Rabu, 08 Februari 2023

Follow us:

infobrand

9th Spirit INFOBRAND

Perilaku Pasar dan Pola Konsumsi Setelah COVID-19 Tidak Akan Berubah

Posted by: 30-06-2020 17:09 WIB 2405 viewer

Perilaku Pasar dan Pola Konsumsi Setelah COVID-19 Tidak Akan Berubah
Retail and Consumer Strategist, Yongky Susilo

JAKARTA, INFOBRAND.ID – Pandemi COVID-19 benar-benar memukul semua sektor industri di tanah air. Dimana perdagangan baik online maupun offline telah mengalami kontraksi secara nasional. Bahkan negara juga mengalami pelemahan konsumsi yang berdampak pada penurunan tingkat inflasi.

Data BPS (Badan Pusat Statistik) melaporkan bahwa pada Q1/2020, pertumbuhan ekonomi telah mengalami penurunan sekitar 2,97% dibanding dengan Q4/2019 yang tercatat minum 2,41%. BPS mencatat, kontribusi pertumbuhan terbesar yaitu Industri dan Perdagangan yang menciut tajam ke 2.06% (3.85%) dan 1.6% (5.21%).

Melihat hal tersebut, Retail and Consumer Strategist, Yongky Susilo menyampaikan bahwa tren melemahnya inflasi ini masih akan terus berlanjut hingga beberapa bulan ke depan. Meski begitu, ia optimis jika PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) secara bertahap dilonggarkan, maka situasi ini akan pulih.

IKLAN INFOBRAND.ID

Karena kata dia, dari hasil survei McKinsey terbaru dan tren negara-negara lain, ternyata pola konsumsi dan perilaku pasar akan kembali seperti sebelum terjadi pandemi. Menurutnya, perilaku pasar dan pola konsumsi setelah COVID-19 tidak akan berubah.

“Mengapa demikian? Karena bagi konsumen, berbelanja adalah sarana refreshing yang menyenangkan dan sekaligus menghibur. Berbelanja membawa perasaan sehat serta dapat mempertemukan antara experience dan emosi konsumen sehingga membawa perasaan yang menggembirakan. Jadi yang berubah bukan pola belanjanya, melainkan daya beli dan cara belanjanya yang tidak sama,” jelas Yongky di acara Indonesia Brand Forum 2020 yang digelar secara virtual pada Selasa (30/6).

Oleh karena itu, Yongky menyarankan kepada para pemilik  merek agar mencermati  perubahan perilaku pasar ini. Pemilik merek  harus bisa mengakomodasi kendala-kendala yang dihadapi konsumen melalui digitalisasi. “Digitalisasi gerai salah satu pilihan yang disarankan,” pungkasnya.


Kirimkan Press Release berbagai kegiatan aktifitas Brand Anda ke: infobrandindonesia@gmail.com



Article Related


Combiphar Serahkan 5 Rumah Pengering guna Keberlanjutan ProgramPemberdayaan Perempuan

Combiphar Serahkan 5 Rumah Pengering guna Keberlanjutan ProgramPemberdayaan Perempuan
INFOBRAND.ID-PT Combiphar sebagai salah satu perusahaan consumer healthcare terkemuka di Indonesia dengan dukungan dari tim Penggerak PKK Karanganyar...


Bank DBS Indonesia Mengajak Nasabah Berinvestasi Sembari Menyumbang Pohon Bakau

Bank DBS Indonesia Mengajak Nasabah Berinvestasi Sembari Menyumbang Pohon Bakau
INFOBRAND.ID-Asset under Management (AuM) berorientasi Environment, Social, and Governance (ESG) di Asia Pasifik dicanangkan tumbuh lebih dari tiga ka...


Tanam 15.000 Pohon di Banjarngera, GeoDipa dan PII Banjir Apresiasi

Tanam 15.000 Pohon di Banjarngera, GeoDipa dan PII Banjir Apresiasi
INFOBRAND.ID-Pemerintah Kabupaten Banjarnegara mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh PT Geo Dipa Energi (Persero) (“GeoDipa”) bersam...


PT Sampoerna Plant Kraksaan Salurkan Bantuan Barang Ke PMI

PT Sampoerna Plant Kraksaan Salurkan Bantuan Barang Ke PMI
INFOBRAND.ID- Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Probolinggo menerima bantuan barang dari PT HM Sampoerna, Tbk Plant Kraksaan melalui SVC dan PUK...