Selasa, 07 Juli 2020

Follow us:

infobrand

infobrand

Strategi 3R Untuk Pelaku Bisnis: Rebound, Reboot dan Reborn

Posted by: 01-07-2020 12:33 WIB 105 viewer

Strategi 3R Untuk Pelaku Bisnis: Rebound, Reboot dan Reborn
Managing Partner Inventure Indonesia, Yuswohady

JAKARTA, INFOBRAND.ID – Managing Partner Inventure sekaligus Program Director Indonesia Brand Forum (IBF), Yuswohady mengatakan bahwa sedikitnya ada tiga strategi khusus yang diyakini dapat membantu para pelaku bisnis untuk bangkit dari masalah krisis COVID-19. Adapun tiga strategi yang dimaksud yakni 3R atau Rebound, Reboot, dan Reborn.

“Kalangan bisnis saat ini menghadapi tantangan memasuki masa new normal dimana perilaku konsumen, kompetisi, dan lanskap bisnis berubah demikian drastis. Perubahan ini menyebabkan bisnis-bisnis yang "high-touch" berguguran. Karena itu, urgensinya bagi kalangan bisnis adalah bagaimana mereka merespons kenormalan baru agar bisa survive, recover, dan akhirnya menemukan momentum growth,” kata Yuswohady dalam pembukaan acara IBF 2020 pada Selasa (30/6) kemarin yang diselenggarakan secara virtual.

Menurutnya, Rebound adalah strategi bottoming-up untuk kembali bangkit setelah beberapa bulan dihajar krisis COVID-19. Dia juga menyampaikan bahwa dalam strategi Rebound ini setiap brand harus merombak dan merekonstruksi kembali value proposition yang ditawarkan ke konsumen.

IKLAN INFOBRAND.ID

“Karena di era low-touch economy banyak value proposition yang sudah usang dan tak relevan lagi sehingga harus dirombak dan diredefinisi,” kata dia.

Sementara itu, lanjut Yuswohady, ReBoot yang merupakan strategi creative distruction dalam rangka menemukan kembali model bisnis yang fit dengan kondisi pandemi. Dia pun menyamakan ide ini dengan Ctrl-Alt-Del dalam operasi komputer yang dapat diterapkan terhadap model bisnis perusahaan, sehingga relevan dengan kondisi di kenormalan baru.

Kemudian yang terakhir adalah ReBorn yaitu strategi untuk membangun kembali identitas baru di kenormalan baru. Karena kata dia, ketika value proposition dan business model berubah, maka brand DNA akan berubah dan otomatis brand identity juga harus berubah.

“Untuk itu, penting bagi setiap pemain bisnis di kenormalan baru untuk membangun kembali brand dengan memperkenalkan dan memperkuat identitas baru,” tandasnya.


Kirimkan Press Release berbagai kegiatan aktifitas Brand Anda ke: infobrandindonesia@gmail.com



Article Related


Subiakto Priosoedarsono: UKM Harus Punya Purpose dan Passion

Subiakto Priosoedarsono: UKM Harus Punya Purpose dan Passion
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Sektor UKM termasuk dalam sektor yang sangat terdampak selama masa pandemi COVID-19. Kondisi ini sangat berbeda dibandingkan p...


Local Branding: Jamu is the New Espresso

Local Branding: Jamu is the New Espresso
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Jamu dan Mpon-Mpon menjadi primadona sejak pandemi COVID-19 merebak. Penyebabnya yaitu karena dipercaya dapat menjaga daya tah...


Pentingnya Transformasi Digital dan Brand Leadership di Era Low Touch Economy

Pentingnya Transformasi Digital dan Brand Leadership di Era Low Touch Economy
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Dampak dari pandemi COVID-19 telah mengubah dunia menuju era Low Touch Economy. Era ini ditandai dengan interaksi antar indivi...


Strategi 3R Untuk Pelaku Bisnis: Rebound, Reboot dan Reborn

Strategi 3R Untuk Pelaku Bisnis: Rebound, Reboot dan Reborn
JAKARTA, INFOBRAND.ID – Managing Partner Inventure sekaligus Program Director Indonesia Brand Forum (IBF), Yuswohady mengatakan bahwa sedikitnya...


Sign In
VIP Members

OPINIONS




Index

INFOBRAND LETTER




Index

BRAND PRACTITIONERS




Index
NABATI