Selasa, 26 Januari 2021

Follow us:

infobrand

infobrand

Wika Gedung (WEGE) Rombak Jajaran Komisaris dan Direksi, Ini Susunan Lengkapnya

Posted by: 29-07-2020 11:49 WIB 635 viewer

Wika Gedung (WEGE) Rombak Jajaran Komisaris dan Direksi, Ini Susunan Lengkapnya
dok. Wika Gedung (WEGE)

JAKARTA, INFOBRAND.ID - PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk. (WEGE) pada Selasa (28/7) kemarin menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Tahun 2020 di Best Western Premier The Hive, Jakarta. Salah satu agendanya adalah perubahan jajaran komisaris dan direksi Perseroan.

Dalam keputusan RUPSLB, dengan hormat Perseroan memberhentikan Destiawan Soewardjono sebagai dewan Komisaris Utama yang digantikan Sugeng Rochadi, Ridwan Abdul Muthalib sebagai Komisaris digantikan Bambang Pramujo dan Adji Firmantoro sebagai Komisaris Independen yang digantikan oleh Joseph Prayogo.

Sedangkan untuk jajaran Direksi sendiri, Perseroan memberhentikan dengan hormat Rudy Hartono sebagai Direktur Operasi 1 dan mengangkat Bagus Tri Setyana sebagai Direktur Operasi 1.

IKLAN INFOBRAND.ID

Sehingga dengan persetujuan RUPSLB, susunan Dewan Komisaris WEGE menjadi:

  1. Komisaris Utama: Sugeng Rochadi
  2. Komisaris: Ahmad Fadli Kartajaya
  3. Komisaris: Yulianto
  4. Komisaris: Bambang Pramujo
  5. Komisaris Independen: Joseph Prayogo

Sedangkan susunan Direksi menjadi sebagai berikut:

  1. Direktur Utama: Nariman Prasetyo
  2. Direktur Operasi 1: Bagus Tri Setyana
  3. Direktur Operasi 2: Mochamad Yusuf
  4. Direktur Keuangan, Human Capital & Manajemen Risiko: Syailendra Ogan
  5. Direktur Teknik & Pengembangan: Djaka Nugraha

Kontrak Baru Hingga Juni 2020

Capaian Kontrak Baru WEGE hingga Juni 2020 mencapai Rp1,02triliun. Capaian kontrak baru yang telah diperoleh tersebut antara lain: BI Palangkaraya, Gedung Mandiri Denpasar, RS Pertamina Simprug Corona, RS Antam Medika, The Park Mall Kendari (PSA), RSPJ Darurat Corono PT Pertamedika DKI Jakarta, RS Airlangga Surabaya Corona, RS Corona Lamongan, RSCM Darurat Corona RSCM DKI Jakarta dan Interior Gedung BUMN. Capaian Kontrak Baru tersebut menunjukkan komposisi pasar BUMN 42%, pemerintah 31% dan swasta 27%.

“Pandemi Covid-19, menyebabkan perlambatan di hampir seluruh sektor usaha di Indonesia, termasuk di bisnis konstruksi Gedung yang berimbas pada penurunan dan mundurnya tender-tender di awal tahun ini, namun bisnis WEGE saat ini tetap berjalan dan tumbuh, karena kami fokus pada pengerjaan proyek-proyek carry over yang telah kami peroleh di tahun sebelumnya,” ujar Nariman menjelaskan.

Laba Bersih WEGE Triwulan 1/2020 Rp82,88 Miliar

WEGE mencatatkan kinerja positif berdasarkan Laporan Keuangan per tanggal 31 Maret 2020 (Unaudited), hingga Triwulan 1/2020 WEGE meraih laba bersih Rp82,88 miliar atau naik 6,64% (yoy) dari capaian laba bersih di periode yang sama tahun lalu Rp77,71 miliar.

Peningkatan laba bersih tersebut ditopang oleh peningkatan pendapatan lainnya pada laba ventura bersama yang mengalami peningkatan sebesar Rp2,86 miliar atau tumbuh 20,69% (yoy) dari Rp13,81 miliar pada Triwulan 1/2019 menjadi Rp16,67 miliar pada Triwulan 1/2020. Adapun, kas dan setara kas per 31 Maret 2020 sebesar Rp877,04 miliar, total ekuitas senilai Rp2,24 triliun dan total aset sebesar Rp5,96 triliun.

Menurut Direktur Keuangan Syailendra Ogan, pencapaian ini didasari pada komitmen untuk fokus pada peningkatan laba perusahaan, salah satunya melalui pengelolaan keuangan terutama biaya dengan baik serta mampu mengendalikan kontrak-kontrak yang diperoleh melalui efisiensi pengendalian secara berjenjang dan sentralisasi.

WEGE Raih Rekor MURI Pelaksana Ahli Fungsi RSPJ dan Pembangunan RSPP Simprug Jakarta

Di hari yang sama, WEGE juga memperoleh Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai Pelaksana/kontraktor dua proyek Rumah Sakit Rujukan Covid-19 milik Pertamina. Rekor pertama sebagai Pelaksana Alih Fungsi RS BUMN menjadi RS Rujukan Covid-19 Tercepat (RS Pertamina Jaya Jakarta) dan yang kedua, Pelaksana Pembangunan RS BUMN Rujukan Covid-19 Modular dengan Ruang Rawat Inap Terbanyak (RSPP Extension COVID-19 Simprug Jakarta).

Atas pemecahan dua rekor ini, WEGE meraih penghargaan dari Museum Rekor–Dunia Indonesia (MURI). Piagam Penghargaan MURI dengan Nomor 9553/R.MURI/VII/2020 dan Nomor 9552/R.MURI/VII/2020 tanggal 22 Juli 2020 diumumkan dan diserahkan secara simbolis oleh Senior Manager MURI Awan Rahargo kepada Manajer Divisi Konstruksi 1 Kurniawan Prabawayudha di Best Western Premier The Hive Jakarta, Selasa (28/7).

Apresiasi ini merupakan Kontribusi WEGE dalam mendukung program pemerintah yang tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/169/2020 Tentang Penetapan Rumah Sakit Rujukan Penanggulangan Penyakit Infeksi Emerging Tertentu.


Kirimkan Press Release berbagai kegiatan aktifitas Brand Anda ke: infobrandindonesia@gmail.com



Article Related


Berkat Insurtech, 15 Juta Masyarakat Gunakan Asuransi  

Berkat Insurtech, 15 Juta Masyarakat Gunakan Asuransi  
JAKARTA - Perkembangan teknologi dalam bidang asuransi mendorong penetrasi asuransi di Indonesia. Igloo, perusahaan Insurtech Asia Tenggara mengklaim...


Perkuat Ekosistem Pertanian Dari Hulu ke Hilir, TaniHub Group Gandeng RNI

Perkuat Ekosistem Pertanian Dari Hulu ke Hilir, TaniHub Group Gandeng RNI
JAKARTA - TaniHub Group, startup agritech terkemuka di Indonesia, kembali berkolaborasinya dengan BUMN sebagai langkah strategis untuk menciptakan dam...


Sinar Mas Land Gandeng Kawan Lama Group Bangun Living World

Sinar Mas Land Gandeng Kawan Lama Group Bangun Living World
JAKARTA - Sinar Mas Land bekerjasama bekerjasama dengan Kawan Lama Group membangun proyek Living World di Kota Wisata Cibubur. Groundbreaking pembangu...


Manfaatkan Kemitraan, Ninja Express Targetkan 1900 Titik Ninja Point

Manfaatkan Kemitraan, Ninja Express Targetkan 1900 Titik Ninja Point
JAKARTA - Ninja Xpress, penyedia layanan logistik last-mile terkemuka di Asia Tenggara, di tahun 2021 ini menargetkan perkembangan bisnis dan ope...