Ahad, 21 April 2019

Follow us:

infobrand

infobrand

Yuswohady : Inovasi Bukan Semata Kebutuhan, Tetapi Survivalnya Setiap Perusahaan

Posted by: 08-04-2019 16:53 WIB 351 viewer

Yuswohady : Inovasi Bukan Semata Kebutuhan, Tetapi Survivalnya Setiap Perusahaan
Yuswohady selaku Managing Partner, Inventure

INFOBRAND.ID – Yuswohady selaku Managing Partner, Inventure mengatakan inovasi bukan hanya menjadi kebutuhan melainkan sudah menjadi upaya survival bagi setiap perusahaan, hal itu dipicu disrupsi teknologi digital dan disrupsi milenial. Inovasi saat ini harus mengarah ke dua sisi yakni digital dan kebutuhan konsumen milenial, jika tidak maka produk tersebut tidak akan bertahan.

“Hal ini menuntut setiap perusahaan merombak kembali operasinya, produk servicenya dan industrinya. Innovation is not only a necessity but a survival, survival itu kalau tidak merubah secara mendasar (berinovasi) maka dia akan tertinggal bahkan hilang,” katanya kepada INFOBRAND.ID melalui sambungan telephone, Senin, (8/4/2019).

Sebagai contoh Uber dahulu Uber tidak mau berinovasi dia tetap pada model bisnis yang lama namun ketika diserbu dengan adanya Gojek dan Grabbike terpaksa mereka berinovasi namun terlambat. Begitupun Matahari, Ramayana jika mereka berinovasi ke belanja online maka tidak akan mati, karena konsumen telah mengarah ke belanja online. Termasuk bisnis travel, jika tidak menggunakan inovasi digital maka dia akan mati.

“Inovasi saat ini bukan menjadi satu kemewahan yang apabila tidak dilakukan tidak apa- apa, tetapi inovasi sudah menjadi keharusan. Apabila tidak berinovasi maka dia akan hilang,” tuturnya.

Sebagai seorang ahli dalam bidang pemasaran yang telah merilis 40 buku tentang pemasaran, Yuswohady menjelaskan supaya inovasi menjadi produktif, perusahaan terlebih dahulu harus mengetahui dua hal market sentris yakni sisi suplai dan konsumen sentris, sisi demand. Sebab ke depan kita menghadapi teknologi 4.0 atau 5.0 dan costumer ke depan mayoritas adalah generasi milenial yang memiliki daya beli besar.

“Saat ini pembayaran sudah beralih ke digital seperti ovo, GoPay dan lainnya, bukan lagi menggunakan kartu- kartu. Hal ini juga menuntut perbankan berinovasi ke tabungan dan pembayaran digital,” tuturnya.

Untuk mengukur keefektivitasan sebuah inovasi, ia mengatakan adanya pendekatan line innovation yang arahnya ke eksperimen. Berbeda dengan dahulu ketika produk inovasi sudah ready, kemudian masih harus masuk proses penyempurnaan dahulu baru produknya diluncurkan. Sehingga laboratorium inovasi yang diperlukan saat ini adalah inovasi yang langsung diuji di pasaran.

“Akhirnya produk tersebut harus terus berinovasi melalui eksperimen langsung kepada konsumen. Sehingga menghasilkan produk yang benar- benar sesuai diinginkan konsumen,” ujarnya.

Perkembangan teknologi dan persaingan ketat menuntut setiap perusahaan terus berinovasi, sehingga inovasi yang dibutuhkan adalah inovasi yang mengarah ke digital dan melihat arah kebutuhan konsumen ke depannya. Inovasi itu harus sesuai arah industry, jika tidak maka ditakutkan akan terjadi miss yang ada malah hasil inovasinya tidak menghasilkan industry yang besar.

Misalnya Gojek melakukan inovasi dari hanya transportasi, kemudian menjadi antar jemput makanan (GoFood) dan inovasi pembayaran melalui GoPay. Semua inovasi itu sesuai dengan arah ke depan, maka otomatis inovasi yang lama dan tidak relevan harus ditinggalkan.

“Persaingan ketat ini menuntut setiap perusahaan kejar- kejaran, sehingga untuk menjadi pertama yang mengkategorikan pasar itu penting sebab yang pertama otomatis dia langsung akan mendominasi. Hal yang paling penting juga bukan paling pertama meluncurkan saja tetapi pertama yang sampai di mindsetnya konsumen,” ujar Yuswohady.

Dia menjelaskan adanya perkembangan digital bukan semata mematikan usaha model lama, melainkan melahirkan banyaknya peluang- peluang pasar. Pada intinya untuk tetap bertahan setiap perusahaan harus bisa menundukkan digital dan tuntutan konsumen milenial. [hfz]


Kirimkan Press Release berbagai kegiatan aktifitas Brand Anda ke: infobrandindonesia@gmail.com



Article Related


Yuswohady : Inovasi Bukan Semata Kebutuhan, Tetapi Survivalnya Setiap Perusahaan

Yuswohady : Inovasi Bukan Semata Kebutuhan, Tetapi Survivalnya Setiap Perusahaan
INFOBRAND.ID – Yuswohady selaku Managing Partner, Inventure mengatakan inovasi bukan hanya menjadi kebutuhan melainkan sudah menjadi upaya survi...


Terkait Inovasi, Dosen Unair: Pilihannya 'Change or Be Changed'

Terkait Inovasi, Dosen Unair: Pilihannya 'Change or Be Changed'
INFOBRAND.ID – Kata-kata inovasi saat ini menjadi salah satu tema sentral, terutama di era revolusi industry 4.0 ini. Dimana semua jenis organis...


Siasat Sukses Membangun Brand di Era Digital

Siasat Sukses Membangun Brand di Era Digital
Satu dekade terakhir terjadi perubahan perilaku masyarakat dalam mencari informasi. Media digital belakangan ini menjadi source utama masyarakat dalam...


Millennials  & Creativity

Millennials & Creativity
Memang tak mudah untuk mendapat gelar Startup Unicorn.   Tapi Indonesia punya anak-anak muda kreatif yang menggawangi perusahaan rintisan&nb...


Fenomena Dual Screen

Fenomena Dual Screen
PT The  Nielsen  Company Indonesia (Nielsen) cukup adaptif melihat  perkembangan media di Indonesia.  Kami  punya  layan...


Membangun Marketing Channel di Media Digital

Membangun Marketing Channel di Media Digital
Sejatinya media digital bisa menjadi sarana yang powerfull untuk melakukan serangkaian aktifitas marketing. Namun, hingga saat ini media digital baru...


Strategic Branding Management

Strategic Branding Management
Mengembangkan brand dibutuhkan alokasi resources yang  tepat. Tak hanya pada alokasi budget marcom, tak kalah penting adalah memilih orang yang t...


Membidik Pasar Milenial

Membidik Pasar Milenial
Berbicara digital dan milenial  itu dua hal yang saling berhubungan.   Enabler atau teknologi nya adalah digital, customernya  ada...


Menjadi Digital Brand Champion

Menjadi Digital Brand Champion
Tak dipungkiri bila marketing digital mempengaruhi market offline. Founder & Chairman TRAS N CO Indonesia, Tri Raharjo mengungkapkan, sebagian bes...


Perspektif Membangun Brand di Sektor Pariwisata

Perspektif Membangun Brand di Sektor Pariwisata
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sebesar 20 juta sampai akhir 2019. Selama 4 tahun target  kunj...


Keniscayaan Membangun Brand Lewat Digital

Keniscayaan Membangun Brand Lewat Digital
Perkembangan teknologi informasi merubah peradaban manusia. Bila dulu untuk mendapat informasi peristiwa hari ini, baru esok harinya masyarakat dapat...


Digital Branding Atau Tergerus?

Digital Branding Atau Tergerus?
Membangun merk di dunia digital menjadi kewajiban bagi pemilik brand yang ingin eksis menjaga market sharenya. Pasalnya, tren perilaku konsumen di era...


Usaha Sendiri Atau Franchise, Mana Lebih Untung?

Usaha Sendiri Atau Franchise, Mana Lebih Untung?
Ada banyak strategi yang bisa dipilih saat baru akan mulai merintis sebuah usaha, bisa dengan membuka usaha sendiri atau pun dengan membeli bisnis fra...


Edukasi Digital Branding bagi Decision Makers yang masih Zaman OLD

Edukasi Digital Branding bagi Decision Makers yang masih Zaman OLD
Membangun citra sebuah brand menjadi salah satu hal penting dalam dunia bisnis untuk keluar dari kerumunan pilihan brand yang begitu banyak bagi konsu...


Kenaikan Dolar Tidak Berpengaruh Pada Bisnis Franchise di Indonesia

Kenaikan Dolar Tidak Berpengaruh Pada Bisnis Franchise di Indonesia
INFOBRAND.ID - Kondisi nilai tukar rupiah saat ini terus tergerus terhadap Dolar Amerika Serikat (AS). Dimana nilainya per hari ini (28/9/2018) mencap...


Sign In
VIP Members

BRAND UPDATES








Index

EDITOR NOTES




Index

OPINIONS







Index