Sabtu, 04 April 2020

Follow us:

infobrand

infobrand

Ini Top 10 Waralaba di Tahun 2020, Berdasarkan Survey TRAS N CO dan FRANCHISEGLOBAL.COM

Posted by: 31-01-2020 16:37 WIB 640 viewer

Ini Top 10 Waralaba di Tahun 2020, Berdasarkan Survey TRAS N CO dan FRANCHISEGLOBAL.COM
Press Conference No 1 Franchise Choice Award 2020 dan Indonesia The Best Franchisee Award 2020, di Djakarta Theater, Kamis, (30/1/2020).

INFOBRAND.ID - Tahun 2020, sebagian orang percaya tahun ini adalah tahun tikus logam. Lalu apa pendapat para pelaku bisnis terkait pertumbuhan bisnis di tahun 2020 dan peluang bisnis apa yang kira- kira banyak dicari oleh masyarakat. Dalam hal ini, TRAS N CO INDONESIA bersama FRANCHISEGLOBAL.COM melakukan survey melalui data berdasarkan pencarian di google dan inquiry form. Founder TRAS N CO INDONESIA, Tri Raharjo mengatakan hasilnya ada beberapa waralaba yang banyak dicari masyarakat, setidaknya ada Top 10 kategori bisnis, yakni;

  1. Kebab

Dalam survey, kategori waralaba kebab menjadi yang teratas dengan pencarian sebanyak 1.300 orang dalam sebulan. Artinya banyak potensi yang bisa digrab dari data para netizen di internet.

  1. Barbershop

5 tahun terakhir, waralaba barbershop cukup tumbuh pesat. Berdasarkan data google search dalam sebulan ada 750 pencarian dengan keyword barbershop.

  1. Martabak

Cukup unik apabila waralaba martabak ternyata masih banyak dicari oleh masyarakat di tahun 2020. Meskipun demikian memang bisnis martabak sudah sangat dicari sejak tiga tahun silam.

  1. Coffee Shop

Pertumbuhan Coffee Shop memang sedang masuk kejayaaannya. Salah satu merk baru misalnya, bahkan hanya dalam waktu setahun sudah dapat membuka 700 outlet. Pencapaian ini sungguh luarbiasa, di satu sisi Tras n Co mengcapture setidaknya ada 320 pencarian di google per bulannya.

  1. Lembaga Kursus
  2. Bengkel & Aksesoris
  3. Salon
  4. Klinik Kecantikan
  5. Minimarket
  6. Apotek

Survey Top 10 tersebut kemudian dibandingkan dengan survey real melalui inquiry form yang masuk melalui Franchiseglobal.com. Ternyata hasilnya waralaba Martabak menduduki posisi pertama yang paling dicari oleh masyarakat dengan jumlah inquiry form sebanyak 2.762. Kemudian di posisi ke dua, di kategori laundry satuan dengan 1.400 inquiry masuk. Kategori selanjutnya adalah Spa, Lembaga Kursus, Kebab, Taiwan Snack, Broker Properti, Apotek, Kursus Baca Tulis dan Nitrogen.

“Kalau melihat data tersebut tentunya bagi para pelaku bisnis bisa menjadi benchmarking data. Sehingga ke depan menjadi acuan bagaimana kita bisa memasarkan franchise dan mendapatkan perhatian dari para calon franchisee atau mitra kita,” ujar Tri Raharjo dalam acara Press Conference No 1 Franchise Choice Award 2020 dan Indonesia The Best Franchisee Award 2020, di Djakarta Theater, Kamis, (30/1/2020).

Menanggapi, survey tersebut President Director Melia Laundry, Anna Yulianti mengatakan tahun 2020 ini kan dibilang sebagai tahun tikus logam, sifat tikus yang suka menggerogoti maka jangan sampai terperangkap. Justru sebaliknya kita yang seharusnya menggerogoti. Berdasarkan survey, kategori laundry menjadi nomer 2 namun menurutnya bisnis laundry sejatinya tidak mengenal krisis.

“Bahkan di tahun 1998 dalam kondisi itupun justru Melia Laundry malah menambah karyawan. Artinya selagi orang masih memakai baju maka laundry akan dibutuhkan. Meskipun ternyata permasalahan dalam bisnis laundry ialah ada pada persoalan SDM. Sehingga ketakutan franchisee itu, sudah dipikirkan oleh Melia Laundry solusinya. Intinya dalam menjalankan franchise laundry, kita harus tahu apasih kekhawatiran dan kekurangan franchisee, selain itu juga memberikan jarak antar gerai,” tuturnya.

Tanggapan lainnya, Head of Retail Marketing & Business Development (Shop & Drive), Lie Se Chiang mengatakan sebagai principal tantangan di tahun ini adalah ada pada regulasi dan kenaikan UMR, hal ini bisa membuat komponen cost membengkak. Namun di samping itu pula, karena menjalankan bisnis itu enak maka akhirnya banyak pesaing yang masuk, sehingga tergantung dari kejelian principal melihat tersebut sebagai peluang.

“Tipsnya kepada investor, jika ingin menjadi investor yang baik maka harus more concert dengan bisnisnya. Kemudian bagi principal, jangan percayakan bisnis kita kepada orang hanya seperti menaruh duit saja tapi tanpa control sama sekali. Karena berdasarkan pengalaman kami, investor yang sukses itu mereka yang care terhadap perkembangan bisnisnya,” tutupnya.


Kirimkan Press Release berbagai kegiatan aktifitas Brand Anda ke: infobrandindonesia@gmail.com



Article Related


Perangi Virus Corona, Program CSR Jadi Strategi Jitu Bangun Citra Perusahaan

Perangi Virus Corona, Program CSR Jadi Strategi Jitu Bangun Citra Perusahaan
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Bencana wabah virus corona (Covid-19) yang terjadi di Indonesia semakin mengkhawatirkan masyarakat. Dampaknya pun telah dirasa...


Menjadi Brand Champion di Hati Konsumen

Menjadi Brand Champion di Hati Konsumen
Brand yang sukses adalah brand yang memiliki tingkat popularitas tinggi, penjualan produk tinggi dan review yang baik dari konsumen dibandingkan kompe...


Peluang & Tantangan Brand di Era 4.0

Peluang & Tantangan Brand di Era 4.0
Integrasi penggunaan teknologi cyber dan teknologi otomatisasi atau dikenal dengan Era 4.0 sejatinya berpusat pada otomatisasi teknologi yang secara l...


Membangun Corporate Image Melalui Media Digital

Membangun Corporate Image Melalui Media Digital
Public Relation (PR) adalah sebuah profesi yang sudah ada sejak berpuluh-puluh tahun lalu. Hanya bedanya, dulu sebelum internet berkembang pesat seper...


Sign In
VIP Members

OPINIONS




Index

INFOBRAND LETTER




Index

BRAND PRACTITIONERS




Index