Senin, 24 Juni 2024

Follow us:

infobrand
10th INFOBRAND

PT. Bio Farma Tingkatkan Kualitas Ternak Lewat Program CSV

Posted by: 2281 viewer

PT. Bio Farma Tingkatkan Kualitas Ternak Lewat Program CSV
Penjurian Top CSV Award 2021 - PT. Bio Farma (foto istimewa)

JAKARTA, INFOBRAND.ID - PT. Bio Farma (Persero) sebagai perusahaan BUMN yang bergerak di bidang farmasi serta berpegang teguh pada filosofi, budaya dan memiliki Visi menjadi perusahaan yang mempunyai tanggung jawab sosial yang terpercaya bereputasi global dalam pengembangan  masyarakat dan pelestarian lingkungan, serta sebagai perusahaan yang memiliki Misi untuk Meningkatkan reputasi perusahaan, kesejahteraan masyarakat, & perbaikan mutu lingkungan hidup yang  berkelanjutan melalui program kesehatan, pendidikan,  ekonomi, serta penyelamatan lingkungan hidup yang  berdampak luas.

Serta tak ketinggalan, dalam menciptakan hubungan yang harmonis antara perusahaan,  pemerintah dan masyarakat perusahaan mengimplementasikan  program CSR. Dan dalam meningkatkan efektivitas & efisiensi pengelolaan program CSR dengan mengikutsertakan partisipasi masyarakat untuk  berperan aktif dalam rangka pengembangan masyarakat

Bio Farma saat ini dikenal sebagai Trusted Partner Organisasi Global, karena perusahaan sendiri dalam menjalankan tugasnya sudah berhasil mengamankan supply vaksinasi Nasional, meningkatkan peran Indonesia di Negara OKI dan negara berkembang serta menjadi Global Health Security.

IKLAN INFOBRAND.ID

Tak hanya itu, perusahaan juga memiliki beberapa program Creating Shared Value guna menambahkan nilai kemanusiaan di perusahaan, untuk Bio Farma sendiri memiliki kegiatan “Program Sustainibility To Improve Quality of Better Life” yang dimana kegiatan ini menciptakan ketahanan pakan yang tangguh, melalui kemandirian pakan dan peningkatan kualitas ternak.

Berkat proogram tersebut, PT. Bio Farma berhasil masuk dalam nominasi penjurian Top CSV Award yang diadakan oleh Infobrand.id bekerjasama dengan TRAS N CO Indonesia yang digelar, Senin (27/9/21).

Dalam pemaparannya dihadapan dewan Juri, R Herry, selaku Kepala Divisi Pengelolaan Lingkungan dan Sosial Bio Farma menjelaskan terkait programnya. “Dari program CSV yang kami adakan, ada peluang produk yang kami kembangkan sehingga menghasilkan bagi perusahaan, masyarakat dan tentunya partner kerja kami. Untuk produknya sendiri yaitu Pakan Hewan dan Penunjang Hewan yang tentunya bisa dikembangkan, karena jika langsung di bisniskan akan berlangsung complicated”

Dari Pakan Hewan dan Penunjang Hewan yang berasal dari Kuda, dalam menghasilkan anti bisa serum yang berkualitas harus dihasilkan dari kualitas terbaik. Kualitas kuda yang terbaik bisa dilihat dari pakan rumputnya. Pakan rumput selama ini banyak kekurangan dan sistem kualitas dan kuantitasnya sangat tidak bisa di supply, termasuk di masyarakat sekitar.

“Didaerah Cisarua sendiri, perusahaan memiliki petani dan peternak yang kekurangan rumput terutama saat musim kemarau. Dengan adanya masalah seperti ini, kuda yang akan digunakan sebagai antiserum tersebut terganggu.” Tambahnya.

IKLAN INFOBRAND.ID

Menurut pernyataan potensi hijauan pakan ternak, di Indonesia keberadaan kayu kikuyu teridentifikasi pada daerah-daerah yang bertemperatur dingin, sehingga sebarannya berada pada daerah-daerah dataran tinggi. Kehadirannya belum masif dan sedikit sekali sebagai rumput budidaya, walaupun potensi produksi dan kualitasnya sangat bagus dikarenakan tidak adanya pusat benih rumput kikuyu baik pada perguruan tinggi maupun lembaga penelitian peternakan/pertanian karena belum adanya perhatian secara khusus.

“Dan selama 5 tahun ini, kami melakukan strategi dalam menjawab pernyataan tersebut diawali dengan Revetigasi kawasan Kebun Rumput dan setelahnya menyeleksi dan menganalisa, mengkoleksi dan maintance Master Seed serta melakukan produksi rumput. Selanjutnya, dalam working seed, kami melakukan karakterisasi serta sertifikasi dan smart farming untuk Bibit Rumput varietas baru BBU ke Paten DNA (Forage Seed Center).” jelas Herry.

Setelah melakukan proses tersebut, dampaknya terlihat dari perbandingan kualitas rumput BBU dan Pellet Makanan Ternak. Dijelaskan Herry bahwa kandungan nutrisi yang dimiliki oleh rumput BUU mampu menyaingi kandungan nutrisi pada Pakan Pellet Hewan. Dampak pada perusahaan sendiri juga bisa dilihat dari perusahaan yang memiliki lahan rumput 4 Ha dengan kandungan nutrisi tinggi dan mereduksi biaya pakan perusahaan sebesar kurang lebih 500 juta/tahun.

Selanjutnyam pada tiap tahun berjalannya program, terus menunjukkan  adanya peningkatan dari tahun 2019-2020-2021. Ketika  ditahun 2019 nilai SROI adalah 3,31. Meningkat ditahun 2020 menjadi 5,37 dan ditahun 2021 menjadi 7,03.

Dalam menanggapi presentasi yang dihadirkan oleh PT. Bio Farma, Drs. Mas Achamd Daniri, MEs, selaku Anggota Dewan Pakar KNKG dan Ketua Umum Asosiasi GRC Indonesia menanyakan hal terkait program CSV perusahaan. “Dalam kegiatan yang dilakukan oleh PT. Bio Farma apa kaitannya terkait dengan SDGs. Karena program CSV seharusnya sangat berkaitan tentunya”

IKLAN INFOBRAND.ID

Menjawab pertanyaan tersebut Herry menjelaskan “Tentu dalam kegiatan kami sangat berpengaruh ke dalam SDGs, untuk sektor lingkungan sendiri kami masuk, kami juga menuntaskan kemiskinan serta kelaparan tentunya dan menghadirkan pendidikan berkualitas bagi penerus bangsa. Termasuk juga dalam pemberdayaan masyarakatnya. Dan yang paling utama dari semua itu adalah penanganan perubahan iklim”

Sebagai informasi, TOP CSV Award 2021 merupakan sebuah penghargaan bergengsi yang diberikan kepada perusahaan atau brand yang telah berhasil menjalankan program “creating share value”. Top CSV Award terselenggara berkat kerjasama INFOBRAND.ID sebagai Indonesia number one brand media, bekerjasama dengan TRAS N CO Indonesia sebagai perusahaan yang fokus pada penelitian dan perkembangan brand di Indonesia, dan Departemen Manajemen Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Airlangga.

Penjurian dilakukan oleh Dr. Gancar C Premananto, CMD, selaku Head of Management Department FEB, Universitas Airlangga, dan Senior Consultant & Mentor CSV, Tri Raharjo, selaku CEO TRAS N CO Indonesia, sekaligus Founder Komunitas Indonesia Brand Network, dan Drs. Mas Achmad Daniri, MEc, selaku Ketua Komite Nasional Kebijakan Governance, Pakar Good Corporate Governance (GCG), dan Penulis Buku Lead By CSV.

Susilowati Ningsih, CEO INFOBRAND GROUP mengatakan, setelah proses penjurian, dan pengumuman serta masuk dalam Nominasi TOP CSV Award 2021. Sedangkan penghargaan TOP CSV Award 2021 akan diberikan bersamaan dengan pengelangaraan Webinar Nasional pada tanggal 14 Oktober 2021, dengan Tema "CSR to CSV", yang bertujuan mengedukasi para pelaku CSR untuk melakukan transformasi program CSR menjadi CSV (Creating Shared Value) bukan hanya konsen pada dampak sosial saja tetapi juga dampak ekonomi. 

 

Baca berita lainnya di Google News


Share This Article!

Video Pilihan dari INFOBRAND TV

Article Related


Chicking Indonesia Tawarkan Sensasi Makanan Khas Timur Tengah

Chicking Indonesia Tawarkan Sensasi Makanan Khas Timur Tengah
INFOBRAND.ID-Chicking, restoran asal Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) yang menawarkan menu makanan khas Timur Tengah. Chicking menyajikan hidangan kh...


Ayam Goreng Fatmawati di Makassar Rebranding Jadi Lokarasa

Ayam Goreng Fatmawati di Makassar Rebranding Jadi Lokarasa
INFOBRAND.ID-Rebranding memang bukanlah menjadi hal yang asing bagi perusahaan. Langkah ini menjadi salah satu bagian dari strategi bisnis. Banyak ala...


Kisah Inspiratif Ayam Penyet Ria, Usaha Sederhana Sukses Go Global

Kisah Inspiratif Ayam Penyet Ria, Usaha Sederhana Sukses Go Global
INFOBRAND.ID-Di masa Pandemi Covid-19 berkepanjangan membawa banyak dampak dan perubahan signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan masyarakat. Tak...


Ingin Ikut Kemitraan Tomoro Coffee? Segini Biaya Investasinya

Ingin Ikut Kemitraan Tomoro Coffee? Segini Biaya Investasinya
INFOBRAND.ID-Masyarakat Indonesia termasuk salah satu penikmat kopi. Bahkan, ngopi saat ini sudah menjadi bagian dari gaya hidup, terutama m...