Rabu, 21 Februari 2024

Follow us:

infobrand

Jelang Resesi Global, Bank BTPN Gelar Economic Outlook 2023

Posted by: 1103 viewer

Jelang Resesi Global, Bank BTPN Gelar Economic Outlook 2023
Economic-Outlook-Bank-BTPN

INFOBRAND.ID- Resesi global sudah mulai membayangi Indonesia. Bahkan tak hanya pemerintah, beberapa waktu lalu, sejumlah lembaga internasional memperingatkan risiko terjadinya resesi global pada 2023 akibat kenaikan suku bunga acuan bank-bank sentral yang tinggi secara bersamaan untuk memerangi inflasi. Di dalam negeri, BPS (Biro Pusat Statistik) melansir bahwa inflasi inti Oktober 2022 tercatat sebesar 3,31% (yoy atay year-on-year), lebih tinggi dibandingkan dengan inflasi pada bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 3,21% (yoy).

Fakta itu mendorong Bank BTPN menggelar Economic Outlook 2023 pada hari ini (5/12) secara virtual.“Bank BTPN Economic Outlook 2023 kami adakan sebagai bentuk komitmen kami dalam memberikan informasi terkini dan wawasan mendalam kepada nasabah Bank BTPN untuk menghadapi peluang dan tantangan yang muncul pada tahun mendatang,” jelas Direktur Utama Bank BTPN Henoch Munandar saat membuka Bank BTPN Economic Outlook 2023, (5/12), di Jakarta.

Pada kesempatan yang sama, Head of Treasury Bank BTPN Wiwig Santoso menyarankan agar investor mewaspadai beberapa hal di tahun depan, seperti perubahan geopolitik yang memiliki dampak luas, yang salah satunya adalah terhambatnya rantai pasok global, dampak dari perang dagang yang berkembang menjadi decoupled economic system, perubahan regulasi akibat dinamisnya kondisi ekonomi yang begitu cepat saat ini, serta perkembangan situasi politik dalam negeri.

IKLAN INFOBRAND.ID

Oleh karena itu, ia mengimbau agar para investor untuk terus mengelola eksposur aset dan liabilities secara terus-menerus dan konservatif serta memperhatikan peluang yang muncul untuk mengoptimalkan aset di tengah kondisi yang dinamis pada saat ini.

Bank BTPN selaku pelaku jasa keuangan, lanjut Wiwig, juga akan terus mendampingi nasabah dalam meraih peluang dengan menyiapkan produk-produk keuangan yang menjawab solusi keuangan bagi para nasabah. Hal itu sejalan dengan visi bank dan juga kebijakan pemerintah, seperti liquidity management untuk nasabah korporasi, investasi reksa dan obligasi pemerintah untuk nasabah ritel, dan Program Daya atau pemberdayaan untuk nasabah UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah).

“Sedangkan, dari sisi bank sebagai perusahaan, kami berharap guncangan ekonomi pada tahun depan bisa terserap melalui pencadangan yang konservatif. Tentunya, tahun depan, kami akan terus bertumbuh dengan lebih hati-hati dan dengan tetap selalu mengutamakan prudency,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News


Share This Article!

Video Pilihan dari INFOBRAND TV

Article Related


Olenka Gelar Gerakan Literasi Indonesia Gemar Membaca sejak Dini untuk Tingkatkan Minat Baca

Olenka Gelar Gerakan Literasi Indonesia Gemar Membaca sejak Dini untuk Tingkatkan Minat Baca
INFOBRAND.ID - Tingkat literasi yang rendah saat ini menjadi perhatian berbagai pihak, terutama pihak sekolah dalam meningkatkan kemampuan literasi pa...


Dishub DKI Optimis Kendaraan Listrik Mampu Atasi Polusi Udara

Dishub DKI Optimis Kendaraan Listrik Mampu Atasi Polusi Udara
INFOBRAND.ID, JAKARTA - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta optimistis penggunaan kendaraan berbasis listrik dapat mengurangi permasalahan polusi u...


Menkop UKM: TikTok Masih Langgar Aturan

Menkop UKM: TikTok Masih Langgar Aturan
INFOBRAND.ID, JAKARTA - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki mengatakan platform media sosial TikTok masih melangg...


Perkuat Pasar, DCVI dan DCVMI Bangun Pabrik Truk dan Bus di Indonesia

Perkuat Pasar, DCVI dan DCVMI Bangun Pabrik Truk dan Bus di Indonesia
INFOBRAND.ID, JAKARTA - Distributor tunggal dan perakit produk bus dan truk Mercedes-Benz di Indonesia, Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) d...