Kamis, 22 Februari 2024

Follow us:

infobrand

Upaya Hippo Kuasai Pasar Powerbank & Accessories Gadget di Indonesia

Posted by: 3187 viewer

Upaya Hippo Kuasai Pasar Powerbank & Accessories Gadget di Indonesia
Hippo Digital Center Team

JAKARTA, INFOBRAND.ID - Powerbank kini sudah menjadi sebuah kebutuhan yang sangat penting bagi kebanyakan orang. Dengan berbagai macam aktivitas pengguna smartphone yang cukup lama, tentu saja ini akan membuat daya ponsel menjadi cepat habis. Di saat itulah peran powerbank sangat dibutuhkan.

Terlebih di Indonesia sendiri penetrasi smartphone cukup besar, sekitar seperempat dari total populasi. Berdasarkan data dari Statista, pengguna smartphone telah mencapai 28% dari total penduduk Indonesia pada 2019, naik 2% dari tahun sebelumnya. Angka ini akan merayap pelan hingga empat tahun ke depan yang diramal sekitar 33% dari total penduduk Indonesia.

Melihat angka yang terus merangsek naik tersebut, tentunya ini menjadi peluang yang bisa dimanfaatkan oleh brand-brand pendukungnya, termasuk pioneer powerbank di Indonesia yakni Hippo.

IKLAN INFOBRAND.ID

Berada di bawah PT Inti Cemerlang Selaras, brand lokal ini pertama kali hadir di Indonesia sejak 2010 lalu melalui powerbank pertamanya yakni Tipe Evo 5600. Dimana saat itu belum ada pesaingnya, sehingga tak heran kalau kehadiran Hippo langsung diterima dengan baik oleh masyarakat. Karena powerbank besutannya ini telah menjadi pengganti listrik yang dapat mengisi daya smartphone.

“Asal muasalnya itu memang diawali dengan produk powerbank yang dimana kita adalah pioneer-nya. Namun seiring berjalannya waktu, produksi kita semakin berkembang tak hanya dari powerbank saja, tapi ke aksesoris pendukung lainnya seperti car charger, travel charger, handsfree blutooth, baterai, tempered glass dan produk lainnya,” ungkap Manager Marcomm & PR PT Inti Cemerlang Selaras, Yosia Nitiatmadja.

Yosia mengungkapkan, dari tahun ke tahun penjualan powerbank Hippo tercatat telah mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan, bahkan nyaris tidak ada penurunan sama sekali. Di tahun 2019 sendiri, penjualan powerbank Hippo naik sekitar 10% dibanding tahun sebelumnya. Sementara untuk tahun 2020, penjualan Hippo dipatok hingga 20%.

Untuk bisa mencapai target tersebut, Hippo pun telah menyiapkan sejumlah strategi. Salah satunya bekerjasama dengan pemain ecommerce di Indonesia seperti Shopee, Lazada, Tokopedia, Bukalapak dan JD.ID dan lain sebagainya.

“Terus terang pasar powerbank itu luas banget. Dimana yang awalnya hanya dikenal oleh orang-orang di kategori remaja hingga dewasa, kini anak SD pun sudah pakai powerbank. Jadi ini peluang yang cukup bagus untuk Hippo. Untuk itu di tahun 2020 ini kita akan semakin gencar menjalin kerjasama dengan seluruh pemain ecommerce yang ada di Indonesia. Tujuannya, agar target penjualan tercapai,” papar Yosia.

IKLAN INFOBRAND.ID

Menurut Yosia, Hippo memiliki keunggulan yang tak dimiliki para pesaingnya saat ini. Salah satunya adalah Layanan Garansi / After Sales Hippo dengan Garansi 5 menit Ganti Baru dan Layanan Garansi + (Plus) yaitu Full Damage Coverage (Rusak kondisi apapun diganti Baru) sekalipun kerusakan yang diakibatkan dari si penggunanya.

Di tahun 2020 ini, Hippo hadir dalam sebuah aplikasi bernama Hippoku. Dimana aplikasi ini bisa didownload di Playstore maupun iOS. Keuntungan dari aplikasi ini adalah bisa menambah masa garansi menjadi tiga tahun (normal 12 bulan).

“Saat ini, kita telah memiliki 80 titik layanan Hippo Care yang telah tersebar di berbagai kota besar di Indonesia. Kita akan terus dampingi konsumen dengan layanan yang begitu baik dengan harapan produk ini akan terus diterima baik oleh masyarakat,” jelasnya.

Belum lama ini, Hippo juga telah meluncurkan produk terbarunya yakni Hippo Elite yang merupakan produk Hippo dengan kasta tertinggi. Tak hanya powerbank, Hippo Elite juga mencakup adaptor, handsfree bluetooth dan kabel data. Produk terbaru Hippo ini pun sukses meraih penghargaan Editor Choice Award 2019 dari majalah Marketeers.

Saat ini, Hippo masih fokus untuk pasar Indonesia. Meski begitu, tak menutup kemungkinan jika kedepannya produk ini akan ekspansi ke luar negeri. “Saat ini kita masih concern di Indonesia. Karena disini kita juga belum masuk 100%. Kita baru masuk di kota-kota besar saja, belum masuk ke kabupaten-kabupaten. Tapi kita sudah punya business plan ke arah sana (ekspor luar negeri),” tutup Yosia

Baca berita lainnya di Google News


Share This Article!

Video Pilihan dari INFOBRAND TV

Article Related


Garuda Indonesia Luncurkan Pesawat Pokemon

Garuda Indonesia Luncurkan Pesawat Pokemon
INFOBRAND.ID - Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia, secara resmi mengumumkan peluncuran livery terbarunya yakni kartun Pokemon yang lucu pa...


Lindungi Pengguna, WhatsApp akan Batasi Screenshot Foto Profil

Lindungi Pengguna, WhatsApp akan Batasi Screenshot Foto Profil
INFOBRAND.ID, JAKARTA - Aplikasi pesan instan, WhatsApp, tengah melakukan pengetesan untuk pembatasan tangkapan layar atau screenshot pada foto profil...


Garuda Indonesia Laksanakan CNY Sales Blitz di Kuala Lumpur

Garuda Indonesia Laksanakan CNY Sales Blitz di Kuala Lumpur
INFOBRAND.ID, JAKARTA - Maskapai nasional Garuda Indonesia menggelar "Chinese New Year (CNY) Sales Blitz 2024" selama empat hari sejak 19 Fe...


Analisis Ekonomi: Tahan BI-Rate di level 6% dapat Menekan Inflasi jelang Ramadhan

Analisis Ekonomi: Tahan BI-Rate di level 6% dapat Menekan Inflasi jelang Ramadhan
INFOBRAND.ID - Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 20-21 Februari 2024 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 6,00%, suku bunga De...