Selasa, 27 Februari 2024

Follow us:

infobrand

Bidik Pelaku Industri Manufaktur, NEC Hadir di “Indonesia 4.0 Conference & Expo 2022”

Posted by: 1087 viewer

Bidik Pelaku Industri Manufaktur, NEC Hadir di “Indonesia 4.0 Conference & Expo 2022”
Nec/istimewa

INFOBRAND.ID- Guna mendukung akselerasi perwujudan Industri 4.0 di Indonesia, NEC Indonesia berpartisipasi di program “Indonesia 4.0 Conference & Expo 2022” yang digelar pada 24 – 25 Agustus 2022, di Bhirawa Assembly Hall, Menara Bhidakara, Jakarta.

Dituturkan Arif Budi Subekti, Vice President Enterprise Solution Division NEC Indonesia, “Penerapan Industri 4.0 untuk menopang pertumbuhan di pasar global yang semakin ketat, membuat semakin banyak perusahaan manufaktur yang mengadopsi teknologi baru.”

Menurutnya, transformasi digital adalah elemen penting dalam konsep Smart Manufacturing. Penggunaan teknologi AI (Artificial Intelligence) dan IoT (Internet of Things) semakin dirasakan perlu untuk meningkatkan efisiensi proses produksi demi pertumbuhan tingkat produktivitas.

IKLAN INFOBRAND.ID

“Dengan menggunakan teknologi AI, IoT, dan data analitik, perusahaan manufaktur dapat membuat keputusan penting berdasarkan data real-time untuk meningkatkan produktivitas. Pengendallian kualitas (quality control) dalam proses produksi juga akan dapat meningkat secara signifikan,” imbuhnya.

Rangkaian solusi yang ditampilkan oleh NEC Indonesia antara lain solusi Smart Manufacturing yang berfokus pada pemanfaatan AI, IoT, dan data analytics seperti seperti System Invariant Analysis Technology (SIAT), Face Recognition untuk kontrol akses, dan Warehouse Management System yang terintegrasi dengan ERP.

Arif menerangkan, di solusi SIAT, NEC menghadirkan sistem software berbasis pada AI dan big data. “Dengan sistem itu, kami dapat memberikan prediktif maintenance, seperti analisis berdasarkan kesehatan mesin. Dengan demikian, perusahaan dapat memantau masalah sekecil apapun,” urainya.

Sementara itu, pada solusi Face Recognition, NEC menawaran akurasi yang tinggi dengan standardisasi internasional. “Solusi ini dapat digunakan untuk untuk memantau orang-orang yang di-black list. Solusi ini juga dapat terintegrasi dengan sistem kepegawaian,” lanjutnya.

Adapun solusi MDC (Micro Data Center), NEC menjalankan Aveva dengan menggandeng Schneider Electric. “Untuk solusi IoT, kami bekerja sama dengan beberapa partner,” ujarnya.

IKLAN INFOBRAND.ID

“Melalui partisipasi di program ini, kami ingin membangun awareness untuk menampilkan solusi dan update ke customer, setelah dua tahun vakum karena pandemi. Target yang kami sasar antara lain para pelaku industri manufaktur. Pada kesempatan ini, kami juga telah menandatangani MOU dengan Kemenperin demi mempersiapkan pelaku industri untuk masuk ke Industri 4.0,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News


Share This Article!

Video Pilihan dari INFOBRAND TV

Article Related


Gelar Startup Studio Indonesia Batch 8, Kominfo Gandeng 17 Startup

Gelar Startup Studio Indonesia Batch 8, Kominfo Gandeng 17 Startup
INFOBRAND.ID - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) resmi memulai program akselerator Startup Studio Indonesia Batch 8. Menggandeng 17 sta...


Garuda Indonesia Luncurkan Pesawat Pokemon

Garuda Indonesia Luncurkan Pesawat Pokemon
INFOBRAND.ID - Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia, secara resmi mengumumkan peluncuran livery terbarunya yakni kartun Pokemon yang lucu pa...


Lindungi Pengguna, WhatsApp akan Batasi Screenshot Foto Profil

Lindungi Pengguna, WhatsApp akan Batasi Screenshot Foto Profil
INFOBRAND.ID, JAKARTA - Aplikasi pesan instan, WhatsApp, tengah melakukan pengetesan untuk pembatasan tangkapan layar atau screenshot pada foto profil...


Garuda Indonesia Laksanakan CNY Sales Blitz di Kuala Lumpur

Garuda Indonesia Laksanakan CNY Sales Blitz di Kuala Lumpur
INFOBRAND.ID, JAKARTA - Maskapai nasional Garuda Indonesia menggelar "Chinese New Year (CNY) Sales Blitz 2024" selama empat hari sejak 19 Fe...