Senin, 30 November 2020

Follow us:

infobrand

infobrand

Waffelicious, Brand Waffle Paling Terkenal di Dunia Digital

Posted by: 04-09-2019 18:48 WIB 1147 viewer

Waffelicious, Brand Waffle Paling Terkenal di Dunia Digital
Waffelicious

Produsen makanan ringan berjenis waffle, Waffelicious, semakin berjaya dalam kancah bisnis F&B di Indonesia. Terbaru, brand yang berdiri pada 2012 tersebut sukses meraih penghargaan Indonesia Digital Popular Brand Award (IDPBA) 2019 yang diselenggarkan oleh TRAS N CO bekerja sama dengan FRANCHISEGLOBAL.COM.

Bisnis waralaba yang dimiliki oleh Hendy Tanaka itu dinilai sebagai merek waffle paling dikenal masyarakat di ranah maya.

“Kami senang dan berterima kasih atas penghargaan yang diberikan. Ini sekaligus pembuktian bahwa Waffelicious digemari khalayak yang ada di Indonesia,” ujarnya.

Untuk menggenjot eksistensi, Waffelicious disebut Hendy menerapkan beberapa strategi, diantaranya adalah beriklan pada sejumlah media sosial, publikasi melalui media cetak, dan lain-lain.

“Selain itu kami juga tetap menjaga kualitas secara prima. Itu adalah kunci kami dalam meraih keberhasilan dan kesuksesan bisnis,” tuturnya.

Kepopuleran Waffelicious dapat bukan hanya isapan jempol. Berdasarkan penilaian, penghasil produk makanan yang digandrungi masyarakat Eropa itu memiliki ribuan fans dan pengikut di Facebook maupun Instagram. Tak ayal, Waffelicious kerap kali menjadi perbincangan netizen di Tanah Air. Belum lagi jika menengok fakta bahwa brand ini dicari 880 orang setiap bulannya di internet.

“Kedepan kami akan menghadirkan inovasi terbaru melalui penyediaan menu minuman. Konsep dan modelnya saat ini sedang dalam tahap pematangan. Diharapkan, awal tahun depan sudah mulai running,” imbuhnya.

Sebagai informasi, Waffelicious saat ini telah memiliki 140 gerai yang sebagian besar tersebar di Jakarta. Dari jumlah tersebut, belasan diantaranya merupakan cabang yang dioperasikan oleh perusahaan pusat.

“Setiap tahun kami menargetkan setidaknya dapat menambah dua cabang baru. Adapun untuk penambahan cabang yang dioperasikan oleh mitra, kami mengembalikan pada mekanisme pasar. Apabila banyak yang ingin join, maka akan semakin banyak pula outlet yang hadir,” imbuhnya.

Sementara itu dari sisi nilai investasi, pemodal hanya perlu mengeluarkan dana Rp45 juta untuk gerai yang berlokasi di Pulau Jawa. Kemudian, Rp50 juta untuk cabang di luar Pulau Jawa. Nantinya, para mitra bisnis akan mendapatkan support pelatihan SDM, sejumlah peralatan operasional, dan juga bahan baku.

“Harga itu di luar anggaran sewa tempat, karena post tersebut masuk kedalam biaya operasional yang ditanggung oleh mitra,” tutupnya.


Kirimkan Press Release berbagai kegiatan aktifitas Brand Anda ke: infobrandindonesia@gmail.com



Article Related


Menyulap Eks Lokalisasi Doli Jadi Kawasan Edu Wisata

Menyulap Eks Lokalisasi Doli Jadi Kawasan Edu Wisata
JAKARTA - Bicara brand, Doli menjadi nama tempat yang sudah sangat dikenal masyarakat. Namun sayang, dikenalnya sebagai tempat lokalisasi yang konon t...


Digelar Secara Daring, PWN 2020 akan Diramaikan 30 Merek Waralaba

Digelar Secara Daring, PWN 2020 akan Diramaikan 30 Merek Waralaba
JAKARTA - Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Bina Usaha dan Pelaku Distribusi, Direktorat Jenderal Dalam Negeri, menggandeng Perhimpunan Waral...


Perusahaan Ambil Bagian Bangkitkan UMKM Pasca Pandemi

Perusahaan Ambil Bagian Bangkitkan UMKM Pasca Pandemi
JAKARTA - Pemerintah melalui kementerian terkait terus memberikan perhatiannya pada industri UMKM pasca pandemi. Misalnya dukungan kepada UMKM berupa...


Bangkit Pasca Pandemi Covid-19, UMKM Siap Go Digital

Bangkit Pasca Pandemi Covid-19, UMKM Siap Go Digital
JAKARTA - Akibat pandemic covid-19 penjualan industri usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) merosot hampir 23%. Sebanyak 20% pelaku UMKM mengalami ham...