Rabu, 24 April 2024

Follow us:

infobrand
10th INFOBRAND

MahaDasha Group Bangun Sarana Air Bersih dan MCK bagi Warga Desa Sampir, Serang

Posted by: 558 viewer

MahaDasha Group Bangun Sarana Air Bersih dan MCK bagi Warga Desa Sampir, Serang
MahaDasha Group

INFOBRAND.ID-MahaDasha Group menggelar CSR Program Water, Sanitation & Hygiene (WASH) 2023 Employee Volunteerism di Kampung Buah Limus & Kampung Jambu, Desa Sampir, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.

Program WASH yang sebelumnya dikenal sebagai program “Air untuk Kehidupan” sudah dilaksanan MahaDasha dan anak usahanya sejak tahun 2014, dengan tujuan menjangkau anak-anak dan keluarga prasejahtera dengan menyediakan akses yang lebih mudah untuk memperoleh pasokan air bersih layak konsumsi serta fasilitas sanitasi dan kebersihan.

“Kegiatan employee volunteerism merupakan bagian dari rangkaian program CSR 2023 MahaDasha Group, dimana tidak hanya membangun fasilitas Sarana Air Bersih (SAB) dan MCK bagi warga yang membutuhkan, namun turut membangun dan menumbuhkan awareness warga mengenai Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS),” ujar Saidinur Anwar Direktur MahaDasha.

IKLAN INFOBRAND.ID

Dalam kegiatan ini para karyawan dan business leader di lingkungan grup perusahaan turut serta berpartisipasi sebagai volunteer dalam serangkaian kegiatan sosial sebagai wujud komitmen kepedulian perusahaan terhadap masyarakat khususnya masyarakat prasejahtera.

“Kegiatan Employee Volunteerism akan berlangsung selama 2 hari di tanggal 29 November dan 6 Desember 2023 dimana dalam rangkaian kegiatan kali ini karyawan berkesempatan untuk berperan aktif dalam proses Pembangunan SAB, Edukasi PHBS di lingkup sekolah dan warga setempat, kegiatan bersih desa hingga pembuatan plang himbauan kesehatan,” imbuh Saidinur.

Corporate Communication Manager MahaDasha, Rani Hartanti, menerangkan, sejak awal pelaksanaannya, program ini sudah berlangsung sebanyak 6 kali dengan total 80 fasilitas sanitasi (MCK), komunal dan MCK keluarga, 11 aliran air bersih,serta pipanisasi publik dengan menyasar sejumlah area di wilayah Jabodetabek, dan telah memberikan dampak kepada lebih dari 2.500 jiwa.

Adapun masyarakat yang menjadi target penerima CSR MahaDasha WASH 2023 terdiri dari 250 kepala keluarga kategori keluarga prasejahtera di Kampung Buah Limus dan Kampung Jambu. Pertimbangan memilih kedua kampung tersebut, karena melihat sebanyak 70% masyarakatnya masih melakukan aktivitas buang air  besar sembarangan (BABS) di kebun dan sawah.

Apalagi kegiatan mandi, cuci, dan kakus (MCK) selama ini masih dilakukan di titik mata air yang terdapat di area kampung sehingga sangat rentan membahayakan kesehatan penduduknya.  Sebagian besar masyarakat mengambil air dari sumur gali umum maupun titik mata air dengan debit air yang tidak terlalu besar. ”Sumur gali umum yang dimiliki sering kali mengalami kekeringan ketika kemarau, sehingga masyarakat menggunakan air sungai untuk melakukan aktivitas MCK,” jelas Rani.

IKLAN INFOBRAND.ID

Menurut Mawi Ketua RT 06/02 Kampung Buah Limus, Desa sampir, kendala sulitnya pasokan air bersih layak konsumsi serta fasilitas sanitasi dan kebersihan dikarenakan  sumber mata airnya terlalu dalam. Untuk mendapat air bagus pengeboran dilakukan hingga 48 meter, dengan biaya lebih dari Rp30 juta.

Dus, banyak warga yang tidak bisa memiliki sumur air sendiri tapi membeli air atau mengambil di mata air dengan jerigen. “Karena tidak ada air, warga tidak memiliki WC dan banyak yang  melakukan buang air  besar sembarangan di kebun atau sawah,” terangnya.

Dengan adanya Program WASH dari MahaDasha Group rencananya air bersih akan dialirkan ke rumah warga melalui selang. Tentu program ini sangat membantu, sebab  sebelumnya hanya 10 KK yang memiliki sumur air, tapi sekarang 60 KK yang belum mendapat air bersih dan layak konsumsi bisa merasakannya.

“Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami untuk memenuhi kebutuhan air minum maupun aktivitas MCK-nya. Kedepan diharapkan adanya bantuan jamban atau WC bagi warga supaya kebersihan dan kesehatannya terjaga. Sebab dari 75 KK, sebanyak 30 KK belum memiliki WC,” imbuh Mawi.

Baca berita lainnya di Google News


Share This Article!

Video Pilihan dari INFOBRAND TV

Article Related


Hari Bumi, Allianz Indonesia Jaga Bumi melalui Pelestarian Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat

Hari Bumi, Allianz Indonesia Jaga Bumi melalui Pelestarian Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat
INFOBRAND.ID, JAKARTA - Memperingati Hari Bumi, 22 April, Allianz Indonesia senantiasa berkomitmen pada tanggung jawab sosial perusahaan, terutama dal...


Pendiri Puteri Indonesia, Mooryati Soedibyo Tutup Usia

Pendiri Puteri Indonesia, Mooryati Soedibyo Tutup Usia
INFOBRAND.ID, JAKARTA - Pendiri Yayasan Puteri Indonesia, politisi, serta tokoh jamu tradisional, Mooryati Soedibyo Rabu (24/4/2024) ini meninggal dun...


Bergabungnya Tiktok-Tokopedia akan Membuka Pasar UMKM Lebih Luas

Bergabungnya Tiktok-Tokopedia akan Membuka Pasar UMKM Lebih Luas
INFOBRAND.ID, JAKARTA - Sekretaris Jenderal Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) Edy Misero menyatakan, bergabungnya dua perusahaan raksasa, Tiktok dan...


Hari Bumi 2024, Blibli Gandeng EcoTouch kelola Limbah Fesyen

Hari Bumi 2024, Blibli Gandeng EcoTouch kelola Limbah Fesyen
INFOBRAND.ID, JAKARTA - Blibli menggandeng EcoTouch untuk mengelola limbah fashion melalui Fashion Take Back Program pada 22 April - 3 Mei 2024 untuk...