Jum'at, 27 Februari 2026

Follow us:

infobrand

Ari Askhara Mundur dari GTSI Usai Pimpin HUMI

Ari Askhara mundur dari GTSI setelah ditunjuk sebagai Dirut HUMI. Simak kronologi, pernyataan resmi, dan latar belakang kariernya.

Ari Askhara Mundur dari GTSI Usai Pimpin HUMI Ari Askhara resmi mengundurkan diri dari GTSI setelah diangkat sebagai Direktur Utama HUMI.

INFOBRAND.ID, Jakarta – I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau Ari Askhara mengajukan pengunduran diri dari jabatannya sebagai Direktur Utama PT GTS Internasional Tbk. (GTSI) setelah diangkat menjadi Direktur Utama PT Humpuss Maritim Internasional Tbk. (HUMI). Informasi tersebut disampaikan manajemen GTSI melalui keterbukaan informasi pada Rabu (18/2).

Selain Ari Askhara, Direktur GTSI Dira K. Mochtar juga mengajukan pengunduran diri. Surat permohonan pengunduran diri kedua direksi tersebut diterima perseroan pada 12 Februari 2026. Dalam keterangannya, manajemen menyebutkan, “Alasan pengunduran diri atas pertimbangan profesional.”

Pengunduran diri tersebut akan berlaku efektif setelah disetujui dalam perubahan susunan pengurus perseroan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada 26 Februari 2026. Hingga pelaksanaan RUPSLB, pengurusan dan pengelolaan GTSI sementara waktu dijalankan oleh Dewan Komisaris. Mekanisme tersebut mengacu pada Anggaran Dasar perseroan serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sebelumnya, Ari Askhara telah ditetapkan sebagai Direktur Utama PT Humpuss Maritim Internasional Tbk. (HUMI) melalui RUPSLB yang digelar pada 14 Januari 2026. Ia menggantikan Tirta Hidayat yang sebelumnya menjabat posisi tersebut. GTSI diketahui merupakan bagian dari Grup Humpuss, grup usaha yang berada dalam afiliasi yang sama dengan HUMI.

Dalam pernyataan resminya usai penunjukan di HUMI, Ari menyampaikan arah strategis perusahaan ke depan. Ia menyatakan, “Ke depan, HUMI akan fokus pada pertumbuhan revenue yang sehat melalui sinergi grup, pengembangan armada, dan diversifikasi usaha yang berkelanjutan, berbasis pada integrated maritime & energy logistics nasional, bukan hanya sekadar ship owner.” Pernyataan tersebut menegaskan fokus pada pengembangan armada dan diversifikasi bisnis sebagai bagian dari strategi pertumbuhan.

Ari juga menekankan pentingnya efisiensi pada aspek operasional, pendanaan, dan keuangan, dengan tetap menjaga kualitas layanan kepada pelanggan. Dalam kerangka tersebut, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu target yang disebutkan dalam arah kepemimpinannya di HUMI.

Dari sisi latar belakang, Ari Askhara merupakan lulusan ekonomi Universitas Gadjah Mada, dengan masa studi sarjana pada periode 1990–1994. Ia memulai karier di sektor perbankan, termasuk di Bank Mandiri pada 1994–2005. Setelah itu, ia melanjutkan karier di institusi keuangan internasional, seperti Deutsche Bank pada 2006–2008, serta pernah terlibat di Barclays Investment Bank dan Standard Chartered Bank hingga 2011.

Karier Ari kemudian bergeser ke sektor transportasi dan logistik. Pada 2014, ia bergabung dengan PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) atau Pelindo. Di periode yang berdekatan, ia juga pernah menjabat sebagai Chief Financial Officer (CFO) dan Risk Director di PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) pada 2014–2016. Selanjutnya, ia tercatat pernah menjabat sebagai CEO Pelindo pada 2017–2018 dan CEO Garuda Indonesia pada 2018–2020.

Perjalanan karier Ari di Garuda Indonesia berakhir saat terjadi pergantian kepemimpinan di Kementerian BUMN pada 2019. Ia dicopot dari jabatan Direktur Utama setelah kasus penyelundupan barang mewah berupa sepeda motor Harley Davidson klasik keluaran 1972 terungkap. Kasus tersebut ditemukan oleh Kepabeanan Bandara Soekarno-Hatta pada 17 November.

Dengan pengunduran diri Ari Askhara dari GTSI, perubahan susunan manajemen perseroan akan ditentukan melalui RUPSLB mendatang. Sementara itu, kepemimpinan Ari di HUMI menjadi bagian dari dinamika manajemen di lingkungan Grup Humpuss, seiring langkah strategis perusahaan dalam sektor maritim dan logistik energi.


Share This Article!

Video Pilihan dari INFOBRAND TV