Senin, 04 Maret 2024

Follow us:

infobrand
10th INFOBRAND

Ini Penyebab Kerusakan Baterai Motor Listrik Menurut POLYTRON

Posted by: 645 viewer

Ini Penyebab Kerusakan Baterai Motor Listrik Menurut POLYTRON
POLYTRON Fox-R/Istimewa

INFOBRAND.ID, JAKARTA - Popularitas motor listrik yang beranjak makin naik, khususnya dalam memperhatikan dampak lingkungan, karena motor listrik dipercaya memiliki keunggulan dalam emisi yang rendah dan efisiensi energi. Dalam hal energi, baterai pada motor listrik adalah komponen yang krusial. Seiring berjalannya waktu baterai pada motor listrik juga akan mengalami degradasi. 

Kalau sudah begitu, baterai pun harus diganti dengan biaya bervariasi, tergantung berdasarkan beberapa faktor seperti merek, model, dan kapasitas baterai. Secara umum, biaya penggantian baterai motor listrik Fox-R berkisar Rp18 jutaan.

Sangat penting untuk diingat bahwa biaya tersebut mungkin tidak hanya melibatkan baterai itu sendiri, tetapi juga biaya pemasangan serta kemungkinan biaya tambahan terkait. 

IKLAN INFOBRAND.ID

Salah satu merek motor listrik POLYTRON menyatakan, pengguna tidak perlu khawatir tentang kerusakan baterai. Pada motor listrik besutannya, POLYTRON Fox-R, POLYTRON menawarkan skema sewa baterai (battery subscription), di mana pengguna hanya perlu membayar Rp200 ribu per bulan. Jika baterai mengalami kerusakan, POLYTRON akan menggantinya dengan unit baterai yang baru. 

Christoper A. Wirawan, selaku Business Development POLYTRON EV mengatakan, sewa baterai ini sangat membantu pengguna motor listrik POLYTRON untuk meminimalisir beban biaya penggantian baterai di masa depan. Jadi, penting untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat memengaruhi kesehatan baterai, sehingga pengguna dapat mengambil tindakan untuk meminimalkan risiko yang mungkin akan terjadi.

“Kesadaran akan estimasi biaya yang tinggi, ini sangat diperlukan agar dapat memberikan pandangan yang jelas bagi pengguna untuk mempertimbangkan memilih motor listrik POLYTRON Fox-R. Dengan demikian, maka bisa lebih tenang dan bebas khawatir saat menghadapi permasalahan pada motor listrik.” jelasnya.

POLYTRON tidak mengesampingkan #QualityThatMatters yaitu produk yang berkualitas, durabilitas dan inovasi yang tinggi. Untuk informasi dan pembelian silahkan mengunjungi Instagram @polytron.ev atau @polytronindo. Atau layanan telepon di nomor 1500833.

Nah, untuk lebih paham apa sajakah yang bisa menyebabkan baterai motor listrik rusak, berikut penjelasannya seperti diutip dari keterangan tertulis POLYTRON, Selasa (12/12/2023)  

IKLAN INFOBRAND.ID

1. Siklus Pengisian dan Pengosongan Berlebihan (Overcharging/Overdischarging)
Jika baterai motor listrik terlalu sering diisi daya melebihi kapasitas maksimum atau dikosongkan hingga level yang sangat rendah, hal ini dapat merusak sel baterai dan mengurangi umur pakai baterai. 

2. Suhu Ekstrem
Suhu yang terlalu tinggi atau terlalu rendah dapat merusak kinerja baterai. Pemanasan berlebihan selama pengisian atau penggunaan dapat menyebabkan degradasi baterai. 

3. Penggunaan yang Intensif atau Pemakaian Berat
Motor listrik yang digunakan secara intensif, seperti penggunaan dalam kondisi lalu lintas berat atau beban berat, dapat meningkatkan keausan baterai. 

4. Umur Pakai (Aging)
Seperti semua baterai, baterai motor listrik memiliki umur pakai terbatas. Setelah jumlah siklus pengisian dan pengosongan tertentu, kapasitas baterai akan mulai menurun. 

5. Ketidakseimbangan Sel
Ketidakseimbangan kapasitas antara sel-sel individu dalam baterai dapat terjadi, menyebabkan beberapa sel mengalami stres lebih tinggi daripada yang lain. 

IKLAN INFOBRAND.ID

6. Arus Lebih (Excessive Current)
Arus yang melebihi batas yang ditentukan untuk baterai dapat menyebabkan pemanasan berlebih dan merusak sel baterai. 

7. Kondisi Lingkungan yang Tidak Sesuai
Faktor-faktor lingkungan, seperti kelembaban ekstrem atau paparan air, dapat merusak baterai. Juga, baterai yang disimpan dalam kondisi terlalu panas atau dingin dapat mengalami kerusakan. 

8. Penggunaan Perangkat Lunak yang Tidak Tepat
Beberapa motor listrik memiliki sistem manajemen baterai (Battery Management System/BMS). Penggunaan perangkat lunak yang tidak sesuai atau kurang tepat dapat menyebabkan ketidakseimbangan sel atau overcharging. 

9. Kualitas Baterai yang Rendah
Baterai yang kurang berkualitas atau tidak sesuai dengan spesifikasi motor listrik dapat mengalami kerusakan lebih cepat. 

10. Kondisi Fisik yang Tidak Baik
Goncangan atau benturan berlebih pada baterai dapat merusak struktur internal dan sel baterai.

Baca berita lainnya di Google News


Share This Article!

Video Pilihan dari INFOBRAND TV

Article Related


Dorong Kontribusi Anak Muda, Astra Luncurkan Satu Indonesia Awards 2024

Dorong Kontribusi Anak Muda, Astra Luncurkan Satu Indonesia Awards 2024
INFOBRAND.ID, JAKARTA - PT Astra International Tbk meluncurkan program Semangat Astra Terpadu Untuk (Satu) Indonesia Awards Tahun 2024 untuk mendorong...


Di Tengah Persaingan, HPM Tawarkan Keunggulan Mobil Jepang

Di Tengah Persaingan, HPM Tawarkan Keunggulan Mobil Jepang
INFOBRAND.ID, JAKARTA - PT Honda Prospect Motor (HPM) menawarkan nilai lebih pada mobil Jepang di tengah persaingan produk otomotif yang semakin ketat...


Sambut Idul Fitri 1445 Hijriah, Damri Dukung Penyelenggaraan Mudik Gratis BUMN

Sambut Idul Fitri 1445 Hijriah, Damri Dukung Penyelenggaraan Mudik Gratis BUMN
INFOBRAND.ID, JAKARTA - Perusahaan Umum (Perum) Damri mendukung penyelenggaraan mudik gratis bersama badan usaha milik negara (BUMN) dalam rangka meny...


Manajemen FEB Universitas Airlangga, Menyiapkan Mahasiswa Ready for Business with AI

Manajemen FEB Universitas Airlangga, Menyiapkan Mahasiswa Ready for Business with AI
INFOBRAND.ID - Artificial Intelligence (AI) merupakan fenomena terkini di dunia IT, yang menjadikan berbagai profesi bisa jadi di masa depan akan terg...