Jum'at, 12 April 2024

Follow us:

infobrand
10th INFOBRAND

Dukung Target Bauran Energi EBT Nasional, PJB sudah Uji Coba Co-Firing dalam Program CSV Perusahaan

Posted by: 1693 viewer

Dukung Target Bauran Energi EBT Nasional, PJB sudah Uji Coba Co-Firing dalam Program CSV Perusahaan
Penjurian Top CSV Award 2021 - PJB (foto istimewa)

JAKARTA, INFOBRAND.ID - PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB), berdiri pada tahun 1995 untuk mendorong perkembangan perekonomian nasional dengan menyediakan energi listrik yang bermutu tinggi, andal dan ramah lingkungan. Dengan visi menjadi perusahaan pembangkit tenaga listrik Indonesia yang terkemuka dengan standar kelas dunia, PJB tiada henti berbenah dan melakukan inovasi dengan tetap berpegang pada kaidah tata pengelolaan perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG).

Perusahaan juga rutin menjalankan kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan. Untuk memaksimalkan program yang dimiliki, PJB memiliki program Co-Firing untuk Negeri, Sinergy PJB ber-EBT Bersama Masyarakat. Co-Firing merupakan proses penambahan biomassa sebagai bahan bakar pengganti ke dalam boiler batu bara. Program ini merupakan salah satu dari program PLN Green Booster untuk mendukung target bauran energi EBT nasional.

Berkat program tersebut, PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB) masuk dalam nominasi penjurian Top CSV Award yang diadakan oleh Infobrand.id bekerjasama dengan TRAS N CO Indonesia yang digelar, Selasa (7/9/2021 Heri Supriyanto ST, sebagai Manager CSR, dalam pemaparan saat penjurian menjelaskan. “Indonesia berkomitmen dalam NDC-nya untuk berkontribusi dalam solusi perubahan iklim global pada UNFCCC dengan pengurangan emisi GRK 29% di 2030 (BAU). PLN berkomitmen best effort dalam mencapai target bauran energi nasional 23% di 2025. Potensi Biomassa merupakan bahan bakar carbon netral dan dapat menjadi alternative fuel pengganti batubara. “

IKLAN INFOBRAND.ID

Selanjutnya, Heri juga menambahkan Co-firing merupakan proses penambahan biomassa sebagai bahan bakar pengganti parsial ke dalam boiler batu bara. Melalui metode direct co-firing, biomassa dan batu bara dicampur di coal yard menggunakan alat berat, masuk jalur conveyor menuju coal bunker dan coal feeder, untuk dibakar bersama-sama dalam boiler furnace. Proses Cofiring dilakukan tanpa menambah biaya (capex) ataupun membangun pembangkit EBT (biomassa) baru, sehingga sangat Competitive.

“Program Cofiring PLTU Batubara dengan biomassa merupakan salah satu dari Program PLN “Green Booster” untuk mendukung target bauran energi EBT nasional. PJB sudah mengujicoba co-firing di 13 PLTU, baik di Jawa mapun Luar Jawa dari Kapasitas terkecil di PLTU Stoker Tembilahan 2x7MW sampai Kapasitas terbesar di PLTU Paiton 9 : 1x660MW dengan persentase Cofiring 1-20%.” katanya.

Tahapan program Co-firing PLTU Batubara adalah : Design Review, Survey feedstock & Uji Laboratorium biomassa, Simulasi Numerik, Uji bakar CoFiring, dan Persiapan Kontrak untuk GoLive Komersial. Saat ini, PJB sudah mengujicoba cofiring di 3 Boiler berbeda (PC, CFB, Stoker) dengan 10 jenis biomassa berbeda (Pellet Kayu, Cangkang sawit, Saw dust, Pellet Organik, Wood Chip Kayu Lamtoro, Woodchip Kayu Sagu, Woodchip Rabasan, Woodchip Kayu Gamal, Sekam padi, Pellet EFB)

Benefit yang diharapkan dengan program co-firing pada PLTU Batubara adalah Reduksi Emisi,  Penghematan BPP dan meningkatkan Fuel Alternate Competitiveness bagi PLN. Hasil evaluasi BPP untuk co-firing sawdust PLTU Paiton 1-2, terdapat penghematan sebesar Rp 13/kWh. Sedangkan potensi saving pada PLTU lain akan sangat bervariasi, sebagai contoh PLTU Ketapang sebesar Rp 5,09/kWh, PLTU Belitung sebesar Rp 8.56/kWh  dan PLTU Kaltim Teluk sebesar Rp 10,7/kWh.

Latar belakang dari program ini diyakini dari Target pencapaian energy mix terbarukan 23% serta Penurunan emisi gas rumah kaca, dan target komersialisasinya mencapai hingga 5%(15.000 Ton/bulan). Selain itu, dalam proses tahapan direct cofiring perusahaan melakukan Pengadukan biomassa dengan batubara di stockpile, Proses milling, dan Pembakaran di furnace.

IKLAN INFOBRAND.ID

Lebih lanjut, Heri menjelaskan keterlibatan masyarakat terhadap program ini selama berlangsung adalah Limbah industry kayu rumah tangga dapat menjadi listrik, Lahan nonproduktif bisa menjadi hutan produksi biomassa, Circular economy dari limbah industry biomass.

Untuk implementasi Program CSV PTPJB selain Cofiring ada juga pompa listrik untuk pertanian yakni, Mengkonversi pompa air bermesin diesel yang menggunakan bahan bakar minyak dengan pompa air listrik yang berhasil mengurangi biaya produksi petani. Lalu ada pemanfaatan FABA; Bedah rumah, infrastruktur jalan, break water/pemecah ombak, apartement fish. Dan yang terakhir ada PJB class dimana perusahaan mencetak lulusan SMK yang berkeahlian ketenagakelistrikan sebagai tenaga kerja siap pakai yang bersertifikasi.

Skema perlibatan masyarakat Pemberdayaan 14 UMK Kabupaten Probolinggo dalam penyediaan bahan baku Co-Firing UP Paiton ini melibatkan total 432 pekerja. Hingga saat ini, pemanfaatan limbah Sawdust mencapai 25,172 ton.

Rencana Pengembangan penanaman pohon untuk kelestarian bahan baku Cofiring selanjutnya menargetkan 2 Ha Lahan di Kab. Malang dan 25 Ha Lahan di Kab Bandung Barat bulan Oktober Tahun ini.

Dampak dan manfaat dari program ini pun dijelaskan langsung oleh Heri, untuk dampak dan manfaat lingkungan Setiap 1 Ton Biomassa mereduksi 1,68 Ton CO2 gas rumah kaca dari PLTU, Emisi SO2 cenderung stabil dan tidak mengalami peningkatan, Limbah Sawdust yang termanfaatkan mencapai 25.172 Ton, Penanaman 10.000 Pohon untuk kelestarian serta Mendorong terciptanya Permen ESDM ttg Co-firing guna mendukung pencapaian target Energi Baru Terbarukan (EBT) 23% pada 2025.

IKLAN INFOBRAND.ID

Sedangkan di sektor ekonomi manfaatnya adalah Pendapatan UMKM berkisar 16,3 Milyar (Jan-Agst 2021), dan di lingkungan sosial Pemberdayaan 14 UMK Kabupaten Probolinggo dalam penyediaan bahan baku Co-Firing UP Paiton melibatkan total 432 pekerja. Selanjutnya ada beberapa manfaat lainnya seperti Pemanfaatan limbah menjadi nilai tambah bagi UMKM dan Sebagai upaya ketahanan UMKM selama pandemi Covid-19.

Menanggapi presentasi program CSV yang dilakukan oleh PJB, Dr. Gancar Premananto, CDM., selaku Head of Management Departement FEB Universitas Airlangga menyatakan “Untuk keseluruhan program sudah tepat ya, terstuktur dengan baik dan bagus juga. Namun, untuk SDGs sendiri yang dimasukkan belum sepenuhnya mendalam, dan perlu diperhatikan lebih lagi supaya lebih terstuktur dan jelas terkait program CSV Perusahaan PJB ini”

TOP CSV Award 2021 merupakan sebuah penghargaan bergengsi yang diberikan kepada perusahaan atau brand yang telah berhasil menjalankan program “creating share value”. Top CSV Award terselenggara berkat kerjasama INFOBRAND.ID sebagai Indonesia number one brand media, bekerjasama dengan TRAS N CO Indonesia sebagai perusahaan yang fokus pada penelitian dan perkembangan brand di Indonesia, dan Departemen Manajemen Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Airlangga.

Penjurian dilakukan oleh Dr. Gancar C Premananto, CMD, selaku Head of Management Department FEB, Universitas Airlangga, dan Senior Consultant & Mentor CSV, Tri Raharjo, selaku CEO TRAS N CO Indonesia, sekaligus Founder Komunitas Indonesia Brand Network, dan Drs. Mas Achmad Daniri, MEc, selaku Ketua Komite Nasional Kebijakan Governance, Pakar Good Corporate Governance (GCG), dan Penulis Buku Lead By CSV.

Susilowati Ningsih, CEO INFOBRAND GROUP mengatakan, setelah proses penjurian, pengumuman akan dilakukan pada hari senin, tanggal 13 September 2021 melalui surat pengumuman secara resmi yang kami kirimkan ke Perusahaan Peserta Nominasi TOP CSV Award 2021. Sedangkan penghargaan TOP CSV Award 2021 akan diberikan bersamaan dengan pengelangaraan Webinar Nasional pada tanggal 14 Oktober 2021, dengan Tema "CSR to CSV", yang bertujuan mengedukasi para pelaku CSR untuk melakukan transformasi program CSR menjadi CSV (Creating Shared Value) bukan hanya konsen pada dampak sosial saja tetapi juga dampak ekonomi. 

IKLAN INFOBRAND.ID

“Harapan saya dalam proses penjurian TOP CSV Award 2021 adalah meningkatnya kepercayaan diri perusahaan untuk terus menciptakan program CSV berkelanjutan, yang tentunya mampu memberikan solusi terhadap persoalan-persoalan ekonomi, lingkungan dan sosial,” tutup Susi.

Baca berita lainnya di Google News


Share This Article!

Video Pilihan dari INFOBRAND TV

Article Related


Belanja di Matahari, Pengguna Indodana PayLater dan Pelanggan Matahari Berkesempatan dapat Uang Tunai dan Voucher

Belanja di Matahari, Pengguna Indodana PayLater dan Pelanggan Matahari Berkesempatan dapat Uang Tunai dan Voucher
INFOBRAND.ID - Menyambut Hari Raya Idul Fitri, PT Indodana Multi Finance dikenal dengan brand Indodana Finance dan perusahaan pembiayaan terkemuka mel...


WINGS Care Rilis So Fresh Minyak Angin Aromatherapy

WINGS Care Rilis So Fresh Minyak Angin Aromatherapy
INFOBRAND.ID - WINGS Care meluncurkan inovasi terbaru, yaitu So Fresh Minyak Angin Aromatherapy yang siap menemani kapan pun dan di man...


Luncurkan Ecopreneur Challenge, FLEI ajak Mahasiswa Inovasi Bisnis Hijau

Luncurkan Ecopreneur Challenge, FLEI ajak Mahasiswa Inovasi Bisnis Hijau
INFOBRAND.ID - Dalam upaya mendorong kesadaran dan kepedulian generasi masa depan terhadap lingkungan, Franchise & License Expo Indonesia (...


Sambut Lebaran, AQUA Elektronik Tebar Promo Berkah Ketupat

Sambut Lebaran, AQUA Elektronik Tebar Promo Berkah Ketupat
INFOBRAND.ID, JAKARTA – Tidak hanya hadir dengan inovasi canggih dan terkini pada produk elektronik rumah tangga, brand elektronik terbaik AQUA...