Sabtu, 16 November 2019

Follow us:

infobrand

infobrand

Tingkatkan Brand Awareness, PrivyID Nimbrung di Indonesia Fintech Show 2019

Posted by: 07-11-2019 14:24 WIB 118 viewer

Tingkatkan Brand Awareness, PrivyID Nimbrung di Indonesia Fintech Show 2019
CEO PrivyID Marshall Pribadi (kiri) bersama Presiden Joko Widodo (tengah) dalam sebuah acara beberapa waktu lalu

Perusahaan penyelenggara tanda tangan digital (digital signature) yang sah dan mengikat secara hukum, PrivyID, berusaha meningkatkan brand awarness pada ajang Pameran Indonesia Fintech Show 2019 yang berlangsung di JCC Senayan, Jakarta, 6-8 November 2019.

Perusahaan rintisan (startup) yang berdiri pada 2016 tersebut menghadirkan teknologi yang memberikan identitas tunggal terintegrasi secara universal di dunia digital bagi penggunanya.

Marketing Communication PrivyID Puri Dewayani mengatakan layanan yang ditawarkan oleh perusahaannya dapat memverifikasi identitas seseorang dengan cara membandingkan data KTP yang tersimpan pada bank data Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri.

“Jadi kami memiliki akses ke Dukcapil mulai tahun ini,” ujarnya di Jakarta, Rabu (6/11).

Puri melanjutkan, fitur dan teknologi yang diusung oleh PrivyID berguna bagi lembaga pemberi pinjaman peer-to-peer lending berbasis teknologi (fintech) dalam memverifikasi calon nasabahnya.

“Layanan ini banyak digunakan oleh fintech. Contoh klien kami dalam industri fintech sendiri adalah Amartha dan Investree,” ungkapnya.

Selain yang disebutkan diatas, PrivyID juga diketahui sebagai vendor pengecekan data nasabah bagi lembaga keuangan besar di dalam negeri, seperti Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Adira Finance, dan BCA Finance. Total, terdapat 270 entitas usaha dan 4,5 juta individual users yang telah bekerja sama startup ini.

Dari sisi legalitas, PrivyID telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai entitas yang mendukung sektor jasa keuangan. Selain itu, startup besutan Marshall Pribadi itu juga beroperasi dibawah pengawasan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia.

Untuk diketahui, PrivyID merupakan perusahaan pionir yang menggarap segmen  tanda tangan elektronik berkekuatan hukum. Sektor ini terus berkembang lantaran OJK mengharuskan pengesahan perjanjian antara penyelenggara, pemberi, dan penerima pinjaman produk keuangan untuk mencantumkan tanda tangan digital. Amanat tersebut tertuang pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 77/POJK.01/2016.

PrivyID sendiri mengklaim, teknologi yang diusung dapat menghemat hingga 90% biaya akuisisi pelanggan baru, kecepatan pemrosesan yang mencapai 28 kali lebih cepat, dan 100% paperless.


Kirimkan Press Release berbagai kegiatan aktifitas Brand Anda ke: infobrandindonesia@gmail.com



Article Related


BCA Lanjutkan Pertumbuhan yang Solid dan Berkelanjutan

BCA Lanjutkan Pertumbuhan yang Solid dan Berkelanjutan
PT Bank Central Asia Tbk (IDX: BBCA) dan para entitas anak melaporkan kinerja keuangan konsolidasi untuk periode sembilan bulan pertama 2019. Laba ber...


Kinerja PermataBank Terus Menguat di Kuartal Ketiga

Kinerja PermataBank Terus Menguat di Kuartal Ketiga
PT Bank Permata Tbk (“PermataBank” or “Bank”) mengumumkan pertumbuhan laba bersih yang signifikan dikuartalketiga yang berakhi...


Kalbe Farma Catat Pertumbuhan dalam Penjualan dan Laba Bersih

Kalbe Farma Catat Pertumbuhan dalam Penjualan dan Laba Bersih
PT Kalbe Farma Tbk dan entitas anak (“Kalbe” atau “Perseroan”) hari ini mengumumkan laporan keuangan sembilan bulan pertama&nb...


Instagram Ujicobakan Fitur Sembunyi “Like” di Indonesia

Instagram Ujicobakan Fitur Sembunyi “Like” di Indonesia
Instagram mulai, Jumat, menguji coba penyembunyian fitur menyukai atau "like" untuk para pengguna mereka di Indonesia. "Kami mendeng...