Jum'at, 21 Juni 2019

Follow us:

infobrand

infobrand

Usaha Sendiri Atau Franchise, Mana Lebih Untung?

Posted by: 01-02-2019 09:00 WIB 363 viewer

Usaha Sendiri Atau Franchise, Mana Lebih Untung?
Utomo Njoto, Senior Franchise Consultant di FT Consulting Indonesia/ Foto: dok istimewa

Ada banyak strategi yang bisa dipilih saat baru akan mulai merintis sebuah usaha, bisa dengan membuka usaha sendiri atau pun dengan membeli bisnis franchise. Dimana tujuan keduanya adalah sama, yakni meraih keuntungan serta menambah kekayaan pelaku usaha.

Kendati demikian, masih banyak pertimbangan-pertimbangan yang saling mempengaruhi antara dua pilihan tersebut sehingga membuat calon pelaku usaha cukup bingung untuk memilih mana yang lebih menguntungkan.

Senior Franchise Consultant di FT Consulting Indonesia, Utomo Njoto mengatakan, baik bisnis franchise maupun usaha sendiri masing-masing memiliki plus minus yang harus dipahami oleh calon pelaku usaha. Sehingga calon pelaku usaha bisa mencermati setiap peluang serta risiko dari bisnis tersebut.

“Kalau usaha sendiri sudah pasti modal yang dikeluarkan lebih rendah dan profit yang didapat bisa lebih tinggi kalau performance-nya sama dengan yang franchise. Sementara kalau franchise itu kan harus ada biaya franchise, royalti dan lain sebagainya,” ucap Utomo saat berbincang dengan wartawan usai menggelar seminar bertajuk ‘Usaha Sendiri Atau Franchise? Kenali Kiat dan Perangkapnya’ di GoWork FX Sudirman, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (30/1/2019).

Menurutnya, usaha sendiri bisa lebih bebas dalam berinovasi dan bereksperimen. Meski begitu, tingkat risikonya juga lebih tinggi jika dibanding dengan bisnis franchise yang bisa dibilang sudah melewati masa trial error.

Yang harus selalu diingat dan diperhatikan pula, stigma membeli franchise lebih aman daripada memulai usaha sendiri dengan cara dan merek sendiri tidak sepenuhnya benar, khususnya di Indonesia. Sama halnya dengan usaha sendiri, franchise tetaplah merupakan sebuah bisnis atau usaha yang juga memiliki risiko dan harus dilakukan dengan serius dan benar.

“Maka dari itu, orang juga kalau mau beli franchise harus lihat brandnya, jangan asal-asalan. Yang paling utama saat ingin membeli bisnis franchise adalah produk dan layanannya harus benar-benar spesial. Kalau itu tidak dapat maka risikonya sangat tinggi. Setelah itu pilih lokasi yang strategis, branding dan desain yang menarik, smart launching dan program promosi, dan harga yang cukup masuk akal. Karena seorang franchisor itu harus membuat relasinya win win,” tuturnya.

Dengan mempertimbangkan kelebihan dari masing-masing pilihan, maka keputusannya ada pada anda sebagai seorang calon pelaku usaha.

Selamat berwirausaha.


Kirimkan Press Release berbagai kegiatan aktifitas Brand Anda ke: infobrandindonesia@gmail.com



Article Related


Rahasia Agar Tetap Fokus Berkendara Selama Puasa

Rahasia Agar Tetap Fokus Berkendara Selama Puasa
JAKARTA, INFOBRAND.ID – Menjalani aktivitas di tengah ibadah puasa menjadi tantangan besar bagi umat muslim di seluruh dunia. Terutama bagi mere...


Membangun Rencana Transformasi Bisnis Digital

Membangun Rencana Transformasi Bisnis Digital
INFOBRAND.ID - Penyesalan terbesar di dunia investor Silicon Valley adalah melewati kesempatan menanamkan modal di bisnis Facebook diawal pengembangan...


4 Cara Nikmati Liburan Keluarga Saat Ramadhan ala OYO Hotel

4 Cara Nikmati Liburan Keluarga Saat Ramadhan ala OYO Hotel
JAKARTA, INFOBRAND.ID – Berpuasa bukanlah suatu halangan untuk bisa menikmati liburan. Apalagi, puasa tahun ini bertepatan dengan musim libur se...


6 Faktor Utama Agar Brand Bisa Tumbuh di Pasar Kompetitif

6 Faktor Utama Agar Brand Bisa Tumbuh di Pasar Kompetitif
JAKARTA, INFOBRAND.ID – Pada tahun 2018 lalu, perekonomian di Indonesia berkinerja cukup baik. Begitu juga dengan pasar FMCG (Fast Moving Consum...