BizTalk IBOS Expo 2026 Bahas Kompetensi Dasar UMKM Makanan Masa Purna Bakti
BizTalk IBOS Expo 2026 membahas kompetensi dasar UMKM makanan masa purna bakti bersama Yanty Melianty dari Magfood.
BizTalk IBOS Expo 2026 menghadirkan Yanty Melianty membahas kompetensi dasar UMKM makanan masa purna bakti.
INFOBRAND.ID, Jakarta - Rangkaian kegiatan BizTalk menjadi salah satu agenda edukatif yang diselenggarakan dalam IBOS Expo 2026 (Indonesia Brand & Business Opportunity Show Expo 2026) yang digelar oleh Media INFOBRAND.ID dan INFOOPPORTUNITY.ID bekerja sama dengan Asosiasi Brand Indonesia (ABI). Salah satu sesi BizTalk menghadirkan Yanty Melianty, CEO dan Founder PT Magfood Inovasi Pangan serta PT Magfood Amazy Internasional, yang membahas topik “Kompetensi Dasar 101 UMKM Makanan Masa Purna Bakti”.
BizTalk merupakan salah satu format kegiatan dalam IBOS Expo 2026 yang dikemas dalam sesi diskusi dan pemaparan praktis. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 18 Januari 2026 di Convention Hall, Grand Galaxy Park Mall, Bekasi. Sesi ini menjadi bagian dari agenda edukasi IBOS Expo 2026 yang dirancang untuk memberikan wawasan praktis dan pengetahuan dasar bagi pelaku usaha, khususnya di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bidang makanan.
Melalui tema yang diangkat, BizTalk ini membahas bekal kompetensi dasar yang dibutuhkan oleh pelaku UMKM makanan, terutama bagi individu yang memasuki masa purna bakti dan ingin memulai atau mengembangkan usaha secara berkelanjutan. Materi yang disampaikan mencakup kesiapan mental dan perencanaan usaha, pengelolaan operasional dasar, hingga pemahaman mengenai keberlanjutan bisnis di tengah dinamika pasar dan perubahan perilaku konsumen.
Dalam pemaparannya, Yanty Melianty menekankan bahwa kewirausahaan dapat menjadi pilihan produktif di masa purna bakti, tidak hanya untuk menjaga kemandirian ekonomi, tetapi juga sebagai bentuk kontribusi sosial melalui penciptaan lapangan kerja. Menurutnya, berwirausaha tetap relevan untuk dijalankan di berbagai fase kehidupan, termasuk setelah tidak lagi aktif bekerja secara formal.
“Memasuki usia produktif hingga masa purna bakti, berwirausaha menjadi salah satu pilihan yang relevan karena kita tetap bisa memiliki visi dan misi hidup, minimal membuka lapangan kerja untuk diri sendiri, bahkan bagi generasi di sekitar kita,” ujar Yanty.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sektor usaha makanan memiliki karakter persaingan yang sangat dinamis sehingga membutuhkan kesiapan mental dan daya juang yang kuat. Pelaku usaha dituntut untuk tidak mudah menyerah serta mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan pasar.
“Mental dan mindset wirausaha makanan harus tahan banting karena pergerakan dan persaingannya sangat cepat. Tanpa kesiapan mental yang kuat, pelaku usaha akan sulit bertahan,” jelasnya.
Berbekal pengalaman lebih dari 25 tahun mengelola berbagai skala usaha makanan, Yanty juga menyoroti pentingnya aspek keberlanjutan dalam menjalankan bisnis. Ia menilai bahwa meskipun usaha makanan relatif mudah dimulai dan memiliki pasar yang luas, risiko kegagalannya juga tinggi apabila tidak dikelola dengan kompetensi yang memadai.
“Usaha makanan bisa dimulai dengan modal kecil dan relatif mudah dijual, namun juga mudah berhenti jika tidak dikelola dengan baik. Tantangan terbesarnya ada pada sustainability. Dibutuhkan kompetensi seperti sistem produksi, standarisasi, jaringan, serta pemahaman terhadap pasar yang sangat dinamis,” ungkap Yanty.
Sesi BizTalk “Kompetensi Dasar 101 UMKM Makanan Masa Purna Bakti” dihadiri oleh pelaku UMKM, calon wirausaha, profesional perusahaan, peserta IBOS Expo 2026, serta undangan dari kalangan komunitas bisnis dan media. Kehadiran peserta dari berbagai latar belakang tersebut mencerminkan minat terhadap pengembangan usaha makanan sebagai salah satu sektor yang tetap relevan dan memiliki peluang di berbagai fase kehidupan, termasuk masa purna bakti.
Sebagai bagian dari IBOS Expo 2026, BizTalk menjadi wadah berbagi pengetahuan dan pengalaman praktis dari pelaku usaha yang telah berkecimpung langsung di industri. Melalui sesi ini, peserta mendapatkan gambaran mengenai langkah awal, tantangan, serta kesiapan dasar yang diperlukan dalam membangun dan mengelola UMKM makanan secara berkelanjutan.
IBOS Expo 2026 sendiri merupakan pameran brand dan peluang bisnis distributor, keagenan, reseller, maklon, kemitraan, dan waralaba yang menghadirkan berbagai model usaha. Melalui pameran dan rangkaian kegiatan edukatif seperti BizTalk, IBOS Expo 2026 mempertemukan pelaku usaha dengan calon mitra dan pemangku kepentingan dalam satu forum yang terintegrasi.
Selain sesi BizTalk, IBOS Expo 2026 juga menghadirkan rangkaian kegiatan lain yang menjadi bagian dari keseluruhan agenda pameran, antara lain Brand Indonesia Summit yang membahas strategi penguatan brand lokal menjadi brand nasional, Indonesia Entrepreneurship Summit yang mengulas isu kewirausahaan, kepemimpinan, serta pengelolaan bisnis, serta penyelenggaraan Award Ceremony Top Opportunity Choice Award 2026 dan Award Ceremony Top Entrepreneur Choice Award 2026. Seluruh rangkaian tersebut diselenggarakan secara terintegrasi dalam IBOS Expo 2026 sebagai forum yang mempertemukan pelaku usaha, pemilik brand, calon mitra, dan pemangku kepentingan bisnis dalam satu ekosistem kegiatan.

