MECCAYA Pharmaceutical Semboyankan “#TogetherWeCAN” dan Berbagi Tips Pencegahan COVID-19


Kegiatan CSR PT MECCAYA Pharmaceutical Untuk Turut Serta Dalam Pencegahan Penularan COVID 19 Kegiatan CSR PT MECCAYA Pharmaceutical Untuk Turut Serta Dalam Pencegahan Penularan COVID 19

Jakarta (12/10) - MECCAYA Pharmaceutical dikenal sebagai perusahaan farmasi yang berspesialisasi di bidang dermatologis. Sejak berdirinya di tahun 1982, MECCAYA telah menjadi bagian dari solusi utama kesehatan kulit masyarakat Indonesia.

Salep Kulit 88 dan Krim Antijamur 88 merupakan brand unggulan MECCAYA Pharmaceutical yang menjadi andalan semua generasi untuk mengatasi beragam penyakit kulit. Beragam penghargaan yang diraih Brand 88 membuat MECCAYA Pharmaceutical diklaim sebagai perusahaan farmasi pertama di Indonesia yang berdedikasi di bidang farma dermatologis.

Sesuai dengan visi dan misi serta tanggung-jawab perusahaan terhadap masyarakat untuk menjalankan program CSR (Corporate Social Responsibility), MECCAYA selalu turut serta dalam kegiatan-kegiatan sosial terutama di lingkungan sekitar perusahaan. Saat pandemi COVID-19 muncul dan memberikan dampak terhadap masyarakat, MECCAYA pun hadir dengan berbagai kegiatan peduli lingkungan dan pencegahan penularan COVID-19.

Berbagai aktivitas CSR perusahaan dan partisipasinya dalam memerangi pandemi Covid-19 mendapatkan penghargaan Indonesia Top  Corporate Social Responsibility of The Year 2020 di bulan Juni lalu.

 

Kegiatan CSR MECCAYA Untuk Turut Serta Dalam Pencegahan Penularan COVID 19

MECCAYA dengan semboyan “TogetherWeCAN” (Bersama Kita Bisa) yang berlangsung pada tanggal 15 -17 September 2020 kembali melakukan aktivitas CSR (Corporate Social Responsibility) bekerja sama bersama Polsek Tambun,  Babinsa Koramil 01 Tambun,  dan berbagai elemen masyarakat lainnya secara bersama menyalurkan donasi dalam bentuk APD (Alat Pelindung Diri), hand sanitizer, disinfektan, hingga pembagian sembako dan suplemen Herbamuno ke beberapa tempat seperti RS Kartika Husada, Puskesmas Tambun, Polsek Tambun, Babinsa Koramil, Kantor Kecamatan Tambun Selatan, dan Kantor Kelurahan Setiadarma. Selain itu MECCAYA juga memberikan donasi sembako berupa susu, beras,  dan berbagai makanan kering ke Yayasan  Yatim Piatu Rahmansyah.

Tim ‘MECCAYA Tanggap Covid-19’  bersama Polsek Tambun yang diwakili oleh Bapak Kapolsek AKP Gana Yudha Pratama. S.IK. juga melakukan kunjungan ke berbagai pusat keramaian seperti Mall Tambun untuk membagikan masker dan mengingatkan warga untuk selalu mamakai masker ketika beraktivitas keluar rumah sebagai langkah pertama yang dapat dilakukan untuk melindungi komunitasnya serta memutus rantai penyebaran Covid-19.

 

Cara MECCAYA Mencegah Penularan COVID 19 di Lingkungan Perusahaan

Ricky Surya Prakasa, President Director MECCAYA Pharmaceutical, menyampaikan akan pentingnya untuk disiplin protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan sebagai “satu-satunya pemutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan harus dilakukan secara disiplin bersama."

“Di lingkungan perusahaan, protokol kesehatan ini kami terapkan dengan asas kebersamaan (gotong royong) dengan semboyan “#TogetherWeCAN”. Untuk memfasilitasi tujuan tersebut setiap hari Senin kami sediakan waktu 30 menit untuk melakukan apel bersama. Senam pagi  bersama selama 15 menit dan diteruskan dengan 15 menit briefing seputar pemahaman, kewaspadaan, dan kedisiplinan bersama seputar kondisi pandemi Covid-19 yang berkembang,” ungkap Ricky.

Ricky melanjutkan bahwa selama 30 menit tersebut digunakan perusahaan secara efektif sebagai sarana komunikasi bersama sekaligus meningkatkan kebugaran dan asupan vitamin D alami. Hal ini dilakukan sebagai cara untuk menjaga ketahanan tubuh yang berelasi dengan tingkat keparahan covid-19 sesuai anjuran yang pemerintah sampaikan.

 

Tips MECCAYA Hadapi Resiko Penularan Saat Jam Makan Siang

Yulia Anis, Regulatory & Compliance Head MECCAYA Pharmaceutical, menambahkan bahwa tingginya tingkat penularan di perkantoran dan pabrik belakangan ini banyak terjadi pada saat kita tidak berdisiplin protokol kesehatan.  Terutama pada waktu makan siang di saat kita tidak mengenakan masker, tentunya ini memiliki resiko penularan yang sangat tinggi. Kita harus meningkatkan kewaspadaan bersama pada saat jam istirahat dan makan siang.

 “Pada saat kita makan siang baiknya di tempat yang yang tidak ramai atau dilakukan di meja kerja masing-masing di masa pandemi ini, atau di meja yang telah dipasang partisi atau sekat pembatas khusus. Dengan berdisiplin memakai masker dan kewaspadaan pada saat kita makan siang akan mengurangi resiko penularan  di tempat kerja atau kantor terutama,” himbau Yulia.

 

Cegah COVID-19 MECCAYA Gunakan Teknologi Berbasis Plasmacluster

Tia Oktaviani dari Tim MECCAYA Tanggap Covid-19 mengungkapkan bahwa di lingkungan perusahaan MECCAYA pun telah menggunakan teknologi berbasis plasmacluster yang efektif menonaktifkan virus airbone (penyebaran virus melalui udara). Tia menjelaskan bahwa dengan memasang unit plasmacluster di AHU system atau terpisah dapat secara continous membantu mengatasi virus airborne (SARS-CoV-2) yang mengancam di ruangan tertutup.

Seperti yang sudah diberitakan World Health Organization (WHO) beberapa minggu lalu menyatakan bahwa penyebaran dan penularan virus corona (SARS-CoV2) bisa terjadi secara airborne atau melalui udara, dapat diartikan virus corona  (SARS-CoV2) mampu bertahan cukup lama di udara dan resiko terjadi penularan di dalam ruang tertutup menjadi sangat tinggi.

Untuk mengurangi tingginya resiko penularan di ruang tertutup, pemilik gedung disarankan melakukan evaluasi kondisi sirkulasi disetiap ruangan dan memitigasi resiko bahaya virus airborne  yang menjadi penyebab utama penularan Covid-19.  

Baru-baru ini penelitian yang dilakukan di negara Jepang dan Inggris mempublikasikan hasil penelitian akan efektivitas teknologi ‘Plasmaclusters’ yang mampu menonaktifkan virus airborne lebih dari 90% hanya dalam 30 detik. Plasmacluster sendiri sudah lama dan banyak digunakan seperti di rumah sakit, sarana transportasi umum, mobil, dan bahkan sebagai unit air purifier diruang tamu.

“Di perusahaan farmasi seperti kami adanya aturan CPOB mengharuskan ruang produksi yang tertutup untuk menghindari kontaminasi silang, dan sirkulasi udara yang menggunakan HVAC sytem dengan HEPA filter. Penambahan ‘Plasmacusters’ memberikan solusi yang tepat, efektif, dan hemat biaya seperti halnya disinfektasi terhadap virus airborne tapi secara continous sepanjang jam operasi perusahaan sebagai mitigasi pengurangan resiko penularan di ruang tertutup,“ ungkap Tia.

***

Tentang PT. MECCAYA Pharmaceutical

MECCAYA Pharmaceutical adalah perusahaan Pharma Dermatology terdepan di Indonesia yang mendedikasikan diri dalam bidang dermatologi serta pengembangan solusi untuk permasalahan kulit masyarakat Indonesia.

Didirikan oleh Bapak Benjamin Surya Prakasa di tahun 1982, MECCAYA Pharmaceutical konsisten berpegang pada visi pendiri kami hingga saat ini, yaitu menjadi perusahaan farmasi terpercaya dan terdepan di Indonesia yang berspesialisasi di bidang dermatologi.

Berbekal pengalaman puluhan tahun di bidang manufaktur Dermatologi, MECCAYA Pharmaceutical berkomitmen menghadirkan produk berkualitas tertinggi namun dengan harga terjangkau dan memperhatikan semua detail pada setiap tahapan:

  1. Rekruitmen sumber daya manusia terbaik
  2. Dedikasi pada riset dan pengembangan berkelanjutan
  3. Pemilihan bahan awal terbaik dari supplier berstandar internasional
  4. Proses manufaktur modern dengan prosedur serta pengawasan dan pemastian mutu yang ketat sesuai standar internasional seperti GMP / CPOB dan ISO 9001:2015.


Tags : #CSRPTMECCAYAPharmaceutical #MECCAYA #CSR