Selasa, 24 Mei 2022

Follow us:

infobrand

infobrand

Pemerintah Sebut Rumput Laut Potensial Jadi Lumbung Rupiah

Posted by: 11-07-2019 10:49 WIB 3471 viewer

Pemerintah Sebut Rumput Laut Potensial Jadi Lumbung Rupiah
Rumput Laut

Pemerintah berkomitmen mengembangkan industri rumput laut yang andal, berdaya saing, dan berkelanjutan. Pasalnya, industri ini diyakini dapat menjadi pengerak tumbuhnya ekonomi masyarakat pesisir, wilayah perbatasan, dan daerah tertinggal.

Untuk itu, Pemerintah telah merancang Peta Panduan (Roadmap) Pengembangan Industri Rumput Laut Nasional Tahun 2018-2021. Roadmap ini telah ditetapkan dalam Peraturan Presiden Nomor 33 Tahun 2019.

Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Pertanian Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Musdhalifah Machmud menyebut rumput laut menjadi salah satu perhatian dan prioritas pihaknya, terutama untuk mengembangkan wilayah pesisir.

“Dengan luas wilayah laut yang hampir dua pertiga dari wilayah keseluruhan, Indonesia perlu memfokuskan pengelolaan potensi perairannya untuk mendukung ketahanan pangan nasional dan kontribusi terhadap pasar dunia,” ujarnya dalam keterangan resmi Rabu (10/7).

 Menurut dia. rumput laut sebagai salah satu komoditas strategis perikanan memiliki 782 jenis yang tumbuh di perairan laut Indonesia. Bahkan di beberapa daerah, ada 38 jenis alga yang sudah biasa dimanfaatkan sebagai bahan pangan segar dan olahan, obat tradisional, serta kosmetik tradisional seperti bedak dan lotion penyegar.

Sebagai informasi, ada lima kelompok jenis rumput laut komersial (Saccharina Japonica, Undaria, Porphyra, Eucheuma, dan Gracilaria) yang menyumbang sekitar 98% dari produksi budidaya rumput laut dunia. Dari lima kelompok jenis tersebut, jenis Eucheuma dan Gracilaria hidup di perairan tropis dan telah dikembangkan melalui budidaya komersial di Indonesia.

Pengembangan industri rumput laut juga menghasilkan sekitar 500 jenis produk turunan yang dapat dikelompokan menjadi Pangan, Pakan, Pupuk, Produk Farmasi, dan Produk Kosmetik (5P).

“Ini tentuakan meningkatkan nilai tambah yang diterima oleh pelaku usaha rumput laut baik industri maupun masyarakat,”terang Musdhalifah.

Data menyebutkan sekitar 32% dari total penduduk miskin Indonesia berada dipesisir.Maka, budidaya rumput laut diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat dan menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi di wilayah pesisir, pulau-pulau kecil, pinggiran, dan perbatasan.

Apalagi, budidaya rumput laut tergolong usaha potensial yang sebagian besar dilakukan oleh masyarakat karena teknologinya sederhana, masa produksi relatif singkat (45 hari),dan memiliki pangsa pasar cukup besar.

Musdhalifah berharap, roadmap ini bisa menjadi pedoman bagi kementerian/lembaga, pemerintah daerah, asosiasi, serta akademisi dalam mengembangkan industri rumput laut nasional.

“Saya berharap kita semua bisa bersinergi dalam mengembangkan industri rumput laut nasional melalui rencana aksi yang telah disusun. Kita sudah punya target, tinggal komitmen dan konsistensi kita untuk tidak menjadikan roadmap ini sekedar dokumen,” pungkasnya.


Kirimkan Press Release berbagai kegiatan aktifitas Brand Anda ke: infobrandindonesia@gmail.com



Article Related


Pentingnya Omnichannel Bagi Bisnis di Era Digital

Pentingnya Omnichannel Bagi Bisnis di Era Digital
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Dalam perkembangannya teknologi semakin memberikan kemudahan bagi kita dalam melakukan berbagai kegiatan dalam kehidupan sehar...


Mengubah Penonton Menjadi Pembeli dengan Livestreaming Commerce  

Mengubah Penonton Menjadi Pembeli dengan Livestreaming Commerce  
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Livestreaming sangat digemari karena calon pembeli bisa mendapatkan informasi lengkap tentang produk incarannya dari Key Opini...


Keuntungan Augmanted Reality dalam kegiatan Marketing

Keuntungan Augmanted Reality dalam kegiatan Marketing
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Membahas lebih lanjut mengenai konsep Metaverse yang digadang-gadang akan menjadi dunia baru di era digital. Memang dunia virt...


Belanja Iklan Online Services Meningkat 67 Persen

Belanja Iklan Online Services Meningkat 67 Persen
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Laporan tahunan Nielsen mencatat belanja iklan sepanjang tahun 2021 tumbuh 13 persen dari tahun sebelumnya. Total belanja ikla...