Rabu, 21 Februari 2024

Follow us:

infobrand

PNM Siapkan Sentra Madu Klanceng di Desa Langgongsari Banyumas

Posted by: 693 viewer

PNM Siapkan Sentra Madu Klanceng di Desa Langgongsari Banyumas
Sentra madu Klanceng, Banyumas/Istimewa

INFOBRAND.ID, JAKARTA - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menyiapkan Desa Langgongsari, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, sebagai sentra madu klanceng dan membentuknya menjadi Kampung Madani.

Pemimpin Cabang PT PNM Purwokerto Rohmat Agus Pranoto mengatakan pihaknya telah memberikan pelatihan budi daya lebah klanceng sebagai bagian dari upaya untuk mewujudkan sentra madu klanceng tersebut.

"Ini kegiatan lanjutan. Jadi, awalnya kita sudah melakukan pelatihan budi daya lebah klanceng. Kita sampaikan kepada masyarakat desa, ibu-ibu yang ikut bahwa tidak hanya sekadar mengajar cara budi dayanya," kata dia dikutip Antara Selasa (29/8/2023).

IKLAN INFOBRAND.ID

Dia menambahkan, pelatihan budi daya lebah klanceng tersebut berlanjut pada bagaimana cara memanen madu, memeras, mengemas, dan sebagainya.

Setelah pelatihan lanjutan kedua itu berhasil, pihaknya mengembangkan lagi ke pengemasan yang lebih bagus dan menarik agar mempunyai nilai jual yang lebih tinggi.

"Nah, setelah itu kita ajari cara menjualnya secara offline maupun online di marketplace dan sebagainya. Kita carikan jejaringan untuk bisa menjual ke yang lebih luas lagi, itu gunanya kita untuk pemberdayaannya di situ," ujarnya.

Terkait dengan peserta pelatihan budi daya lebah klanceng, Rohmat mengatakan pada awalnya ditujukan untuk ibu-ibu rumah tangga yang menjadi nasabah PNM Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera).

Akan tetapi dalam perkembangannya, kata dia, tidak menutup kemungkinan diikuti oleh ibu-ibu rumah tangga yang bukan nasabah PNM Mekaar.

IKLAN INFOBRAND.ID

"Ini modalnya nol untuk ibu-ibu, modal dari kita semua. Namun dari modal yang satu biji, satu kotak ini kita kembangkan bisa lebih banyak, diperbanyak, nah perbanyakan inilah kita berikan kepada masyarakat yang belum mendapatkannya," paparnya.

Ia mengakui budi daya lebah madu klanceng jenis Tetragonula biroi tersebut untuk sementara hanya di Langgongsari karena kondisi alam dan ketersediaan vegetasi sangat mendukung untuk kegiatan tersebut.

Disinggung mengenai hasil panen perdana madu klanceng di Desa Langgongsari, dia mengatakan dari satu kotak bisa menghasilkan madu sebanyak delapan botol, masing-masing sebanyak 100 mililiter.

"Padahal madu klanceng ini paling mahal harganya karena keterbatasan sediaan, tapi yang membutuhkan banyak. Satu botol yang 100 mililiter ini dijual Rp125.000, padahal satu kotak bisa menghasilkan delapan botol, 'kan luar biasa," jelasnya.

Selain dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, kata dia, madu klanceng sebenarnya dapat membantu upaya penanganan stunting karena mengandung banyak vitamin.

IKLAN INFOBRAND.ID

Dengan demikian, lanjut dia, madu klanceng tersebut selain dijual juga bisa dikonsumsi oleh ibu-ibu hamil dan anak-anaknya.

"Ini yang penting, tidak semua orang bisa menikmati madu karena harga. Tetapi di sini, di Langgongsari, semua orang nanti bisa pelihara madu dan kami akan menjadikan Desa Langgongsari sebagai sentra madu klanceng, kami akan bikin Kampung Madani di Desa Langgongsari nantinya," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Tim Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Fakultas Biologi Unsoed Purwokerto Prof Imam Widhiono mengatakan lebah klanceng jenis Tetragonula biroi itu dipilih dengan pertimbangan serangga tersebut tidak bersengat (stingless bee honey) mengingat kegiatan yang dilakukan di Langgongsari dalam rangka pemberdayaan perempuan.

Selain memberikan pelatihan budi daya lebah klanceng, kata dia, pihaknya bersama PNM juga akan membantu dalam mengelola pemasaran madunya.

Menurut dia, pihaknya juga berkewajiban untuk terus melakukan penelitian terkait dengan cara memisahkan koloni yang efektif dan sebagainya termasuk membuat inovasi produk turunan madu klanceng.

IKLAN INFOBRAND.ID

"Hasil-hasil penelitian tersebut nantinya akan dibawa ke masyarakat untuk diterapkan dalam budi daya lebah klanceng," ungkapnya.

Dalam pemanenan perdana madu klanceng tersebut, tim dari Fakultas Biologi Unsoed juga memperkenalkan produk turunan madu klanceng berupa masker wajah hasil penelitian mahasiswa.

Baca berita lainnya di Google News


Share This Article!

Video Pilihan dari INFOBRAND TV

Article Related


BSI Maslahat Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Demak

BSI Maslahat Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Demak
INFOBRAND.ID, JAKARTA - BSI Maslahat menyalurkan bantuan kepada penyintas banjir di Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, senilai Rp100...


Jaga Kawasan Konservasi, Perusahaan Sawit Gandeng Masyarakat Setempat

Jaga Kawasan Konservasi, Perusahaan Sawit Gandeng Masyarakat Setempat
INFOBRAND.ID, JAKARTA - Perusahaan sawit PT Rimba Harapan Sakti (RHS), Wilmar Group menggandeng masyarakat di sekitar Kawasan Konservasi Sungai Pukun...


Tahun Lalu, PLN Indonesia Power Jalankan 1.886 Program SGD's

Tahun Lalu, PLN Indonesia Power Jalankan 1.886 Program SGD's
INFOBRAND.ID, JAKARTA - PT PLN Indonesia Power telah menjalankan sebanyak 1.886 program Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development...


Dukung Keberlanjutan Perekonomian Lokal, ASDP Terus Bina UMKM

Dukung Keberlanjutan Perekonomian Lokal, ASDP Terus Bina UMKM
INFOBRAND.ID, JAKARTA - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus membina usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam mendukung keberlanjutan perekono...