Selasa, 23 Juli 2019

Follow us:

infobrand

infobrand

Fenomena Dual Screen

Posted by: 13-03-2019 16:07 WIB 264 viewer

Fenomena Dual Screen
Managing Director PT Nielsen Indonesia, Agus Nurudin

PT The  Nielsen  Company Indonesia (Nielsen) cukup adaptif melihat  perkembangan media di Indonesia.  Kami  punya  layanan Digital Ad Rating dan  Total Ad Rating yang cukup untuk mengejar apa yang ada di pasar saat ini. Selain itu kami juga lengkapi layanan  Digital Content Rating dan  Total Content Rating.  

Kami juga sudah bekerjasama dengan 7 platform e-commerce  player.  Ada Lazada,  JD-Id, Alfa-Cart, Hypermart Online, Watson Online, Orami dan Shoppe. Mereka  berpartner dengan Nielsen untuk mengukur perkembangannya  Sejauh ini penjualan mereka solid double digit.

Akselerasi  tren digital semakin kuat karena ini penetrasi baru dan  terkait dengan digital consumer behaviour.  Dengan adanya media digital, konsumen semakin dimudahkan  aksesnya dalam membeli produk.  Penetrasi  internet pun  semakin bagus.  Saat ini pengguna internet   sudah mencapai 48% dari total penduduk Indonesia. Jumlahnya sudah mencapai  100 juta lebih.

Masyarakat semakin dimudahkan mengakses internet.  Dan, sangat menarik bahwa aplikasi online shop saat ini  penetrasinya 63%,   tertinggi nomor dua setelah social media yang 99% dari pengguna smartphone memiliki aplikasi  seperti facebook, instagram dan sebagainya.  

Tapi jangan salah! Sampai saat ini penetrasi dari media televisi masih di 95%. Semakin meningkatnya penggunaan media digital menciptakan asumsi  media digital mendominasi media konvensional.  Tapi belum tentu juga. Contoh! Sekitar 97% Generasi Z (10–19 tahun)  masih menonton televisi, 50% mengakses internet, 33% mendengarkan radio, 7% menonton televisi berbayar dan 4% membaca media cetak. Sedangkan Generasi Milenial (20 – 34 tahun), 96% dari mereka menonton televisi dan 58% mengakses internet.

Yang jelas, konsumen di semua generasi sama-sama mengakses internet. Sehingga, kebiasaan multi-screen dengan media digital menjadi suatu hal yang lumrah.

Televisi masih menjadi media pilihan untuk membangun brand. Hanya saja, sekarang ini perilaku penontonnya berubah. Mereka  menonton tv sambil bawa handphone.  Fenomena dual screen ini terjadi.  Mereka terbiasa  melakukan dual activities dalam waktu yang  bersamaan.  Yang dual Screen ini orang berusia 16-29 tahun jumlahnya di atas 96% dari total pemirsa televisi. Sedangkan yang berusia 40 tahun ke atas di atas 82% dari total pemirsa  televisi.  

Tak berarti budget promosi  harus naik karena pasti ada pertimbangan tertentu kapan pasang iklan di tv dan kapan iklan di  media digital. Tergantung kepentingannya apa dan  target audience siapa dan  kategori karakternya seperti apa. Masing-masing brand punya strategi sendiri-sendiri.  Bahwa  pemilik online services mengalokasikan di media online dengan proporsi lebih tinggi sekitar 10%.

Proporsi  tv masih di sekitar 75% dari total spending iklan di tanah air. Sekitar 10% digital, sisanya untuk koran, radio dan iklan out door. Mana yang lebih efektif? Saya tidak berani memprediksi. Yang jelas, yang harus dievaluasi adalah efektifitasnya.

Tak sedikit konsumen yang masih menggunakan Omni  Channel --menggunakan dual channel, offline dan online--.Konsumen Omni Channel  jumlahnya 56% di tahun 2016. Perilaku konsumen yang pakai Omni Channel ini  diantaranya  yang membeli barang elektronik . Untuk belanja barang yang cukup bernilai, mereka akan lakukan survey baik melalui online, lalu mereka tetap pergi ke toko juga –offline-- . []

 


Kirimkan Press Release berbagai kegiatan aktifitas Brand Anda ke: infobrandindonesia@gmail.com



Article Related


Tips Memilih Klinik Kecantikan yang Aman dan Terpercaya

Tips Memilih Klinik Kecantikan yang Aman dan Terpercaya
JAKARTA, INFOBRAND.ID – Klinik kecantikan menjadi salah satu tempat favorit kaum hawa untuk memanjakan tubuh mereka agar tetap terlihat cantik d...


Pentingnya Memanfaatkan Kekuatan Cerita Untuk Branding

Pentingnya Memanfaatkan Kekuatan Cerita Untuk Branding
SURABAYA, INFOBRAND.ID - Metode bercerita atau story telling merupakan metode yang cukup efektif dalam menarik perhatian audiens. Dimana melalui sebua...


Gancar Premananto: Pameran Bisa Digunakan Untuk Membangun Merek

Gancar Premananto: Pameran Bisa Digunakan Untuk Membangun Merek
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Pengamat ekonomi sekaligus dosen Universitas Airlangga (Unair), Dr. Gancar Candra Premananto, MSi., CMA mengatakan bahwa suatu...


Catat! Ini 10 Langkah Jadi Pengusaha Sukses Untuk Generasi Milenial

Catat! Ini 10 Langkah Jadi Pengusaha Sukses Untuk Generasi Milenial
JAKARTA, INFOBRAND.ID – Tak bisa dipungkiri kalau era digital telah melahirkan generasi milenial. Selain melek teknologi, mereka juga memiliki i...