Senin, 25 Mei 2020

Follow us:

infobrand

infobrand

Tingkatkan Daya Saing & Inovasi Produk

Posted by: 24-03-2020 10:53 WIB 329 viewer

Tingkatkan Daya Saing & Inovasi Produk
Bhima Yudhistira Adhinegara

Meskipun pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2019 tidak cukup memuaskan, dan diperkirakan hanya mencapai 5%, disertai indikasi lambatnya growth konsumsi rumah tangga. Namun tidak semua industri terpapar oleh pelemahan ekonomi global. Ambil contoh, sektor industri tekstil pakaian mampu tumbuh 15% di kuartal III 2019, disusul oleh industri makanan minuman yang masih tumbuh positif 8,3%.

Hal tersebut diungkapkan oleh Bhima Yudhistira Adhinegara selaku Ekonom INDEF (Institute for Development of Economics and Finance). Untuk itu, papar Bhima, pelaku brand harus sigap untuk dapat meningkatkan daya saing dan inovasi produknya.

Daya saing berkaitan dengan efisiensi produksi, memangkas rantai pasok, dan adaptif terhadap perubahan teknologi. Sementara inovasi berkaitan dengan kemampuan menyesuaikan produk dengan kebutuhan pasar, mencari pasar-pasar baru, dan menjadi leader dalam penciptaan nilai tambah produk.

IKLAN INFOBRAND.ID

Hal yang juga patut mendapatkan perhatian lebih, imbuh Bhima, Industri 4.0 merupakan sebuah keniscayaan. Strategi memasuki era 4.0 perlu dimulai dari dorongan peningkatan kualitas SDM dan akselerasi riset yang cepat. Dari sisi SDM misalnya dibutuhkan keahlian-keahlian baru yang 10 tahun lalu belum kita siapkan secara sistematis.

"Sebagai contoh keahlian data analyst, cyber physical, AI, digital marketing, dan cyber security. Sementara di bidang riset, kuncinya ada di peningkatan belanja riset yang masih 0,3% dari PDB, lebih rendah dari negara Asia lain," jelas Bhima.

Dengan demikian untuk menghadapi era Industri 4.0 tentu dibutuhkan sinergitas antara pemangku kebijakan dan pelaku industri. Menurutnya tugas Pemerintah tentu melakukan evaluasi insentif fiskal untuk peningkatan riset dan kualitas SDM. "Memang sebelumnya sudah ada super deductable tax yang dirilis Pemerintah. Tapi belum banyak perusahaan yang tertarik mengambil insentif tersebut," ungkapnya.

Selanjutnya, mendorong integrasi riset antara perguruan tinggi, industri dan pemerintah. Begitupun, terkait program kartu pra kerja, Bhima berharap sebaiknya memuat pelatihan untuk mendukung SDM di era 4.0. Disusul, pembangunan infrastruktur untuk menurunkan biaya logistik yang saat ini masih dikisaran 24% dari PDB.

Adapun tugas pelaku Industri, lanjut Bhima, adalah memperbesar porsi belanja riset dari total revenue, mendorong kegiatan re-skilling dan re-training untuk mempersiapkan tenaga kerja yang siap menghadapi perubahan model pekerjaan di era 4.0. Penting juga untuk bekerjasama dengan pusat-pusat penelitian, inkubasi dan kolaborasi dengan perusahaan startup sehingga industri bisa mendapatkan inovasi yang murah dan aplikatif.

Hal yang tidak kalah penting menurut Bhima adalah digital branding. Kuncinya, imbuhnya, ada di riset pemasaran yang kuat dan valid sebelum menentukan media dan pesan untuk digital branding. Menggandeng influencer/selebgram/ youtuber untuk mengangkat brand value dengan story yang menarik calon pembeli juga menjadi opsi yang menarik.

"Namun, pelaku brand juga harus cermat dalam menggandeng influencer. Bukan sekedar berapa banyak followernya (karena follower bisa dibeli/fake), tapi seberapa kuat pesan yang ingin disampaikan, apakah tepat sasaran. Jadi perlu dievaluasi secara terus menerus efektivitas pemasaran digital,” ujarnya.[]

 


Kirimkan Press Release berbagai kegiatan aktifitas Brand Anda ke: infobrandindonesia@gmail.com



Article Related


Covid 19 dan Transformasi Saluran Pembelian Online

Covid 19 dan Transformasi Saluran Pembelian Online
Terjadinya penurunan penjualan drastis di semua pelaku bisnis saat ini, membuat pengusaha khawatir dan gusar akan masa depan bisnisnya, ketakutan akan...


Pandemi Covid-19 : Masihkah Konsumen Setia pada Merek?

Pandemi Covid-19 : Masihkah Konsumen Setia pada Merek?
Kesetiaan merek adalah sikap konsumen dalam memilih dan membeli merek produk tertentu yang disenangi serta konsisten terhadap merek tersebut dibanding...


Memprediksi Perubahan Perilaku Konsumen di New Normal

Memprediksi Perubahan Perilaku Konsumen di New Normal
JAKARTA, INFOBRAND.ID – Dampak dari wabah covid-19 secara mendalam akan membentuk stay @ home lifestyle yang bakal menjadi kenormalan baru atau...


Dampak Virus Corona, Pelaku Bisnis Dipaksa Go Digital

Dampak Virus Corona, Pelaku Bisnis Dipaksa Go Digital
JAKARTA, INFOBRAND.ID – Ketidakpastian kapan wabah virus corona atau covid-19 akan berakhir membuat para pelaku bisnis banyak yang beralih ke ra...


Sign In
VIP Members

OPINIONS




Index

INFOBRAND LETTER




Index

BRAND PRACTITIONERS




Index