan Press Release berbagai kegiatan aktifitas Brand Anda ke: infobrandindonesia@gmail.com



Article Related


Bisnis Online dan Digital Branding

Bisnis Online dan Digital Branding
Tren pembelian online di masa new normal memicu perkembangan bisnis online di Indonesia. Di balik kondisi ekonomi yang menurun, justeru ada titik tera...


Pentingnya Menerapkan Strategi Marketing Iblis Pada Bisnis

Pentingnya Menerapkan Strategi Marketing Iblis Pada Bisnis
JAKARTA, INFOBRAND.ID – Pengamat ekonomi sekaligus dosen Universitas Airlangga (Unair), Dr. Gancar Candra Premananto, MSi., CMA mengatakan bahwa...


Sertifikat Halal Dapat Meningkatkan Daya Saing Produk UMKM di Tingkat Global

Sertifikat Halal Dapat Meningkatkan Daya Saing Produk UMKM di Tingkat Global
JAKARTA, INFOBRAND.ID – Prof.Ir. Sukoso, M.Sc, Ph.D  Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama RI mengataka...


Pelaku Bisnis Franchise Harus Bisa Melakukan Adaptasi di Masa New Normal

Pelaku Bisnis Franchise Harus Bisa Melakukan Adaptasi di Masa New Normal
JAKARTA, INFOBRAND.ID – Ketua Umum Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia, Tri Raharjo mengatakan bahwa para pelaku bisnis franchise harus b...