Rabu, 26 Juni 2019

Follow us:

infobrand

infobrand

BNI Syariah Tingkatkan Literasi Inklusi Keuangan Lewat Industri 4.0

Posted by: 09-03-2019 07:37 WIB 230 viewer

BNI Syariah Tingkatkan Literasi Inklusi Keuangan Lewat Industri 4.0
BNI Syariah/ Foto: dok istimewa

BNI Syariah siap meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah melalui industri 4.0. Industri 4.0 ini dicirikan yaitu penggunaan internet of things (IoT), teknologi awan, dan big data.

Langkah BNI Syariah meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah ini dipaparkan oleh Direktur Utama BNI Syariah Abdullah Firman Wibowo, dalam kuliah tamu yang berjudul inovasi perbankan syariah dalam membangun ekonomi Indonesia di era industri 4.0.

Acara ini dilaksanakan di auditorium MMA, Departemen Sosial Ekonomi Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM).

Dalam acara kuliah tamu ini turut hadir Rektor UGM, Panut Mulyono; Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan dan Sistem Informasi UGM, Supriyadi; dan Sekretaris Rektor UGM sekaligus Ketua Rumah Zakat Infaq dan Shodaqoh (RZIS), Gugup Kismono.

Saat ini angka literasi dan inklusi keuangan syariah masih cukup rendah. Berdasarkan data survey nasional Otoritas Jasa Keuangan (OJK), literasi keuangan syariah hanya 8% atau lebih rendah dibandingkan literasi keuangan konvensional 30%.

Selain itu, untuk inklusi keuangan syariah baru sebesar 11%, lebih rendah dibandingkan dengan inklusi keuangan konvensional yaitu 68%. Angka literasi dan inklusi keuangan syariah yang rendah ini seakan menjadi paradoks.

Hal ini karena Indonesia merupakan negara dengan populasi muslim terbesar didunia. Seiring dengan angka literasi dan inklusi dalam negeri yang rendah, Indonesia hanya menempati posisi ke-sepuluh dalam pangsa pasar Islamic finance di dunia (Sumber: IFSI Stability Report, IFSB 2017).

"Dengan adanya industri 4.0 dan potensi industri halal yang masih belum banyak berkembang diharapkan bisa meningkatkan literasi dan inklusi industri keuangan syariah," kata Abdullah Firman Wibowo, Direktur Utama BNI Syariah dalam pidatonya di kuliah tamu UGM, beberapa waktu lalu.

Sebagai Hasanah Banking Partner, BNI Syariah berusaha menangkap peluang ini melalui pengembangan layanan berbasis digital dalam rangka memberikan layanan yang terbaik sesuai prinsip syariah kepada masyarakat.

Ada beberapa layanan berbasis digital yang sedang dikembangkan BNI Syariah selain e-banking yang telah dimiliki sebelumnya, diantaranya uang elektronik, laku pandai, dan Crowd Funding Wakaf Hasanah.

BNI Syariah juga berusaha mempertemukan stakeholder industri halal dan mendorong wirausahawan melalui Hasanah Spot. Selain acara kuliah tamu, di UGM, BNI Syariah juga melakukan penyerahan dana CSR berupa beasiswa kepada mahasiswa UGM sebesar total Rp 50 juta.


Kirimkan Press Release berbagai kegiatan aktifitas Brand Anda ke: infobrandindonesia@gmail.com



Article Related


Terus Berinovasi, Komitmen Sasa Dalam Mempertahankan Kualitas

Terus Berinovasi, Komitmen Sasa Dalam Mempertahankan Kualitas
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Sebagai perusahaan dalam kategori pembuat bumbu dapur atau kitchen food brand, PT Sasa Inti (Sasa) telah berhasil tumbuh menja...


WOW! Penjualan Jet Commerce Naik Sembilan Kali Lipat Sepanjang Ramadhan 2019

WOW! Penjualan Jet Commerce Naik Sembilan Kali Lipat Sepanjang Ramadhan 2019
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Jet Commerce, e-commerce enabler penyedia solusi end-to-end, mencatat hampir sembilan kali lipat peningkatan penjualan sepanja...


Bluebird Kembali Berikan Beasiswa ke Anak Pengemudi

Bluebird Kembali Berikan Beasiswa ke Anak Pengemudi
JAKARTA, INFOBRAND.ID - PT Blue Bird Tbk kembali memberikan beasiswa kepada anak pengemudi. Penyerahan simbolis dilakukan oleh Direktur Utama PT Blue...


GO-FOOD Festival Sukses Pecahkan Rekor MURI

GO-FOOD Festival Sukses Pecahkan Rekor MURI
JAKARTA, INFOBRAND.ID - GO-FOOD Festival berhasil mencetak Rekor MURI sebagai Jaringan Pujasera UMKM dengan Lokasi Terbanyak di Indonesia dan Dunia ya...