Selasa, 19 Oktober 2021

Follow us:

infobrand

infobrand

Target Warga Eropa, Produk Laut Indonesia Untung Transaksi USD 7,5 Juta

Posted by: 13-10-2021 13:43 WIB 84 viewer

Target Warga Eropa, Produk Laut Indonesia Untung Transaksi USD 7,5 Juta
Dok. Kementerian Kelautan dan Perikanan

JAKARTA, INFOBRAND.ID - Kualitas produk hasil laut Indonesia terbukti mampu memikat buyers Eropa. Ini terlihat saat mengikuti The Conxemar International Frozen Seafood Fair ke-22 yang diselenggarakan pada 5—7 Oktober 2021 di Fundación Instituto Feiral de Vigo (IFEVI), Vigo, Spanyol. Pada pameran dagang internasional tahunan itu hasil laut dan produk hasil laut meraup potensi transaksi sebesar USD 7,5 juta atau sekitar Rp 75,62 miliar.

“Perwakilan Perdagangan Indonesia di Spanyol, yaitu Atase Perdagangan Madrid bersama Indonesian Trade Promotion (ITPC) Barcelona gencar melakukan promosi perikanan Indonesia untuk menarik para buyers dunia, khususnya di kawasan Eropa. Terbukti dengan torehan potensi transaksi dalam pameran ini yang mencapai lebih dari USD 7,5 juta atau sekitar Rp 75,62 miliar,” kata Atase Perdagangan Madrid Novita Sari.

Novita melanjutkan, produk yang paling diminati pada pameran ini antara lain tuna, gurita, sarden dan tuna kaleng, udang, daging kepiting, cumi, serta sotong. “Diharapkan eksportir Indonesia dapat memenuhi permintaan tersebut dan tingginya biaya logistik saat ini tidak menjadi penghambat realisasi permintaan tersebut,” ujarnya.

Pada pameran ini, Paviliun Indonesia menempati zona E8–Hall Internasional seluas 75 m2 bersebelahan dengan beberapa negara lainnya seperti Peru, Maroko, Australia, Irlandia, Norwegia, Alaska, Ekuador, Panama, dan Guinea-Bissau.

Sebanyak tujuh perusahaan ditampilkan di Paviliun Indonesia. Dari jumlah tersebut enam di antaranya berasal dari Indonesia dan satu perusahaan asal Spanyol. Perusahaan Indonesia terdiri atas PT Siger Jaya Abadi, CV Pasific Harvest, PT Nuansa Cipta Magello, PT Fresh On Time Seafood, dan PT Sekar Bumi Tbk. Sedangkan perusahaan Spanyol yaitu Trade Solutions Seafood, yang telah bermitra dengan perusahaan Indonesia sejak 1998. Produk hasil laut unggulan Indonesia yang ditampilkan antara lain daging rajungan, kepiting dan sarden kalengan, cumi–cumi, kerapu filet, dan udang beku.

Menurut Novita, tercatat lebih dari 200 permintaan produk Indonesia selama pameran berlangsung. Permintaan tersebut berasal dari kawasan Eropa seperti Spanyol, Prancis, Portugal, Italia, dan Rusia; kawasan Amerika dan Amerika Latin; Afrika; serta Timur Tengah seperti Maroko, Algeria, dan Mauritius.

The Conxemar Fair merupakan pameran dagang internasional untuk hasil laut dan produk hasil laut yang dibekukan. Ajang ini mempertemukan produsen lokal, nasional, dan internasional terbaik serta dihadiri importir, eksportir, prosesor, produsen, distributor, dan industri pembantu lainnya. Pameran ini juga menjadi ajang pencarian referensi, berita, dan tren terbaru di sektor perikanan untuk beberapa waktu mendatang.

Pada gelaran ke-22 tahun ini, sebanyak 486 peserta dari 32 negara menempati lahan pameran seluas 31.500 m2. Selama tiga hari penyelenggaraan, tercatat lebih dari 22 ribu orang mengunjungi Conxemar Fair. Pengunjung tersebut berasal dari 95 negara di seluruh dunia, dengan jumlah terbanyak berasal dari Spanyol, Portugal, Italia, Prancis, dan Belanda.

Pada periode Januari—Juli 2021, ekspor Indonesia ke Spanyol mencapai USD 1,26 miliar. Nilai ini menunjukkan kenaikan sebesar 41,32 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sedangkan pada Juli 2021, ekspor Indonesia ke Spanyol tercatat sebesar Rp 220,14 juta naik 10,94 persen dibanding bulan sebelumnya yang tercatat sebesar USD 198,43 Juta. Sementara pada periode Januari—Juli 2021 ekspor produk perikanan Indonesia dengan HS 03 ke Spanyol tercatat sebesar USD 9,33 juta atau naik 15,91 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Pada periode tersebut ekspor produk perikanan olahan ke Spanyol dengan HS 1604 tercatat sebesar USD 8,39 juta.

“Diharapkan melalui keikutsertaan Indonesia di ajang The Conxemar International Frozen Seafood Fair ke-22 ini dapat meningkatkan akses pasar produk perikanan Indonesia ke depannya, tidak hanya di kawasan Eropa khususnya Spanyol tapi juga ke seluruh dunia,” ungkap Novita.


Kirimkan Press Release berbagai kegiatan aktifitas Brand Anda ke: infobrandindonesia@gmail.com



Article Related


UKM Binaan ECP Kemendag Kembali Tembus Pasar Ekspor!

UKM Binaan ECP Kemendag Kembali Tembus Pasar Ekspor!
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Kementerian Perdagangan melalui program pendampingan ekspor 2021 kembali berhasil mencetak pelaku usaha berorientasi eksp...


ZBRA-LX International Kolaborasi di Sektor Logistik

ZBRA-LX International Kolaborasi di Sektor Logistik
JAKARTA, INFOBRAND.ID - PT Zebra Nusantara Tbk (ZBRA) berkolaborasi dengan LX International yang sebelumnya dikenal dengan nama LG International dari...


3 Penggunaan Graph Analytics Yang Mampu Majukan Industri Indonesia

3 Penggunaan Graph Analytics Yang Mampu Majukan Industri Indonesia
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Sebagai salah satu sektor dari manajemen data dengan pertumbuhan paling pesat, graph technology seperti graph d...


Ingin Bangun Startup, Ini Kompetensi Utama yang Diperlukan

Ingin Bangun Startup, Ini Kompetensi Utama yang Diperlukan
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Banyak hal yang harus diperhatikan dalam mengelola bisnis, sebab mengelola bisnis bukan hanya perkara pemasaran saja, tetapi j...