Jum'at, 23 Februari 2024

Follow us:

infobrand

UMKM di 194 Desa Sejahtera Astra Masuk Pasar Ekspor

Posted by: 1250 viewer

UMKM di 194 Desa Sejahtera Astra Masuk Pasar Ekspor
Wanita Kelompok Tani DSA Al Barokah Susukan Semarang sedang mengolah produk turunan beras organik/Istimewa

JAKARTA, INFOBRAND.ID - Di tengah pandemi Covid-19 yang sangat berdampak bagi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), diperlukan sebuah terobosan untuk membantu UMKM agar dapat bertahan, sehingga mereka tetap berkontribusi terhadap pemulihan ekonomi nasional melalui penciptaan lapangan kerja.

Salah satu terobosan itu adalah bagaimana UMKM dapat berinovasi, sehingga di tengah melemahnya permintaan di pasar domestik, mereka dapat mencari sumber pasar baru di luar negeri melalui ekspor.

Dengan dukungan dari program Desa Sejahtera Astra (DSA), sejumah UMKM di 194 DSA berhasil berinovasi, sehingga sekitar 74 produk lokalnya telah menembus pasar ekspor dan dipasarkan ke mancanegara.

IKLAN INFOBRAND.ID

Saat ini tercatat 20 desa yang tergabung dalam DSA Indragiri Hilir, Riau, mengekspor 26 ton kopra per bulan dengan tujuan pasar di India, Pakistan, dan Uni Emirat Arab. 

Sebanyak 20 desa yang tergabung dalam program DSA Kendal, Jawa Tengah, mengekspor 10 ton essential oil per bulan dengan tujuan pasar di Amerika Serikat, China, Belgia, Perancis, dan El Salvador. 

Selain itu ada 15 ton beras organik per bulan telah diekspor oleh DSA Al Barokah Susukan, Semarang, dengan tujuan pasar ekspor di Yordania dan Qatar.

“Masuknya Astra ke desa kami memberikan dampak positif karena Astra memberikan jalan untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan. Selain pendapatan yang meningkat, target pasar meluas, jumlah desa yang terpapar program DSA pun bertambah,” kata Ketua Kelompok Tani DSA Al Barokah Susukan, Mustofa dalam sebuah webinar, Rabu (28/7/2021).

Dari timur Indonesia, DSA Lombok dan Bima mengekspor sorghum olahan sebanyak 2.000 potong dengan negara tujuan Taiwan dan Asia Tenggara serta DSA Buton yang mengekspor 20 ton buah mete dengan tujuan negara Vietnam. 

IKLAN INFOBRAND.ID

Kisah tersebut hanya beberapa kesuksesan dari 74 produk yang telah diekspor dari UMKM di 194 DSA yang berhasil mencetak nilai transaksi hingga Rp3,4 miliar sepanjang 2021.

Keberhasilan mendorong UMKM di DSA tersebut merupakan bagian dari pendampingan dan pembinaan yang dilakukan Astra dan pihak lainnya, seperti Kementerian Koperasi & Usaha Kecil dan Menengah, Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia, dan Kementerian  Perdagangan Republik Indonesia.

Dalam upaya memperluas jaringannya, Astra menambah 175 Desa Sejahtera Astra dan 17 Kampung Berseri Astra di lokasi binaan baru sehingga secara keseluruhan bertambah menjadi 930 DSA dan 133 KBA yang tersebar di 142 Kabupaten dan 34 Provinsi. 
 
Penambahan Desa Sejahtera Astra dan Kampung Berseri Astra diharapkan dapat semakin memperluas jumlah UMKM serta penerima manfaat yang dibina oleh Astra. Hingga saat ini Astra telah membina lebih dari 14.700 UMKM dengan masyarakat penerima manfaat mencapai lebih dari 195.900 orang.

Baca berita lainnya di Google News


Share This Article!

Video Pilihan dari INFOBRAND TV

Article Related


Garuda Indonesia Luncurkan Pesawat Pokemon

Garuda Indonesia Luncurkan Pesawat Pokemon
INFOBRAND.ID - Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia, secara resmi mengumumkan peluncuran livery terbarunya yakni kartun Pokemon yang lucu pa...


Lindungi Pengguna, WhatsApp akan Batasi Screenshot Foto Profil

Lindungi Pengguna, WhatsApp akan Batasi Screenshot Foto Profil
INFOBRAND.ID, JAKARTA - Aplikasi pesan instan, WhatsApp, tengah melakukan pengetesan untuk pembatasan tangkapan layar atau screenshot pada foto profil...


Garuda Indonesia Laksanakan CNY Sales Blitz di Kuala Lumpur

Garuda Indonesia Laksanakan CNY Sales Blitz di Kuala Lumpur
INFOBRAND.ID, JAKARTA - Maskapai nasional Garuda Indonesia menggelar "Chinese New Year (CNY) Sales Blitz 2024" selama empat hari sejak 19 Fe...


Analisis Ekonomi: Tahan BI-Rate di level 6% dapat Menekan Inflasi jelang Ramadhan

Analisis Ekonomi: Tahan BI-Rate di level 6% dapat Menekan Inflasi jelang Ramadhan
INFOBRAND.ID - Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 20-21 Februari 2024 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 6,00%, suku bunga De...