Selasa, 19 Januari 2021

Follow us:

infobrand

infobrand

BRAND UPDATES

Index

OPINIONS

Index

Pakar Digital Branding: Brand Besar, Harus Adopsi Karakter Brand Kecil, Cepat Dan Penuh Kejutan!

Posted by: 02-04-2018 16:45 WIB 1973 viewer

Pakar Digital Branding: Brand Besar, Harus Adopsi Karakter Brand Kecil, Cepat Dan Penuh Kejutan!
Subiakto Priosoedarsono

Era hiperkompetitif seperti saat ini, ada ciri hiperkompetitif yang paling menonjol yaitu Rapid Change, Digital marketing lah yang disebut-sebut sebagai penyebab dari perubahan cepat tersebut. Untuk itu beberapa pakar digital branding  berpendapat jika tidak mengaplikasikan digital marketing maka brand tersebut akan hilang terdisrupsi oleh digital.

Seperti yang disampaikan oleh Subiakto Priosoedarsono selaku Chairman Dbrand, “Digital Marketing lah penyebab dari perubahan cepat tersebut, jadi bagi yang tidak mengaplikasikan digital marketing bakalan punah terdisrupsi oleh Digital,” kata Subiakto kepada INFOBRAND.ID.

Subiakto juga berikan konsep digital seperti apa yang harus dilakukan brand baru maupun lama untuk bisa terus dikenal oleh masyarakat.

“Digital marketing dilakukan oleh brand-brand baru dari perusahaan kecil yang masih gesit dan lincah, apabila brand besar yang sudah dikenal luas masyarakat luas mau ikutan masuk ke digital marketing maka korporasi besar tersebut harus mengadopsi karakter perusahaan kecil, cepat dan penuh kejutan,” tegas Subiakto.

Menurut Pria yang akrab disapa Pak Bi ini pun faktor yang harus diperhatikan oleh sebuah brand untuk memutuskan menggunakan strategi digital marketing adalah, “Menurut saya sebuah Brand besar seharusnya gak sekedar menggunakan digital marketing tetapi yang diperlukan adalah digital transformation yakni mentransformasikan seluruh proses bisnisnya ke digital,” pungkasnya.

saat ditanya apakah digital marketing mutlak harus dilakukan oleh setiap brand atau merek saat ini ? apakah penerapan offline marketing  seperti penyebaran brosur masih berlaku ?

Subiakto pun menjawab, Digital Marketing adalah hasil dari hadirnya digital disruption yang telah hadir sejak 20 tahun lalu, korban pertama dari digital disruption 20 tahun lalu adalah industry music, photography, dan video rental.”

Mengingat berdasarkan data Asosiasi Pengguna Jasa Internet (APJII) pengguna internet telah mencapai segera 143,26 juta besarnya, Pak Bi pun  berpendapat, “Berapa lama anda nonton televisi dalam sehari? berapa lama anda baca koran dalam sehari? berapa lama anda mendengar radio dalam sehari? Berapa lama anda meninggalkan smartphone anda?, hampir tidak pernah, karena smartphone memenuhi seluruh kebutuhan andsa untuk mengakses informasi,” imbuhnya.

Lalu Bagaimana melakukan branding dan dan digital marketing yang baik bagi sebuah merek atau brand ?

Pria kelahiran tahun 1949 ini melontarkan, “Branding itu tujuanya mengaktivasi ‘value’ yang ditawarkan oleh sebuah produk kedalam benak calon konsumen, bagi praktisi brand pasar itu terletak didalam otak konsumen, sementara pasar adalah tempat terjadinya transaksi, jadi branding yang baik akan menghasilkan ‘transaksi’ di benak konsumen,” jelasnya.

Subiakto juga menginformasikan, “Konten social media untuk branding yang baik harus mampu memenuhi 3 syarat, pertama menciptakan story behind the product, setelah tertarik dengan story behind calon konsumen langsung ingin terkoneksi dengan produknya, ini adalah syarat kedua, ketiga, setelah terkoneksi konsumen harus merasakan ‘WOW’ effect, itu akan menghasilkan sebuah engagement,” tutup Subiakto.


Kirimkan Press Release berbagai kegiatan aktifitas Brand Anda ke: infobrandindonesia@gmail.com



Article Related


Sign In
VIP Members

MOST POPULAR











Index

OPINIONS

Index
Elnusa