Sabtu, 31 Juli 2021

Follow us:

infobrand

infobrand

Digelar Virtual, Trade Expo Indonesia ke-35 Raup Transaksi USD 678,1 Juta

Posted by: 02-12-2020 16:49 WIB 443 viewer

Digelar Virtual, Trade Expo Indonesia ke-35 Raup Transaksi USD 678,1 Juta
Menteri Perdagangan, Agus Suparmanto, dalam kesempatan Trade Expo Indonesia Virtual Exhibition (TEI-VE) ke-35.

JAKARTA - Trade Expo Indonesia Virtual Exhibition (TEI-VE) ke-35 di Jakarta, yang digelar 10-16 November 2020 lalu berhasil mencatat total nilai transaksi sementara sebesar USD 678,1 juta. Nilai tersebut akan terus bertambah, mengingat ada beberapa transaksi yang masih dalam tahap negosiasi hingga penutupan showcase produk pada 10 Desember 2020.

Demikian diungkapkan oleh Menteri Perdagangan, Agus Suparmanto, saat menutup kegiatan. Menurutnya transaksi tersebut meliputi perdagangan barang, investasi, dan jasa. Transaksi perdagangan barang tertinggi adalah Jepang, Mesir, Australia, Malaysia, dan Belanda.

"Produk-produk dengan nilai transaksi terbesar yaitu kertas, kopi, kendaraan dan komponen kendaraan, produk industri strategis, serta rempah-rempah," ungkap Mendag.

Hingga hari terakhir, Trade Expo Indonesia ke-35 telah dikunjungi 7.156 orang yang berasal dari 127 negara. Jumlah pengunjung terbanyak berasal dari India (424 orang), Pakistan (160 orang), Amerika Serikat (160 orang), Nigeria (144 orang), dan Arab Saudi (118 orang).

Sedangkan, untuk jumlah penjajakan kesepakatan dagang (business matching), tercatat sebanyak 178 permintaan yang menghasilkan transaksi lebih dari USD 435 ribu. Selain itu, TEI-VE tahun ini juga mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) atas rekor 'Ekshibisi Produk Ekspor Terbanyak secara Virtual'.

Menurut Mendag, sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo untuk melakukan transformasi kegiatan luring ke daring dalam upaya meningkatkan nilai tambah produk unggulan, berbagai kegiatan telah dilaksanakan dalam TEI-VE ke-35 ini. Kegiatan tesebut diantaranya penandatanganan nota kesepahaman Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia; Forum Perdagangan, Pariwisata, danInvestasi.

Lalu, peluncuran platform IDN Store; forum bisnis (business forum), kegiatan penyuluhan bisnis (business counseling), dan pertemuan virtual bisnis kerja antara Badan Perlindungan Pekerja MigranIndonesia dengan buyer kawasan Asia, Afrika, Timur Tengah, dan Eropa. Serta berbagai penandatanganan nota kesepahaman antara para eksportir dan buyer.

"Tidak kurang dari 4.415 peserta telah mengikuti forum bisnis dan kegiatan penyuluhan bisnis. Hal ini merupakan kabar gembira, mengingat di tengah pandemi yang masih berlangsung, para pelaku usaha tetap memiliki semangat untuk bertahan bahkan mencari peluang di pasar global," jelas Mendag.

Oleh karena itu, Mendag turut menyampaikan apresiasinya kepada para perwakilan perdagangan di luar negeri yang aktif mempromosikan Trade Expo Indonesia ke-35 dengan menggelar berbagai kegiatan, seperti sosialisasi TEI-VE, pendampingan buyer dalam mencari produk Indonesia, membuka help desk, dan mengadakan business gathering. Selanjutnya, untuk mengawal tindak lanjut seluruh kerja sama peserta dengan buyer yang terjadi selama TEI-VE, para perwakilan perdagangan diharapkan terus mendampingi di setiap prosesnya.

"Pada pelaksanaan TEI-VE ke-35 ini kembali terlihat aktualisasi sinergi antar kementerian. Sinergi, koordinasi, dan kolaborasi antara pemerintah dengan pelaku usaha dalam peningkatan ekspor nasional akan terus kita tingkatkan di masa yang akan datang. Dengan begitu, kinerja ekspor akan terus meningkat serta memberi kontribusi dalam menggerakkan roda perekonomian nasional," pungkasnya.

Agus menambahkan TEI-VE mendapat antusiasme yang sangat tinggi dari para eksportir, yang dibuktikan dari jumlah pejuang ekspor yang mendaftar mencapai 690 pelaku usaha, dari target semula sebanyak 300. Selain itu, hingga 10 November 2020 pukul 10.30 WIB kami mencatat 3.870 buyer terdaftar dari 109 negara melalui pendaftaran online maupun melalui perwakilan RI di luar negeri.

Mendag juga menyampaikan pada 15 November 2020, RI akan menandatangani mega Free Trade Agreement (FTA) yakni Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) yang dinilai penting bagi perdagangan RI. Perjanjian ini penting dan amat berpeluang untuk meningkatkan pertumbuhan ekspor Indonesia dengan negara-negara ASEAN serta China, Jepang, Korea Selatan, Australia, dan Selandia Baru.

Sebagaimana pelaksanaan TEI tahun-tahun sebelumnya, penyelenggaraan TEI tahun ini tidak menggunakan dana APBN. Oleh sebab itu, apresiasi yang tinggi Kementerian Perdagangan menyampaikan kepada PT. Debindo selaku co-organizer serta kepada para sponsor.

"Wujud kolaborasi yang sinergis antara pemerintah dan swasta dalam mendorong pertumbuhan ekspor Indonesia, yang Insyaallah akan kembali terwujud pada penyelenggaraan tahun ini," pungkas Mendag.


Kirimkan Press Release berbagai kegiatan aktifitas Brand Anda ke: infobrandindonesia@gmail.com



Article Related


Tiga Inovasi Ini Jadikan Mom Uung Brand Paling Unggul di Masa Pandemi

Tiga Inovasi Ini Jadikan Mom Uung Brand Paling Unggul di Masa Pandemi
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Branding di masa pandemi saat ini saling berinovasi satu sama lain kearah digital, dimana hampir semua aktivitas dilakukan di...


Ajak 2.000 Apotik, GoApotik Ikut Dukung Layanan Farma Plus dari Kemenkes

Ajak 2.000 Apotik, GoApotik Ikut Dukung Layanan Farma Plus dari Kemenkes
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Tingginya kebutuhan obat-obatan khususnya terkait Covid-19 di Indonesia, membuat pemerintah meningkatkan layanan akses informa...


Layanan Pengiriman Meningkat, Konsumen Inginkan Layanan Cepat dan Murah

Layanan Pengiriman Meningkat, Konsumen Inginkan Layanan Cepat dan Murah
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Maraknya e-commerce di Indonesia mendorong meningkatnya persaingan di bisnis kurir dan logistik. Hal ini ditandai dengan marak...


Bank Syariah Semakin Inovatif ke Ranah Digital

Bank Syariah Semakin Inovatif ke Ranah Digital
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Seiring berkembangnya pasar muslim di Indonesia, ekonomi Syariah khususnya industri  keuangan Syariah turut berkembang pe...