Perangko Tahun Kuda Pos Indonesia Resmi Rilis
Pos Indonesia rilis perangko Tahun Kuda 2577 untuk Imlek 2026 dengan berbagai format koleksi dan jumlah cetak terbatas.
Perangko edisi khusus Tahun Kuda 2577 resmi diluncurkan Pos Indonesia menyambut Imlek.
INFOBRAND.ID, Jakarta – PT Pos Indonesia (Persero) meluncurkan perangko edisi khusus Tahun Kuda 2577 dalam rangka menyambut Tahun Baru Imlek. Seri perangko ini mulai beredar pada 10 Februari 2026 dengan denominasi Rp 10.000. Peluncuran perangko Tahun Kuda ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan inovasi produk filateli sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan semangat kolaborasi.
Perangko edisi khusus Imlek ini merupakan peluncuran ketiga secara berturut-turut. Sebelumnya, Pos Indonesia telah merilis seri Naga Kayu 2575 pada 2024 dan seri Tahun Ular 2576 pada 2025. Kehadiran seri Tahun Kuda 2577 menambah koleksi perangko tematik yang dihadirkan secara reguler setiap perayaan Imlek.
Manajer Konsinyasi dan Filateli Pos Indonesia, Ria Marantika, menjelaskan bahwa karakter Tahun Kuda memiliki makna yang relevan dengan semangat produktivitas dan adaptasi. “Karakter Tahun Kuda identik dengan optimisme, kemandirian dan jiwa petualang. Seperti kuda yang berlari maju tanpa ragu, tahun ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk terus bergerak, beradaptasi dengan perubahan zaman dan membangun harapan baru dengan semangat positif,” jelas Ria dalam keterangan persnya, Rabu (10/2).
Seri perangko Tahun Kuda 2577 tersedia dalam beberapa format. Masyarakat dapat membeli satu lembar utuh (fullsheet) yang terdiri dari 18 keping perangko dengan harga Rp 180.000. Selain itu, tersedia juga souvenir sheet seharga Rp 40.000, kemasan prisma seharga Rp 85.000, serta sampul hari pertama (first day cover) seharga Rp 33.000.
“Pos Indonesia mencetak 4.000 fullsheet prangko, 6 ribu souvenir sheet, 1.500 kemasan prisma dan 750 sampul hari pertama,” ujar Ria.
Menurut Ria, peluncuran perangko Imlek ini tidak hanya ditujukan bagi kolektor, tetapi juga sebagai sarana memperluas literasi filateli kepada generasi muda. Pos Indonesia juga menyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru Imlek kepada masyarakat Tionghoa. Melalui edisi khusus ini, perusahaan berharap momentum perayaan dapat menjadi bagian dari edukasi sekaligus pelestarian nilai sejarah melalui media perangko.
Antusiasme terhadap perangko Tahun Kuda juga datang dari kalangan filatelis. Tika, seorang kolektor perangko sejak 2012, mengaku tertarik menambah koleksinya. “Dari dulu saya sudah koleksi. Kali ini shio kuda, gambarnya bagus, jadi saya beli untuk koleksi,” jelasnya.
Peluncuran perangko Imlek tidak hanya dilakukan di Indonesia. Dalam satu bulan terakhir, sejumlah administrasi pos di berbagai negara juga merilis perangko bertema Tahun Kuda. Beberapa di antaranya adalah Singpost di Singapura, Hongkong Post, Australia Post, La Poste di Prancis, United States Postal Service di Amerika Serikat, China Post, serta United Nations Postal Administration.
Rilis serentak di berbagai negara tersebut menunjukkan bahwa perangko tematik Imlek masih memiliki daya tarik global, baik sebagai alat pembayaran pos maupun sebagai produk koleksi bernilai historis dan budaya.
Bagi Pos Indonesia, kehadiran perangko Tahun Kuda 2577 menandai kesinambungan inovasi produk filateli yang menyasar kolektor, komunitas, serta masyarakat umum yang ingin menjadikan perangko sebagai bagian dari dokumentasi momen penting. Dengan ragam format dan jumlah cetak yang terbatas, seri ini menjadi bagian dari portofolio produk tematik yang dirilis secara berkala oleh perusahaan.

