Rabu, 21 Agustus 2019

Follow us:

infobrand

infobrand

UMKM Indonesia Masih Belum Maksimal Garap Peluang Go Digital, Kenapa?

Posted by: 12-02-2019 17:06 WIB 398 viewer

UMKM Indonesia Masih Belum Maksimal Garap Peluang Go Digital, Kenapa?
Ilustrasi digital

INFOBRAND.ID – Di era digital ini, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) perlu mendapat dukungan maksimal dari pemerintah. Hal ini sejalan dengan  perkembangan industri 4.0 yang saat ini serba digital. Apalagi UMKM tengah dijadikan sebagai salah satu pilar dan tonggak ekonomi Indonesia. Sehingga pelaku UMKM harus bisa memaksimalkan peluang tersebut.

Pengamat ekonomi digital yang juga menjabat sebagai CEO PT Duta Sukses Dunia, Yudi Candra mengatakan, pelaku UMKM yang sudah go digital masih sangat sedikit. Menurutnya, hingga akhir tahun 2018, jumlah usaha mikro sebanyak 58,91 juta unit, usaha kecil 59.260 unit dan usaha besar 4.987 unit. Meski demikian, hanya 5 persen yang sudah go digital dan sisanya masih konvensional.

“Ada beberapa faktor yang menyebabkan pertumbuhan UMKM di Indonesia melambat seperti masalah modal, sumber daya manusia dan menembus pasar. Itulah pentingnya UMKM melek media supaya mampu merambah pasar lebih luas,” ujar Yudi pada wartawan di Jakarta, Selasa (12/2/2019).

Meski saat ini media sosial bisa dijadikan sebagai wadah promosi secara gratis, tapi tetap saja banyak pelaku UMKM yang tak bisa memanfaatkan peluang tersebut. Hal itu, lanjut Yudi, karena minimnya pendampingan dari pemerintah akan pemahaman tentang digitalisasi dan potensi media sosial sebagai sarana promosi.

“Masih banyak pelaku usaha yang tidak punya media sosial. Bahkan tidak sedikit yang sudah punya tapi tidak bisa mengoperasikannya karena dibuatkan orang lain. Lantas, bagaimana mereka bisa mempromosikan produknya kalau tidak punya akun media sosial atau tidak mengoperasikannya,” jelasnya.

Dengan adanya pendampingan maksimal dari pemerintah, Yudi berharap, UMKM nasional bisa mendongkrak ekonomi dan taraf hidup masyarakat luas.

“Karena UMKM butuh perhatian lebih, bukan dibiarkan liar jalan sendiri-sendiri,” pungkasnya. [ded]


Kirimkan Press Release berbagai kegiatan aktifitas Brand Anda ke: infobrandindonesia@gmail.com



Article Related


IAID 2019: WIKA Perpanjang Rekam Jejak, Pengembangan Ekspansi Bisnis di Afrika Senilai US$365 Juta

IAID 2019: WIKA Perpanjang Rekam Jejak, Pengembangan Ekspansi Bisnis di Afrika Senilai US$365 Juta
DENPASAR, INFOBRAND.ID – Bertempat di Ballroom Bali Nusa Dua Convention Center, Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Retno L.P. Marsudi membu...


Perbankan Harus Adaptif Dengan Teknologi Digital Banking 4.0

Perbankan Harus Adaptif Dengan Teknologi Digital Banking 4.0
JAKARTA, INFOBRAND.ID – Era digital banking 4.0 menjadi peluang perbankan untuk lebih berinovasi. Hal ini dilakukan guna menyikapi persaingan se...


Pemerintah Anggarkan Rp419 Triliun untuk Infrastruktur Pada 2020

Pemerintah Anggarkan Rp419 Triliun untuk Infrastruktur Pada 2020
Pemerintah berencana untuk menggelontorkan anggaran infrastruktur dari APBN 2020 sebesar Rp419,2 triliun. Jumlah tersebut meningkat 4,9% dibanding pag...


Pasar iDEA 2019: Festival Belanja Online to Offline Terbesar di Indonesia

Pasar iDEA 2019: Festival Belanja Online to Offline Terbesar di Indonesia
Pasar idEA, festival belanja online to offline yang pertama dan terbesar di Indonesia yang diselenggarakan oleh Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) b...


Sign In
VIP Members

BRAND UPDATES











Index

PRODUCT UPDATE






Index

OPPORTUNITIES UPDATE




Index