Ahad, 21 April 2024

Follow us:

infobrand
10th INFOBRAND

Menciptakan Nilai Ekonomi dan Sosial melalui Inisiatif “IDCamp”

Posted by: 548 viewer

Menciptakan Nilai Ekonomi dan Sosial melalui Inisiatif “IDCamp”
IDCamp”

INFOBRAND.ID-Tak sedikit eksekutif di perusahaan menghadapi dilema dalam menjalankan program CSR (Corporate Social Responsbility). Hal itu telah ditegaskan Porter dan Kramer dalam makalah pertamanya yang diterbitkan Harvard Business Review, pada lebih dari satu dekade silam, tepatnya 2002. Porter dan Kramer mengungkapkan bahwa banyak eksekutif terjebak antara kritik yang menuntut perusahaan berdonasi lebih tinggi dengan ekspektasi investor untuk memaksimalkan keuntungan jangka pendek.

Menghadapi dilema itu, Porter dan Kramer menyarankan perusahaan agar dapat menggunakan filantropi dengan cara yang strategis. Misalnya, perusahaan dapat mengintegrasikan tujuan sosial dan ekonomi, serta mendorong daya saing jangka panjang mereka dengan memanfaatkan kompetensi inti perusahaan, sehingga menghasilkan perubahan sosial yang nyata.

Empat tahun kemudian, 2006, Porter dan Kramer mempertegas hal itu melalui makalah kedua mereka. Porter dan Kramer memperkenalkan pendekatan baru terhadap konsep CSR, yakni mengintegrasikan aktivitas CSR ke dalam strategi bisnis inti, di mana keputusan bisnis maupun aktivasi sosial harus mengikuti prinsip nilai bersama.

IKLAN INFOBRAND.ID

Selanjutnya, 2011, Porter dan Kramer menerbitkan makalah terakhir, yang menawarkan konsep Creating Shared Value (CSV) yang lebih substansial. Penulis mendefinisikan CSV sebagai “kebijakan dan praktik operasional harus mampu meningkatkan daya saing perusahaan sekaligus memajukan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat, di mana perusahaan beroperasi”.

Menurut Porter dan Kramer, ada tiga mekanisme penciptaan nilai bersama yang saling memperkuat. Pertama, reconceiving products and markets atau memahami kembali produk dan pasar. Kedua, redefining productivity in the value chain atau mendefinisikan ulang produktivitas dalam rantai nilai. Ketiga, enabling local cluster development atau memungkinkan pengembangan klaster lokal, salah satu contohnya adalah inisiatif perusahaan yang berfokus pada pendidikan. Keberhasilan dalam mengatasi permasalahan sosial dan lingkungan yang melibatkan pengembangan klaster seringkali memerlukan kolaborasi dengan pihak ketiga, termasuk perusahaan lain.

Konsep CSV dari Porter dan Kramer itulah yang kemudian diadopsi Indosat Ooredoo Hutchison dalam menjalankan praktis bisnisnya. Dituturkan Steve Saerang, SVP-Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo Hutchison, saat wawancara dengan Majalah MIX MarComm pada Desember 2022, objektif dari seluruh program CSR Indosat adalah creating shared value towards sustainable business atau menciptakan nilai bersama untuk mencapai bisnis yang berkelanjutan.

Dalam konteks CSV Porter dan Kramer, Indosat melalui inisiatif IDCamp, memilih mekanisme enabling local cluster development. Diluncurkan pertama kali pada 2019, IDCamp merupakan program beasiswa belajar coding gratis dengan berbagai tingkatan dan topik pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan. Selanjutnya, peserta yang berhasil menyelesaikannya akan mendapat sertifikat yang diakui secara global. Di program IDCamp, Indosat berkolaborasi dengan Dicoding Indonesia.

“Melalui IDCamp, Indosat berkomitmen untuk mendukung pemerintah Indonesia dalam menyediakan talenta digital yang siap bersaing di era ekonomi digital. Mengingat, data Bank Dunia menyebutkan, saat ini, Indonesia memerlukan 9 juta talenta digital hingga 2030 mendatang atau 600.000 talenta digital per tahunnya, dimana programming atau coding merupakan kompetensi utama yang harus dipenuhi. Selain, Itu, kami juga melihat adanya kebutuhan talenta digital untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat kekuatan digital di kawasan Asia-Pasifik,” papar Steve.

IKLAN INFOBRAND.ID

Lebih jauh ia menjelaskan, setelah para peserta memiliki kompetensi digital usai menyelesaikan program IDCamp, Indosat berharap mereka bisa menghadirkan aplikasi digital, yang bisa digunakan oleh pelanggan Indosat dan masyarakat luas sebagai hasil di hilir. “Secara jangka panjang, harapannya lulusan IDCamp akan memberikan kontribusi pada peningkatan ekonomi digital Indonesia. Ekosistem inilah yang menjadi dampak kemanfaatan bersama dari program IDCamp,” lanjutnya.

Upaya Indosat dalam memberikan solusi terhadap persoalan-persoalan ekonomi dan sosial sebagai bagian dari jantung strategi perusahaan dapat dibuktikan dari kisah para lulusan IDCamp. Ubaedilah Ubad, alumnus IDCamp 2022 yang nyaris putus sekolah misalnya, berhasil mewujudkan impiannya: turut membantu mengembangkan yayasan pendidikan, tempat bersekolahnya dulu.

“Yayasan yang membesarkan saya ini memang yayasan yang sangat sederhana. Banyak kegiatannya dilakukan secara manual. Oleh karena itu, saya ingin membesarkan yayasan saya ini, setidaknya dari sisi literasi digitalnya. Jadi, meski yayasan ini kecil, saya ingin sekolah-sekolah yang saya kelola, maju dari segi pengetahuan teknologi,” harap Ubaedilah, yang saat ini menjadi pengajar di SMK Ar-Rahmah dan MTs Nurul Huda.

Tahun 2022, ia meraih beasiswa IDCamp dan berhasil mengikuti kelas Belajar Dasar Pemrograman Web selama 41 jam dan kelas Belajar Membuat Front-End Web selama 45 jam. Berbagai materi bermanfaat yang diperoleh dari IDCamp, selanjutnya digunakan sebagai bahan ajar bagi siswa-siswinya yang berminat untuk mendapatkan pelajaran tambahan mengenai teknologi.

Tingginya antusiasme siswa pun membuat Ubaedilah membentuk sebuah kelompok belajar. Istimewanya, salah satu siswinya adalah seorang penyandang disabilitas yang memiliki semangat belajar yang lebih unggul dari teman-temannya. Dia pun sukses menjadi agen perubahan, karena ilmu bermanfaat yang senantiasa disebarkan pada lingkungan sekitarnya.

IKLAN INFOBRAND.ID

Senada dengan Ubaedilah, Ardy Yusuf Wibawa, Operator Officer BlueGreenFarm—produsen dan suplier tanaman Aquascape—juga merasakan nilai kebermanfaatan dari program IDCamp 2023 yang diikutinya. “Untuk saya yang kesehariannya bertani, belajar bahasa pemrograman merupakan hal yang sangat menantang. Tetapi dengan sesi pembelajaran yang diberikan di IDCamp, yang mana sangat kuat pada dasar dan sangat interaktif, membuat saya yang seorang petani pun bisa mengikutinya, baik petunjuk dan penjelesan yang diberikan. Dari materi-materi yang diajarkan, saya sangat berharap proses pembelajaran ini akan terus berlanjut ke tahap-tahap yang lebih tinggi. Semangat petani Indonesia, jangan mau tertinggal teknologi,” serunya.

Kisah menarik lainnya datang dari Justin Ananda Kusnadi, alumnus IDCamp 2019. Penyandang disabilitas tuli yang masih duduk di bangkus SMP itu berhasil mendapatkan beasiswa coding IDCamp. Dengan bimbingan dua Academy Content Writer yang telah mendapat sertifikasi Google Associate Android Developer, ia belajar mengembangkan aplikasi android mobile di Dicoding Academy. Justin juga tercatat sebagai peserta kelas Menjadi Android Developer Expert yang termuda di Dicoding Academy.

Tak kalah inspiratif, kisah yang dibagikan lulusan IDCamp 2020, Aida Fitryani. Milenial yang kini bekerja di Mirai Internasional Indonesia, anak perusahaan Jepang, Nakabayashi Co Ltd., itu telah menghasilkan karya “Fueru Album”. Karyanya tersebut telah tersedia dalam versi web dan aplikasi serta sudah diunduh puluhan ribu pengguna Jepang di Play Store dan App Store (per 25 September 2020).

Baca berita lainnya di Google News


Share This Article!

Video Pilihan dari INFOBRAND TV

Article Related


Asik, Pokémon Playlab Kini Hadir di Kota Kasablanka

Asik, Pokémon Playlab Kini Hadir di Kota Kasablanka
INFOBRAND.ID, JAKARTA - AKG Entertainment, pemegang lisensi utama brand Pokémon di Indonesia bekerja sama dengan The Pokémon Company men...


Karyawan WINGS Group untuk Dukung Pengurangan Sampah Plastik

Karyawan WINGS Group untuk Dukung Pengurangan Sampah Plastik
INFOBRAND.ID - Yayasan WINGS Peduli ajak masyarakat kurangi sampah plastik dengan kampanyekan #PilahDariSekarang untuk peringati Hari Bumi. Dalam upay...


Kolaborasi dengan Lembaga Kemanusiaan, Tokopedia Permudah Masyarakat Berbagi Kebaikan

Kolaborasi dengan Lembaga Kemanusiaan, Tokopedia Permudah Masyarakat Berbagi Kebaikan
INFOBRAND.ID, JAKARTA - Tokopedia terus mengedepankan kolaborasi dengan berbagai lembaga kemanusiaan untuk mempermudah masyarakat menjalankan ibadah s...


Omega Hotel Management Luncurkan Restoran Cultural Taste of Indonesian,

Omega Hotel Management Luncurkan Restoran Cultural Taste of Indonesian,"Ramela"
INFOBRAND.ID-Omega Hotel Management dengan bangga akan segera meluncurkan restoran terbaru mereka yang menampilkan kekayaan kuliner Indonesia, &q...