Rabu, 21 Februari 2024

Follow us:

infobrand

Bangkitkan Industri Pariwisata Pasca Omicron, OYO Hotel dan Kemenparekraf Kembangkan Desa Wisata

Posted by: 1591 viewer

Bangkitkan Industri Pariwisata Pasca Omicron, OYO Hotel dan Kemenparekraf Kembangkan Desa Wisata
Peresmian Maju Bersama Desa Wisata Program OYO x Kemenparekraf

JAKARTA, INFOBRAND.ID - OYO Hotels & Homes, startup di bidang perhotelan dan jaringan hotel, rumah, dan ruang tinggal, menginisiasi kolaborasi bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta pemerintah daerah setempat untuk pengembangan desa wisata melalui digitalisasi.

Berbekal kemampuan teknologi OYO, kolaborasi tersebut bertajuk "Maju Bersama Desa Wisata". Program ini juga diharapkan mampu mengoptimalkan potensi desa di Indonesia.

Menteri Kemenparekraf Sandiaga Uno memberi dukungan kepada OYO yang menggagas digitalisasi desa wisata. Dalam acara yang berlangsung virtual, pihaknya mengapresiasi langkah inisiatif dari OYO dalam digitalisasi di Desa Wisata dan terutama kontribusinya bagi sektor pariwisata lokal.

IKLAN INFOBRAND.ID

Country Head OYO Hotels and Homes Agus Hartono menjelaskan bahwa inisiasi pengembangan desa wisata oleh OYO diiringi dengan perubahan tren wisatawan yang terjadi di Indonesia selama pandemi Covid-19.

"Kami terus mengikuti perubahan preferensi wisatawan termasuk menjajaki berbagai potensi pengembangan industri ini. Kami melihat bahwa digitalisasi semakin mengambil peran dominan dalam masa pemulihan saat ini. Selain itu, preferensi konsumen juga semakin beralih ke wisata alam dan lokal," ujarnya dalam acara yang berlangsung Rabu (2/3).

Lebih lanjut lagi, Dia juga menjelaskan OYO telah menggandeng beberapa Online Travel Agent (OTA) yang bekerja sama di jaringan OYO untuk turut membantu memasarkan kamar penginapan yang berada di Desa Wisata. OYO juga akan menstandarisasi fasilitas dan layanan di Desa Wisata, salah satunya dengan melakukan transformasi penginapan yang tetap mempertahankan kearifan lokal Desa Wisata setempat.

Rohit Kapoor, CEO OYO India & South-East Asia juga turut hadir menyebutkan bahwa OYO terus berkomitmen dalam upaya pemulihan pariwisata di Indonesia, salah satunya dengan mendukung program prioritas pemerintah. "Kami optimistis bahwa pengembangan desa wisata di Indonesia akan menjadi strategi yang tepat dalam mendukung pemulihan pariwisata nasional dan perekonomian masyarakat setempat," ujarnya.

OYO berencana meningkatkan okupansi penginapan di desa wisata dengan standarisasi kualitas layanan yang syarat akan kearifan lokal.

IKLAN INFOBRAND.ID

Agus Hartono Wijaya, Country Head OYO Hotels and Homes Indonesia memaparkan dalam kerjasama bersama Pemerintah, pihaknya menyediakan 2 teknologi unggulan OYO yang akan diintegrasikan di Desa Wisata: OYO OS sebagai sistem manajemen hotel, seperti pemesanan, laporan pendapatan/tren, dan fitur Live chat.

"Sistem ini akan sangat membantu Patron atau mitra desa wisata dalam mengelola penginapannya dengan lebih efisien. Dan Co-OYO aplikasi yang memudahkan Patron OYO untuk mengelola performa bisnis," ujarnya.

Ia menambahkan, masa pandemi yang telah berlangsung 2 tahun telah memberikan dampak kepada OYO. Pihaknya tidak merinci dengan detail namun berharap bersama dengan program ini, pihaknya bisa bangkit bersama.

Adapun saat ini OYO telah menggandeng beberapa daerah untuk pengembangan Desa Wisata seperti Kabupaten Bandung Barat, Cimahi, Sukabumi, dan Blitar.

Agus menjelaskan, saat ini OYO mengelola berbagai properti dengan lebih dari 44.000 hotel dan lebih dari 1,2 juta kamar. Adapun melalui kategori Vacation Homes (rumah liburan), OYO menawarkan akses bagi para wisatawan dengan lebih dari 125.000 rumah liburan yang dikelola di bawah brand OYO Homes, Belvilla, Danland, Dancenter serta berbagai brand di bawah bendera Traum Ferienwohnungen yang berbasis di Jerman.

IKLAN INFOBRAND.ID

"Saat ini OYO dapat ditemukan di lebih dari 800 kota di 80 negara, termasuk AS, Eropa, Inggris, India, Timur Tengah, dan Jepang. Di Asia Tenggara, OYO hadir di lebih dari 250 kota dengan lebih dari 2.500 hotel di seluruh Malaysia, Indonesia, Filipina, Vietnam dan Thailand," tutupnya.

Baca berita lainnya di Google News


Share This Article!

Video Pilihan dari INFOBRAND TV

Article Related


BSI Maslahat Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Demak

BSI Maslahat Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Demak
INFOBRAND.ID, JAKARTA - BSI Maslahat menyalurkan bantuan kepada penyintas banjir di Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, senilai Rp100...


Jaga Kawasan Konservasi, Perusahaan Sawit Gandeng Masyarakat Setempat

Jaga Kawasan Konservasi, Perusahaan Sawit Gandeng Masyarakat Setempat
INFOBRAND.ID, JAKARTA - Perusahaan sawit PT Rimba Harapan Sakti (RHS), Wilmar Group menggandeng masyarakat di sekitar Kawasan Konservasi Sungai Pukun...


Tahun Lalu, PLN Indonesia Power Jalankan 1.886 Program SGD's

Tahun Lalu, PLN Indonesia Power Jalankan 1.886 Program SGD's
INFOBRAND.ID, JAKARTA - PT PLN Indonesia Power telah menjalankan sebanyak 1.886 program Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development...


Dukung Keberlanjutan Perekonomian Lokal, ASDP Terus Bina UMKM

Dukung Keberlanjutan Perekonomian Lokal, ASDP Terus Bina UMKM
INFOBRAND.ID, JAKARTA - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus membina usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam mendukung keberlanjutan perekono...