Kamis, 23 Mei 2019

Follow us:

infobrand

infobrand

Universitas Pertamina Jadi Tuan Rumah Pertemuan Forum Rektor Indonesia

Posted by: 18-02-2019 07:15 WIB 476 viewer

Universitas Pertamina Jadi Tuan Rumah Pertemuan Forum Rektor Indonesia
Focus Group Discussion Forum Rektor Indonesia/ Foto: Yudistira Wanne/ INFOBRAND.ID

Energi kini tidak lagi dipandang sebagai komoditas, melainkan sebagai faktor penggerak utama bagi pertumbuhan ekonomi. Sebagai negara berkembang dengan pertumbuhan ekonomi yang stabil, Indonesia secara signifikan menjaga dan menyeimbangkan ketahanan energi nasionalnya. Untuk itu, pemerintah menghadapi tantangan berupa peningkatan pasokan energi secara berkelanjutan.

Melihat ketahanan energi nasional menjadi isu strategis yang perlu dibahas, Forum Rektor Indonesia (FRI) menyelenggarakan  Focus Group Discussion (FGD) membahas peran perguruan tinggi dalam mendukung ketahanan energi Indonesia, Sabtu (16/02/2019) di Kampus Universitas Pertamina, Simprug, Jakarta.

Acara tersebut diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan Tari Lenggang Nyai yang ditampilkan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kesenian Daerah Unkiversitas Pertamina.

Kegiatan itu dihadiri lebih dari 30 rektor Universitas, baik yang ada di dalam maupun tamu dari luar negeri. Pada kesempatan itu, Dewan Kehormatan, Dewan Pertimbangan, Pengurus Harian, dan Anggota FRI, serta civitas academica Universitas Pertamina menghadirkan sejumlah narasumber yaitu Ir. Heru Setiawan, MBA, Direktur Perencanaan, Investasi dan Manajemen Risiko PT Pertamina (Persero); Dr. Ir. Dwi Soetjipto, MM, Kepala SKK MIGAS yang diwakili oleh Sukandar, Wakil Kepala SKK MIGAS; Ir. Rida Mulyana, M.Sc, Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM diwakili oleh Ir. Ida Nuryatin Finahari, M.Eng, Direktur Panas Bumi; Dr. Ir. Saleh Abdurrahman, M.Sc, Sekretaris Jenderal Dewan Energi Nasional Republik Indonesia; Dr. Ir. Surya Darma, MBA, Ketua Umum Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia; dan Prof. Dr. Ir. Kamal Nasharuddin Mustapha, Vice Chancellor Universiti Tenaga Nasional, Malaysia.

Prof Akhmaloka, PhD, selaku Rektor Universitas Pertamina mengatakan, kegiatan yang terselenggara ini merupakan kegiatan yang sangat penting dilakukan dalam rangka menjaga ketahanan energi, baik saat ini dan untuk masa yang akan datang.

“Kegiatan ini adalah serial Focus Group Discussion yang diselenggarakan oleh Forum Rektor Indonesia yang diselenggarakan di Universitas Pertamina. Kali ini membahas tentang ketahanan energi, kita diminta untuk menyelenggarakan focus group discussionnya lantaran Universitas Pertamina sejalan dengan fokusnya yaitu ketahanan energi. Tentunya hasil diskusi yang dilakukan ini akan kita sampaikan kepada pemerintahan melalui Forum Rektor Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, fokus diskusi yang terselenggara tersebut membahas ketahanan energi terutama sektor hulu migas dan energi baru dan terbarukan.

Ir Heru Setiawan, MBA, selaku Direktur Perencanaan, Investasi dan Manajemen Risiko PT Pertamina (Persero) menjelaskan bahwa saat ini Pertamina fokus untuk melakukan ketahanan energi dengan melibatkan berbagai pihak, tak terkecuali peran masyarakat dalam rangka mendukung ketahanan energi nasional. Dalam teknis pelaksanaannya, Pertamina pun akan memanfaatkan teknologi digital.

“Pertamina sekarang banyak memanfaatkan potensi di dalam negeri seperti batu bara kemudian kelapa sawit, melibatkan seluruh peran masyarakat, baik itu industri nasional, BUMN, kemudian petani-petani disitu kita gerakkan dalam rangka mensupport ketahanan energi. Jadi, orientasinya adalah ke pengembangan sumber daya alam lokal. Teknis pelaksanaannya tentu kita juga menggunakan digital. Kita akan meningkatkan kehandalan opersional infrastruktur kita dan sekaligus menurunkan resiko operasional kita,” ujarnya kepada INFOBRAND.ID.

Selain itu, Sutarto Hadi selaku Wakil Ketua forum Rektor Indonesia menuturkan bahwa dalam menjaga ketahanan energi tentu harus melibatkan semua elemen, termasuk peran perguruan tinggi, Untuk itu Forum Rektor Indonesia menekankan agar perguruan tinggi aktif dalam membantu menciptakan energi baru dan terbarukan.

“Kita harus mendorong peran perguruan tinggi lebih besar terutama dalam energi baru dan terbaharukan. Karena jika dilihat dari situasi sekarang ini pertumbuhan ekonomi ini tidak terlepas dari energi , ketersediaan energi yang terjangkau, energi yang murah dan efisien itu sangat mendesak. Jika kita ingin memiliki daya saing yang tinggi, maka itu yang harus kita lakukan. Bagaimana kita menggaris bawahi? Bahwa riset itu adalah pekerjaan dari perguruan tinggi dan kita harus memiliki anggaran yang cukup untuk melakukan riset itu. Oleh karena itu kami mendorong kepada pemerintah untuk bisa memberikan kontribusi yang besar untuk mendorong terjadinya kegiatan-kegiatan riset untuk ketahanan energi itu yang sangat krusial dan ini yang akan kita sampaikan juga kepada pemerintah,” jelasnya.


Kirimkan Press Release berbagai kegiatan aktifitas Brand Anda ke: infobrandindonesia@gmail.com



Article Related


INFOBRAND.ID dan Komunitas IBN Ajak Pelaku Brand Berbagi Kebaikan Saat Ramadhan

INFOBRAND.ID dan Komunitas IBN Ajak Pelaku Brand Berbagi Kebaikan Saat Ramadhan
JAKARTA, INFOBRAND.ID – Media brand pertama di Indonesia, INFOBRAND.ID bekerjasama dengan Komunitas Indonesia Brand Network (IBN) mengajak para...


Noni Purnomo Resmi Jadi Dirut Baru Bluebird

Noni Purnomo Resmi Jadi Dirut Baru Bluebird
JAKARTA, INFOBRAND.ID – PT Blue Bird Tbk mengangkat Noni Purnomo sebagai Direktur Utama baru perusahaan sesuai keputusan Rapat Umum Pemegang Sah...


BRIsyariah Raih Penghargaan Digital Brand of The Year 2019

BRIsyariah Raih Penghargaan Digital Brand of The Year 2019
JAKARTA, INFOBRAND.ID - PT Bank BRIsyariah Tbk (BRIsyariah) meraih penghargaan “Digital Brand of The Year 2019” dalam ajang “8th Inf...


OYO Luncurkan Aplikasi Versi Ringan OYO Lite

OYO Luncurkan Aplikasi Versi Ringan OYO Lite
JAKARTA, INFOBRAND.ID – Jaringan hotel ternama asal India, OYO Hotel menegaskan komitmennya dalam menghadirkan tempat menginap berkualitas bagi...