Rabu, 17 Agustus 2022

Follow us:

infobrand

infobrand

Frisian Flag Kembali Gelar Acara Gerakan Nusantara 2022

Posted by: 05-08-2022 15:21 WIB 258 viewer

Frisian Flag Kembali Gelar  Acara Gerakan Nusantara 2022
Peresmian Program Edukasi Gerakan-Nusantara 2022/ Foto:Istimewa

INFOBRAND.ID-Tahun ini, PT Frisian Flag Indonesia (FFI) kembali menggelar program Gerakan Nusantara (miNUm Susu tiAp hari uNTuk Anak ceRdas Aktif Indonesia). Memasuki tahun kesepuluh, Gerakan Nusantara 2022 dibingkai dengan program “School Milk Program 2022”. Program tersebut akan diramaikan dengan berbagai program edukasi yang tidak hanya menyoroti masalah gizi, namun juga permasalahan lingkungan.

Gerakan Nusantara 2022 akan diikuti oleh 112.000 anak di wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat dan dilaksanakan secara offline pada Agustus-Oktober 2022 mendatang. Kali ini, Frisian Flag bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar serta Pusat Kajian Gizi dan Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (PKGK FKM UI).

 Adapun Gerakan Nusantara telah diluncurkan sejak tahun 2013. Sampai dengan tahun 2021, program tersebut telah menjangkau 4.999 Sekolah Dasar dengan jangkauan 2.554.458 siswa, dan telah melatih 7.336 guru melalui kegiatan training of trainers.

Diungkapkan Corporate Affairs Director PT Frisian Flag Indonesia Andrew F. Saputro, permasalahan malnutrisi pada anak-anak dan persoalan lingkungan hidup yang cukup serius masih terus berlangsung hingga saat ini di Indonesia.

“Faktanya, melihat hasil penelitian South East Asian Nutrition Survey (SEANUTS) II yang dilakukan oleh FrieslandCampina bekerja sama dengan universitas dan lembaga penelitian terkemuka di Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Vietnam yang melibatkan hampir 14.000 anak, dengan rentang usia antara 6 bulan hingga 12 tahun, secara khusus menyoroti ‘triple burden of malnutrition’, yang terdiri dari kekurangan gizi, kekurangan zat gizi mikro, dan kelebihan berat badan/obesitas,” paparnya.

Di wilayah Jawa-Sumatera, lanjutnya, kasus anak berperawakan pendek atau stunted masih banyak ditemukan pada anak-anak, dengan prevalensi sebesar 28,4% pada anak di bawah 5 tahun. Sementara itu, hampir 15% anak usia 7-12 tahun memiliki kelebihan berat badan/obesitas. “Selain itu, sebagian besar anak-anak tidak memenuhi kebutuhan rata-rata asupan kalsium dan vitamin D, sehingga masalah gizi ini menjadi hal yang sangat penting,” tandas Andrew.

Lebih jauh ia menegaskan bahwa sebagai produsen produk nutrisi berbasis susu, Frisian Flag berkomitmen melakukan berbagai inovasi dalam upaya mengoptimalkan pertumbuhan fisik dan perkembangan anak, serta berpartisipasi menanggulangi permasalahan lingkungan hidup.

Program Gerakan Nusantara tahun ini bertujuan untuk mengedukasi keluarga Indonesia mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang, minum susu setiap hari, dan mempromosikan gaya hidup sehat, aktif, dan berkelanjutan. “Di antaranya, dengan berkolaborasi dengan guru dan sekolah untuk meningkatkan kesadaran siswa akan asupan gizi seimbang, melakukan aktivitas fisik yang aktif, berperilaku hidup bersih, dan menjaga lingkungan,” ujarnya.

Acara kick off Gerakan Nusantara 2022 ditandai dengan rangkaian acara konferensi pers dan talkshow bertajuk “Peningkatan Status dan Literasi Gizi serta Penerapan Gaya Hidup Aktif dan Berkelanjutan di Sekolah Dasar untuk Indonesia yang Sehat, Sejahtera, dan Selaras”. Acara tersebut dibuka oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, Nadiem Anwar Makarim, B.A., M.B.A; dan dihadiri  Direktur Kemitraan Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Dra. Jo Kumala Dewi, M.Sc.; Ketua Pusat Kajian Gizi dan Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Ahmad Syafiq, Ir, MSc, PhD; Founder Yayasan Nara Kreatif, Nezatullah Ramadhan; serta Corporate Affairs Director PT Frisian Flag Indonesia, Andrew F. Saputro. 

Dituturkan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nadiem Anwar Makarim, “Kemendikbud Ristek akan meluncurkan program sekolah sehat yang mengedepankan kolaborasi lintas sektor dalam penyediaan makanan sehat di sekolah dan pelaksanaan kegiatan-kegiatan olahraga secara rutin bagi pelajar. Kami berharap dengan pelaksanaan program ini akan terwujud satuan pendidikan yang sehat, aman, dan nyaman untuk semua warga sekolah, khususnya bagi peserta didik.”

Menteri Nadiem Makarim juga mengapresiasi komitmen Frisian Flag Indonesia dalam menginisiasi program edukasi Gerakan Nusantara yang telah memasuki tahun kesepuluh. “Selama ini program Gerakan Nusantara telah membantu Kemendikbud Ristek dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya dalam peningkatan literasi gizi seimbang kepada para guru dan siswa-siswa di seluruh Indonesia. Dengan adanya program ini, saya berharap semua pihak pemerintah, swasta, satuan pendidikan hingga orang tua dapat semakin menguatkan kolaborasi untuk membangun sekolah yang sehat dan mewujudkan cita-cita merdeka belajar,” imbuh Nadiem.

 

 


Kirimkan Press Release berbagai kegiatan aktifitas Brand Anda ke: infobrandindonesia@gmail.com



Article Related


BARDI Smarthome Lebarkan Sayap ke Singapura

BARDI Smarthome Lebarkan Sayap ke Singapura
INFOBRAND.ID - BARDI smarthome, brand asli dari Indonesia perangkat elektronik berbasis artificial intelligence (AI) kian dikenal. Setelah sukses mere...


Waroeng Steak&Shake Malang Support HUT ke-35 Arema FC

Waroeng Steak&Shake Malang Support HUT ke-35 Arema FC
INFOBRAND.ID-Salah satu restoran di Malang mengikuti perayaan HUT ke-35 Arema FC. Uforia ini menarik perhatian publik hingga ke media sosial salah sat...


Indihome Semarak Gelar Kompetisi Cover Lagu, Dukung Kreativitas Penggiat Musik

Indihome Semarak Gelar Kompetisi Cover Lagu, Dukung Kreativitas Penggiat Musik
INFOBRAND.ID- IndiHome baru-baru ini menyelenggarakan kompetisi cover lagu yang bertajuk i-Music Cover Competition. Acara yang dihelat secara online i...


Dukung Kemandirian Nasional, Onemed Gencar Produksi Alkes

Dukung Kemandirian Nasional, Onemed Gencar Produksi Alkes
INFOBRAND.ID- Kementerian Kesehatan RI mencatat jumlah produk alat kesehatan (alkes) dari luar negeri yang beredar di Indonesia mencapai 154.041 atau...