Senin, 20 Mei 2024

Follow us:

infobrand
10th INFOBRAND

CSV Sebagai Cara Baru Mencapai Kesuksesan Ekonomi

Posted by: 2546 viewer

CSV Sebagai Cara Baru Mencapai Kesuksesan Ekonomi
Drs. Mas Achmad Daniri, Dewan Pakar Komite Nasional Kebijakan Governance, menyampaikan webinar CSR to CSV.

JAKARTA, INFOBRAND.ID - Creating Shared Value (CSV) intinya, bisnis itu hanya dapat tumbuh berkesinambungan di lingkungan yang kondusif. Untuk memastikan kinerja yang berkesinambungan, perusahaan berkepentingan meningkatkan kualitas sosial dan lingkungan yang bersentuhan dengan bisnisnya.

Karena itu, CSV dapat menjadi strategi bagi perusahaan, beyond the rules and regulations, selaras dengan visi, misi, value dan strategi perusahaan. Serta terintegrasi program CSV dengan strategi bisnis, perusahaan dapat berkontribusi pada bisnis secara berkelanjutan, meningkatkan citra perusahaan, dan hubungan harmonis dengan pemangku kepentingan.

“Jadi dengan kata lain, lebih dekat atau selaras dengan stategi bisnis, itu projek CSV jaid lebih besar untuk diciptakan,” jelas Daniri.

IKLAN INFOBRAND.ID

Lebih lanjut Achmad Daniri menjelaskan, beberapa karakter konsep CSV antara lain; memberikan manfaat bagi perusahaan dan masyarakat. Membangun keunggulan kompetitif dengan memasukkan kebutuhan sosial. Sebagai inovasi yang menghasilkan efisiensi. Serta sebagai strategi yang selaras dengan strategi bisnis.

Jika di bedakan, CSV juga ada tiga level; pertama, CSV berupa inovasi produk atau jasa yang bisa terserap oleh pasar, dengan kata lain, kalau mampu melihat daya serap pasar apa produk dan jasanya, dari situ perusahaan membuat inovasi produk/jasa. Contohnya, menyediakan produk layanan bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat, demi meningkatkan pertumbuhan income pangsa pasar dan profitabilitas.

Kedua, mendefinisikan ulang pada rantai bisnis atau rantai nilai. Contohnya, pendidikan operasi bisnis internal. Perbaikan efisiensi pemanfaatan sumber daya dengan meningkatkan kapasitas karyawan dan kemampuan pemasok.

Dan ketiga, mengaktifkan pengembangan klaster lokal. Contohnya, memperbaiki lingkungan perusahaan dengan memberdayakan masyarakat, penguatan pemasok, institusi dan infrastruktur lokal, untuk meningkatkan produktivitas bisnis.

“Jadi kalau menurut Michael Porter dan Mark Krammer dalam artikel Harvard Business Review, CSV itu bukan CSR, filantropi atau keberlanjutan. Tapi CSV dimaknai sebagai cara baru untuk mencapai kesuksesan ekonomi. Sementara filantropi dan CSR hanya fokus pada meminimalkan dampak negatif bisnis pada masyarakat dan lingkungan,” jelas Achmad Daniri.

IKLAN INFOBRAND.ID

Seperti dilakukan oleh Nestle, yang memanfaatkan kemitraan berkesinambungan untuk menciptakan manfaat bersama. Dimana perusahaan mewujudkan kesinambungan produksi kopi, sejak tahun 2000 Nestle telah bekerjasama dengan pusat penelitian kopi dan kakao di Jember guna mencari bibit kopi unggul melalui teknologi Genetic Mapping, yaitu sebuah teknologi yang dapat mempercepat proses penemuan bibit kopi unggul.

Program itu ditindaklanjuti dengan peresmian Pusat Somatic Embryogenesis kakao pertama di Indonesia, yang merupakan hasil kerja sama alih teknologi Nestle R&D Centre di Tours, Perancis, Puslitkoka, menggunakan teknologi Somatic Embyogenesis untuk mempercepat proses revitalitasi kakao rakyat agar produksi kakao tetap terjaga secara berkelanjutan.

Contoh CSV 3, dilakukan oleh PT Pipuk Indonesia, dengan nama program peningkatan bahan organik tanah melalui pengembalian jerami hasil pengompasan insitu. Tujuan dari program ini adalah untuk memperbaiki lingkungan eksternal perusahaan dengan memberdayakan masyarakat, penguatan pemasok, institusi dan infrastruktur lokal, untuk tujuan meningkatkan profuktivitas bisnis.

Dengan demikian, menurut Achmad Daniri, setiap perusahaan dapat melakukan program CSR melalui pendekatan CSV. Semakin dekat dengan strategi bisnis, semakin banyak peluang menjadi win win. CSR kalau dilakukan dengan pendekatan CSV, akan menjadi sangat efektif menumbuh kembangkan bisnisnya.

“Karena itu CSV harus menjadi komitmen, perusahaan menerapkan GCG akan berhasil menerapkan CSR, menciptakan manfaat bersama secara berkelanjutan, adanya dukungan infrastruktur dan strategi jangka panjang, serta adanya perbaikan terus menerus,” jelas Achmad Daniri.

Baca berita lainnya di Google News


Share This Article!

Video Pilihan dari INFOBRAND TV

Article Related


Mengambil Hati Gen Z, Ini yang Harus Dilakukan Brand

Mengambil Hati Gen Z, Ini yang Harus Dilakukan Brand
INFOBRAND.ID, JAKARTA - Menghadapi Generasi Z (Gen Z), yang dikenal sebagai digital natives, menjadi tantangan sekaligus peluang besar bagi berbagai b...


Ini Keandalan Google TV Terbaru dari POLYTRON

Ini Keandalan Google TV Terbaru dari POLYTRON
INFOBRAND.ID, JAKARTA - Di era digital saat ini, kebutuhan akan hiburan di rumah semakin menjadi prioritas bagi banyak individu. Dengan perkembangan t...


Wuling Air EV, Mobil Listrik Favorit Gen Z

Wuling Air EV, Mobil Listrik Favorit Gen Z
INFOBRAND.ID, JAKARTA - Salah satu mobil listri andalan Wuling, yakni Air EV menjadi mobil listrik favorit generasi Z dan berhasil meraih penghargaan...


Gandeng Rawtype Riot, BFGoodrich Luncurkan Koleksi Fesyen Otomotif

Gandeng Rawtype Riot, BFGoodrich Luncurkan Koleksi Fesyen Otomotif
INFOBRAND.ID, JAKARTA - Produsen ban global untuk lini on-road dan off-road, BFGoodrich Indonesia baru-baru ini meluncurkan kolaborasi dengan brand fe...